
Setelah Magrib
Anna langsung turun ke bawah menuju meja makan untuk menyiapkan makan malam, tapi di sana sudah ada Nadin yang juga sedang menyiapkan makan malam.
"Kenapa repot-repot menyiapkan makan malam mbak?"ucap Anna
"Hah?? saya hanya membantu supaya nanti Kak Ken tidak kelamaan menunggunya"ucap Nadin
"Suami saya tidak akan masalah menunggu saya untuk menyiapkan makan malam untuk dia mbak"jawab Anna tersenyum, Nadin merasa kesal dengan jawaban Anna.
"Biarkan saja di bantu Nadin, Anna , jadi kamu merasa diringankan olehnya "ucap Ken yang baru datang.
"Iya mas, kalo gitu lanjutkan saja mbak, saya mau panggil putra saya dulu"ucap Anna tersenyum dan berlalu pergi menuju kamar Attha.
Sedangkan Nadin sudah menahan geram, bisa-bisanya Anna dengan santai menyuruhnya, tapi karna ada Ken Nadin berusaha tersenyum.
"Buatlah Ken tertarik padamu Nadin, pikat hatinya, lihatkan bahwa kamu wanita yang bisa mengurusnya"ucap Batin Nadin tersenyum licik.
"Mau makan apa Kak? biar saya ambilkan"ucap Nadin
"Tidak usah mbak, saya sendiri yang akan melayani suami saya"ucap Anna sambil memegang tangannya.
Ken mengulum senyumnya mendengar istrinya yang tidak terima jika dirinya diambilkan makan oleh nadin.
"Attha duduk di sebelah papa nak"ucap Anna dengan telaten mengambilkan makanan untuk suami dan anaknya.Nadin mengepalkan tangannya melihat Anna.
"Kenapa berdiri Nadin, duduk lah! apa kau tidak ingin makan?"ucap Ken sebelum memulai memakan makanannya.
"Heh Iya Kak"ucap Nadin berhadapan di depan Ken, karna Anna dan Attha telah mengambil sisi duduk di sebelah Ken.
Mereka makan tanpa bersuara, sesekali Nadin memperhatikan Ken yang itu tidak luput dari pandangan Anna.
Setelah selesai makan malam Anna membersihkan meja makan, dan tentu saja Nadin mencari perhatian Ken untuk membantu Anna.
"Tidak usah mbak, biar saya saja, nanti piringnya pecah lagi"ucap Anna
Ken dan Attha yang ingin bangkit dari duduknya bertanya.
"Kenapa? kok bisa? "ucap Ken
"Iya Kak tadi aku tak sengaja menjatuhkan piring saat mencuci piring, tapi saat aku ingin membersihkannya tanganku terluka dan berdarah"ucap Nadin mengadu
"Trus sudah diobati?"ucap Ken melirik tangan Nadin
"Sudah mas,hanya luka kecil dan lagian mbak Nadinnya tidak hati-hati"jawab Anna sambil meletakkan piring ke wastafel cuci piring.
__ADS_1
"Hemmm.... baguslah"ucap Ken kemudian berjalan bersama Attha menuju ruang keluarga untuk bersantai setiap malam setelah makan malam.
Nadin ingin marah pada Anna, setiap dia ingin mencari perhatian Ken, Anna selalu mencari cara untuk menggagalkan dan mengacaukan,walau dengan ucapan kata-katanya yang membuat Nadin sakit hati.
Nadin dengan kesalnya masuk ke kamarnya, sedangkan Anna setelah selesai dengan pekerjaannya langsung menghampiri sang suami dan putranya dengan membawa buah-buahan yang sudah di kupas dan dipotong kecil-kecil.
"Mana mbak Nadin mas"tanya Anna meletakkan buah
"Langsung ke kamarnya"
"Ohhh,,, nih Anna bawain buah"ucap Anna
"Iya sayang, makasih"ucap Ken mencium puncak kepala Anna setelah Anna duduk di sampingnya.
