My Love Bos

My Love Bos
Mami dan Kania datang


__ADS_3

Malam harinya


Setelah makan malam yang di pesan oleh Ken lewat go food, sekarang mereka berdua berada di kamar Ken duduk bersandar di kepala ranjang dan Anna tiduran di bantal yang ada di paha Ken dengan tangan Ken sibuk memijit kepala Anna.


"Gimana? udah mulai reda sakit kepalanya?"ucap Ken


"Udah mas, ngak terlalu sakit lagi"ucap Anna


"Mas!!,,,,,, Anna bersyukur banget dapat suami yang perhatian seperti mas, maaf ya mas seharian ini Anna merepotkan mas,sampai-sampai mas ngak masuk ke kantor gara-gara Anna"ucap Anna menatap Ken


"Sudah sepatutnya suami memperlakukan istrinya dengan penuh perhatian sayang , mas ngak merasa direpotkan oleh Anna, malahan mas senang bisa full time bersama Anna di rumah seharian"ucap Ken penuh kelembutan sambil mengusap rambut Anna


"Uhhhh....kamu so sweet banget mas, Anna sayang mas"ucap Anna tersenyum lebar dan memeluk perut Ken


"Begitu pun mas juga sayang Anna"ucap Ken dengan mencium berkali-kali puncak kepala Anna.


"Hehehee,,, kita seperti pengantin baru aja mas di mabuk kasmaran"ucap Anna melepas pelukannya.


"Apa salahnya bukankah suami istri harus selalu seperti pengantin baru kalo dapat jatuh cinta setiap hari dengan pasangannya, supaya hubungan awet dan langgeng"ucap Ken


"hemmm,,,, benar juga ya, kita harus praktekkan setiap hari mas!"ucap Anna mengangguk mantap


"Iya sayang"ucap Ken mengecup bibir Anna


"Ihhh,,,, mas jangan main nyosor aja ihh"ucap Anna kesal, melihat Anna kesal Ken hanya terkekeh pelan


"Duduklah dulu!"ucap Ken membantu Anna untuk bangun


"Mas mau kemana?"ucap Anna


" Hampir aja mas lupa, obat Anna belum di minumkan?"ucap Ken berdiri dan mengambil obat Anna yang ada di laci nakas,kemudian menuang air ke dalam gelas.


"nih minum dulu obatnya!"ucap Ken menyodorkan butiran pil dan segelas air. Dan langsung di teguk oleh Anna.


"Makasih mas"ucap Anna dengan gemas


"Jangan buat mas gemes dong sayang, masa mas minta jatah padahal kan Anna sakit begini "ucap Ken mencubit gemas pipi istrinya.


"Hehehehhe,,,, sabar mas hari ini libur dulu ya!!! Anna ngak kuat melayani mas"ucap Anna diiringi cekikikan.


Setelah meletakkan gelas di atas nakas,Ken kembali naik ke atas ranjang.


"Umma.... umma... Papa..... "ucap Attha mengedor-gedor pintu kamar Ken


"Attha mas?"ucap Anna


Ken kembali turun dari ranjang dan menuju pintu kamarnya.


"Attha? kenapa belum tidur?"ucap Ken membuka pintu dan menampilkan sosok Attha yang sedang menggendong bantal gulingnya.


"Atha mau tidul di sini ya papa, temani umma yang lagi sakit"ucap Attha


"Tapi kan udah ada papa yang temani dan jagain Umma, Attha kembali aja ke kamar Attha ya"ucap Ken


Boleh ya papa! Attha mau dekat umma telus"ucap Attha seperti memelas


"Ngak papa mas, ayo masuk sayang"ucap Anna dari dalam


"Yesss,,,, boleh"ucap Attha berlari melewati Ken yang sedang menghembuskan nafas kasarnya.Ken kembali menutup pintu dan berjalan menuju ranjang dengan malas.


"Sesekali Attha tidak apalah tidur dengan kita mas!"ucap Anna melihat wajah Ken yang ditekuk.


