
Siang harinya
Setelah makan siang
keluarga kecil Anna melaksanakan sholat Zuhur berjamaah,selesai sholat Anna menyalami tangan suaminya begitu juga dengan Attha, kemudian dengan isengnya Anna tiduran di paha Ken.
"Ihh umma manja banget tidur di paha papa"cibir Attha
"Attha juga mau tidur di paha papa, sini! "ucap Ken sambil mengusap kepala Anna yang masih pakai mukenah.
"Tidak papa, Attha udah besar jadi tidurnya di kamar aja"jawab Attha bangkit dari sajadahnya.
"sayang jangan lupa lepas sarungnya ya"ucap Anna
"Iya umma"jawab Attha kemudian keluar dari kamar Anna dan Ken.
"Mau begini terus?"ucap Ken mengusap sayang kepada Anna.
"Hehehhehe,,,,, maunya iya sih, emang ngak papa?"ucap Anna cengengesan
"Janganlah sayang, yang ada badan mas jadi pegal,kalo duduk terus "
"Kita tidur bareng aja ya di atas ranjang"ucap Ken.
"maklumlah faktor usia juga ya mas"ledek Anna.
"Udah pintar ya sekarang ledek mas"ucap Ken mengecup singkat bibir Anna.
"Massssssss,,,,,,,,"
"Anna lelah mau istirahat"ucap Anna bangkit kemudian melepas mukenahnya dan melipatnya, begitu juga dengan Ken yang membuka sarung dan baju kokonya.
"sini biar Anna gantung baju kokonya mas"ucap Anna membantu suaminya itu.
Ken hanya memakai celana pendek dan kaos berlengan pendek kemudian naik ke atas ranjang setelah itu susul oleh Anna dan berbaring di samping suaminya.
"Sayang"panggil Ken lembut dan mendekat ke arah istrinya.
"Iya mas"jawab Anna menoleh ke arah suaminya yang menatapnya seperti mendamba dengan meraba dan mengelus-elus wajahnya Anna.
Tentu saja Anna dibuat bingung dan heran apalagi dia juga risih ,perasaannya mendadak tidak enak, pasti ada sesuatu yang diinginkan oleh suaminya itu.
"Apasih mas"ucap Anna mencoba menghentikan pergerakan tangan suaminya di wajahnya.
"Boleh ya sayang!"ucap Ken dengan tatapan memelas dan menginginkan.
"Boleh kenapa?? Anna tidak ngerti maksud mas, udah ah Anna mau istirahat jangan ganggu!"ucap Anna membalikkan badannya membelakangi Ken.
"Dosa loh tidur membelakangi suami"ucap Ken ,Anna kembali berbalik menghadap Ken.
"Iya maaf mas, habisnya mas aneh banget sih"
"tadi katanya kita mau istirahat!"ucap Anna lagi.
"Iya sayang, setelah ini janji deh kita istirahat"ucap Ken
"Setelah apa?"
"Setelah melakukan yang satu ini"ucap Ken menyosor bibir Anna,sontak saja Anna kaget, tapi Ken tidak melepasnya walau Anna sedikit memberontak.
__ADS_1
Tangan tangan Ken tidak tinggal diam tanpa melepas pangutannya pada Anna.
Ting tong,,,,ting tong bel rumah berbunyi,Ken maupun Anna tidak mendengarnya.
Berulang kali bel di pencet,tapi penghuni rumah masih belum muncul,mereka sibuk dengan kegiatan mereka di dalam kamar.
"Apakah Abang ada di rumah? atau mungkin dia lagi keluar mas"
"Tidak mungkin lah bun itu mobilnya ada"
mereka kembali memencet bel di samping pagar.
Attha segera keluar dari rumah melihat tamu yang datang.
"Sayang!"panggil Kirana dari luar pagar
"Bundanya Alisha!"ucap Attha dengan segera Attha membukakan pagar rumahnya untuk keluarga papanya itu.
Alisha pun turun dari mobilnya seraya menyapa Attha dengan senyuman manisnya.
"Sayang kamu sendirian di rumah"ucap Kirana saat Attha menyalami tangannya
"Tidak tante ada umma dan papa di kamar"jawab Attha.
"Kamu tidak merindukan aku Attha"ucap Alisha cemberut dari tadi dia tersenyum ke arah Attha tapi hanya senyuman tipis yang Attha berikan.
"Tentu saja aku sangat merindukan mu"ucap Attha, tanpa aba-aba Alisha langsung memeluk Attha di depan bundanya.
Kirana hanya mengulum senyum dan geleng-geleng kepala saja melihat kedua anak itu.
"Sudah di dalam aja sambung pelukannya, ayo kita masuk"ucap Kirana ,pasalnya mereka masih berada di luar pagar.
"Ishh bunda ganggu aja"ucap Alisha sedikit cemberut dan kesal.
"Ayo masuk Om dan Kak Gavin"ucap Attha.
Mereka masuk ke dalam rumah Ken.