"Iya sayang ngak papa, Attha mau tidur dekat mana nak?"ucap Ken, Anna tersenyum.


"Di tengah aja papa"ucap Attha

__ADS_1


"Baik lah, Ayo kita tidur! "ucap Ken


"Anna!! mendekat lah"ucap Ken


Anna bingung namun mendekat, lalu Ken mengecup kening Anna.


"Kenapa papa mencium kening umma"ucap Attha bingung dan tercengang.


"Karna papa sayang umma, Attha mau di cium juga?"ucap Ken lalu dianggukan cepat oleh Attha.Ken mencium pipi Attha.Anna sangat bahagia melihat keakraban suaminya dan anak angkatnya itu, Ken begitu menyayangi Attha seperti anaknya sendiri.


"sudahkan!! Ayo kita tidur! "ucap Ken mulai merebahkan tubuhnya begitu Attha dan Anna.


"Selamat tidur Attha dan ummanya Attha"ucap Ken


"Mas??"Anna berbaring tersenyum melihat kearah Ken.


Mereka bertigapun tidur bersama dengan Attha di tengah-tengah antara Anna dan Ken yang saling memeluk Attha.


_


Saat Adzan subuh Anna terbangun dari tidurnya, hati Anna menghangat melihat pandangan pertama kali , suami dan putranya yang masih terlelap dalam tidurnya.Anna berdiri dan membangunkan suaminya dengan hati-hati takut nanti Attha terbangun.


"Mas bangun kita sholat subuh dulu"ucap Anna dengan suara pelan.


"hemmm,,, udah subuh sayang? "ucap Ken dengan suara khas bangun tidur.


"Iya mas, ayo bangun!"ucap Anna


Mereka melaksanakan sholat subuh berjamaah.Setelah selesai sholat Ken kembali menyuruh untuk istirahat.


"Anna udah membaik kok mas, Anna ingin kembali melakukan rutinitas seperti biasa"ucap Anna


"Jangan terlalu dipaksakan sayang, kamu belum benar-benar sehat, nanti kalo pusing lagi gimana?"


"Mas ngak ingin Anna lama-lama sakit gimana mas mau minta jatah kalo Anna sakit?"ucap Ken mengulum senyumnya.


"Iya harus dong sayang,itu makanya Anna harus sehat, masa mas dianggurin terus, mas kan butuh kehangatan dari Anna,mana bisa mas lama-lama tahan "ucap Ken sedikit mengiba.


"bisa ngak sih mas ngomongnya itu jangan terlalu vulgar malu tauk"ucap Anna dengan wajah memerah.


"Heheeee, kenapa masih malu-malu aja sih ?,yasudah Anna istirahat lah mas mau buatin sarapan pagi untuk kita?"ucap Ken mengiring Anna menuju ranjang.


"Tapi mas,,,,, ??"


"Jangan khawatir sayang,mas buat sarapan pagi yang mas bisa saja"ucap Ken membantu Anna merebahkan tubuhnya diranjang dan mencium kening Anna.


"bukan begitu maksud Anna, Anna merasa tidak bisa melayani mas dengan baik, masa suami sih yang harus buatin sarapan"ucap Anna merasa bersalah


"Biasa aja suami melakukan pekerjaan istrinya, ah tidak sudah Anna pikirin sekarang Anna istirahat saja"ucap Ken menatap lembut Anna, Lalu setelah itu Ken keluar dari kamarnya turun ke bawah menuju dapur.


_


"Mas pergi ke kantor sebentar ya sayang, nanti saat makan siang mas akan pulang"


"Ingat jangan kerjakan pekerjaan rumah, Anna cukup istirahat saja"


"Attha temani dan jagain umma ya nak, jangan sampai umma lelah apalagi capek"ucap Ken


"Iya papa siap, selama papa titak ada Attha yang jagain umma"ucap Attha dengan pintarnya.