"Duduk dulu ya Om, Tante, Attha mau panggil papa dan umma di kamarnya"jawab Attha sopan.
"Iya sayang"jawab Kirana
"Attha aku ikut"ucap Alisha
"Jangan Alis, biarin Attha saja yang panggil, kita tunggu saja uncle dan bibi di sini"cegah kirana pada anaknya.
Yang di dalam kamar sepasang suami istri itu masih sibuk dengan kegiatan pemanasan mereka yang belum tuntas hingga tak sadar ada tamu di bawah.
"Papa! Umma, papa Umma"panggil Attha di depan kamar sambil mengetuk pintu kamar.
"Attha mas, minggir nanti Attha lihat kita lo mas"ucap Anna cemas
"umma, ada tamu Bundanya Alisha dan keluarganya"ucap Attha lagi Karna belum ada sahutan dari Anna dan Ken dari dalam.
"Ah iya sayang tunggu sebentar"jawab Anna dengan nafas tidak beraturan.
"Awas mas udah ah ada mbak kirana di bawah"ucap Anna
"Tidak bisa sayang kita harus tuntaskan, masa harus nanggung sampe sini"Ken yang masih berada di atas tubuh Anna dengan nafas memburu dan matanya berkabut.
__ADS_1
"Ayo cepat umma!"ucap Attha di luar kamar
"Attha duluan saja, Papa dan Umma segera menyusul ke bawah"jawab Ken
"Yaudah di tunggu di bawah Papa"ucap Attha
"Ayolah mas nanti malam kita lanjut lagi, ngak bisa sekarang, malu ada mbak kirana di bawah nungguin kita"bujuk Anna pada suaminya.
"Ck..... gangguin orang aja, kenapa bertamu di waktu yang salah sih"umpat Ken dengan Kesal turun dari tubuh Anna,tidak mungkin juga dia melanjutkan kegiatan panasnya dengan istrinya sedangkan ada adiknya di bawah menunggu.
Anna segera bangkit, kembali merapikan pakaiannya yang udah berantakan karna ulah suaminya.
"Bukan nyalahin orang, mas nya yang salah masa mau lakuin di siang bolong begini ya pasti ngak bisalah"jawab Anna santai, berjalan menuju meja rias untuk memperbaiki rambutnya acak-acakan lalu mengikatnya dan sedikit memakai lipstik agar tidak kelihatan bibirnya habis ciuman dengan suaminya.
"ganti aja bajunya lebih tertutup , dibawah juga pasti ada Nathan"ucap Ken berjalan mendekati istrinya.
"Ini udah tertutup kok mas tinggal pake jilbab aja,dari pada harus ganti kasian mbak kirana dan suaminya menunggu kita di bawah"jawab Anna melewati suaminya.
"Yasudah,kamu duluan aja, mas ke kamar mandi dulu"ucap Ken berlalu menuju kamar mandi.
"Iya mas"
Anna pun turun ke bawah untuk menemui adik keluarga suaminya.
"Maaf kakak nunggu lama"ucap Anna bersalaman dan saling tempel pipi dengan adik iparnya itu, kemudian menyapa singkat suami adik iparnya itu.
"Tidak apa-apa kakak ipar,apa kami tidak mengganggu kakak ipar?" goda Kirana saat melihat bibir Anna yang sedikit bengkak seperti habis ciuman.
"Heheheheh,,,,, tentunya tidak Kak"Jawab Anna kikuk.
"Gavin salim dulu sama Bibi"ucap Kirana pada putranya.Gavin menyalami tangan Anna yang disambut oleh Anna.
"Mana Alisha Kak?"tanya Anna sambil mengelus kepala Gavin.
"Bersama Attha tadi, entah kemana dua anak itu"ucap Kirana
"Yasudah kalo gitu aku belakang dulu ya Kak,sebentar lagi Mas Ken turun Kak"ucap Anna ramah.
_
Anna datang membawakan minuman dan cemilan untuk tamunya terlihat disana sudah ada suaminya yang sedang mengobrol dengan adik dan adik iparnya.
"Silakan Kak, Mas Nathan di minum"ucap Anna meletakkan minuman dan cemilannya di atas meja.
Setelah itu Anna duduk di samping suaminya.
"Ayah, bunda aku keluar dulu"ucap Gavin
"kemana sayang"ucap Kirana
"duduk aja di luar cari angin segar"jawab Gavin berlalu.
"Kesini ngak ngabarin, kamu udah pergi ke rumah mami?"ucap Ken
"Hehheheeh,,,,,, Belum lah Bang, dari Bandung langsung aja kesini, "jawab Kirana
"nanti kita sama-sama aja ke rumah mami Kak,Iya kan mas"jawab Anna yang diangguki oleh Ken
Mereka lanjut mengobrol santai hingga membahas masalah pekerjaan dan perusahaan, Anna dan Kirana yang tidak ingin ikut campur memilih pergi menemani anak-anak bermain.
__ADS_1
...****************...
Jangan lupa like, komen, vote dan giftnya dong readers, karna author butuh semangat nulis dari kalian