"bagus sayang"ucap Ken


"mas apa itu tidak berlebihan, Anna udah baikan lho mas?"ucap Anna


"Anna tidak ingat saran dokter Reni kemarin, Anna tidak boleh kelelahan"ucap Ken

__ADS_1


"Mas berangkat dulu, Assalamualaikum"ucap Ken, lalu Anna hendak berdiri dari duduknya mencium tangan suaminya


"Duduk saja sayang"uca Ken mencium kening Anna dan juga pipi Attha setelah itu baru berangkat ke kantor.


"Ya Allah segitu perhatian dan pedulinya kamu mas, padahal aku hanya sakit biasa dan sedikit pusing,aku semakin mencintai mu mas "batin Anna mengagumi suaminya itu.


_


"Ting dong ting dong"bunyi bel yang ada di samping pagar rumah Anna.


Dengan langkah pelan Anna keluar rumahnya di sana terlihat Kania yang sedang berdiri di dekat bel. Anna langsung membukakan pagar untuk adik ipar nya itu. Mobil pun masuk dan parkir di garasi.


"Kania apa kabar?"ucap Anna tersenyum lembut menyambut adik iparnya.


"Baik"ucap Kania berlalu,Anna mengikuti Kania.


Mami keluar dari mobil.


"Mami apakabar mi?"ucap Anna menyalami tangan mami.


"Baik nak"ucap mami memeluk Anna


"Kata Ken kamu sakit, benar sayang?"ucap Mami menatap wajah Anna yang sedikit pucat dan lemas.


"Hanya sakit biasa mami, yasudah Ayo masuk dulu mi"ucap Anna


"Kania ambil sesuatu yang ada di dalam mobil!"perintah Mami pada Kania


"Hemm Iya"


Mami dan Anna masuk ke dalam rumah bersama.


"Attha mana nak?"ucap Mami


"Ada mi dia lagi nonton di ruang keluarga"ucap Anna.


"Siapa yang datang umma?"ucap Attha saat mendengar langkah kaki mendekat ke arahnya duduk.


"Oma sayang"ucap Mami


"Oma"ucap Attha menoleh cepat ke arah Mami.


"Oma kangen dengan Attha"ucap Mami


Attha langsung turun dari sofa dan berlari ke arah Mami lalu memeluknya.


"Attha juga"ucap Attha


Anna tersenyum melihatnya.


"Duduk dulu Mi, Anna buatin minum dulu ke belakang"ucap Anna


"Tidak usah nak, Anna duduk saja, biar Kania yang buat minum nanti, Kan Anna lagi sakit, wajah juga pucat begini"ucap Mami, merangkul tangan Anna untuk duduk di Sofa.


"Kania tolong buatkan minuman ke belakang untuk kita semua"ucap Mami melihat Kania datang dengan membawa sepaket buah, dan juga sekotak cake di tangannya.


"Ck,,,, kenapa harus aku sih Mami, kenapa bukan orang yang punya rumahnya,kita kan bertamu ke sini?memangnya dirumah ini tidak memiliki pembantu apa? "ucap Anna kesal sambil meletakkan buah tangan itu atas meja


"Jangan bicara seperti itu, ini rumah Kakakmu, kita keluarganya, dan disini juga tidak ada pembantu, jika kakak ipar mu tidak sakit dia sendiri yang akan membuatnya, tidak perlu mami minta tolong padamu"ucap Mami


"Ck,,,, menyusahkan sekali, kalo begini lebih baik aku tidak ikut aja tadi"gerutu Kania kesal


"Maaf ya nak, kania memang begitu orangnya"


"Tidak apa mami, seharusnya Anna yang mau minta maaf juga tidak melayani mami dan Kania dengan baik, padahal sekali-sekali mami main ke sini"ucap Anna merasa tidak enak, tapi mau gimana lagi tubuhnya masih lemah, untuk berjalan aja pusing, sebenarnya ingin istirahat aja sekarang,tapi karna ada mertua dan adik iparnya yang menjenguknya, Anna berusaha untuk kuat dan tidak terlalu memperlihatkan dirinya yang sakit.

__ADS_1


...****************...


Bersambung


__ADS_2