Mereka duduk santai menikmati siaran film dengan memakan buah yang sudah di potong oleh Anna, sambil menemani Attha yang duduk di bawah dengan mainnya.
"Attha sayang udah malam nak,ayo tidur ke kamar"ucap Anna menghampiri putranya.
"Iya umma"ucap Attha
"Anna mau temani Attha tidur dulu ya mas"ucap Anna yang diangguki oleh Ken.
Ken juga langsung menuju kamarnya, saat menaiki tangga langkahnya terhenti ketika Nadin memanggilnya.
"Ada apa Nadin?"ucap Ken kembali turun
"Yasudah kalo gitu, aku akan ke kamar ku dulu"ucap Ken
"Iya Kak, good night"ucap Nadin
"Iya"ucap Ken kemudian kembali menaiki tangga menuju kamarnya.
Setelah selesai menidurkan Attha, Anna keluar dari kamar putra nya dan menuju dapur.
Anna mengambil bubuk jamu untuk kesuburannya dan menyuduhnya dengan air hangat setelah itu meminumnya.
"Apa yang kau lakukan?"ucap Nadin tiba-tiba ada di dapur
"Tidak ada, mbak sendiri kenapa belum tidur dan berada di dapur"ucap Anna
"Hemmm, tidak ada saya hanya ingin mengambil minuman dingin di kulkas"ucap Nadin.
"Ohh, kalo gitu saya pergi ke kamar dulu mbak, ini sudah malam jika tidak ada yang mbak lakukan lagi lebih baik mbak istirahat"ucap Anna
"hmmm,,, "ucap Nadin melirik malas ke arah Anna
__ADS_1
Anna menuju kamarnya. Saat memasuki kamar, ternyata suaminya belum tidur dan masih duduk bersandar di kepala ranjang.
"Kenapa belum tidur mas?"ucap Anna
"Menunggu kamu sayang"ucap Ken tersenyum devil.
"Yasudah Anna mau sholat dulu, mas udah sholat?"ucap Anna
"Sudah tadi"ucap Ken
Anna masuk ke kamar mandi dan berwudhu, setelah itu melaksanakan sholat Isya.
"sini sayang"ucap Ken menepuk ranjang saat melihat Anna yang setelah selesai melaksanakan sholat Isya.
"Iya mas"ucap Anna naik ke atas ranjang
Malam ini Anna memakai mini dress lengan pendek, membuat Ken terpesona padanya.
"Kamu cantik"ucap Ken menyentuh pipi Anna
"Ihhh,, pasti ada mau nya nih"ucap Anna melepas pelan tangan Ken dari wajahnya.
"Kamu tau saja yang mas inginkan"ucap Ken tersenyum menggoda
"nanti dulu mas!! Anna mau bicara dulu sama mas?"
"Ada apa?"
"Jujur ya mas, Anna risih banget mbak Nadin tinggal di sini bersama kita, bukan kenapa-kenapa Anna takut dia mengambil mas dari Anna, karna Anna perhatikan dia menyukai mas"
"Anna tidak akan ada yang mengambil mas dari Anna, mas pun tidak akan berpaling dari Anna, jangan terlalu berpikir negatif,Nadin wanita baik-baik dan tidak mungkin dia akan menyukai mas yang jelas-jelas sudah berkeluarga"ucap Ken menggenggam tangan istrinya
"Tidak ada yang tidak mungkin mas, walau pun sudah berkeluarga, dan kita jangan terlalu percaya pada orang lain mas, seseorang akan tetap mengambil milik orang lain jika dia menginginkan, mereka akan mempertahan keegoisannya demi kebahagiaan sematanya"ucap Anna
"Terserah kamu saja Anna, yang jelas kita akan tetap bersama walau apapun itu yang terjadi, pertahankan kebahagiaan bersama kita"ucap Ken
Anna mengangguk mantap dan tersenyum pada suaminya.
"Sekarang sudah bisa kita mulai"ucap Ken
"Anna pikir udah lupa dan tidak akan minta lagi"ucap Anna cemberut tambah membuat Ken gemas.
"Untuk hal yang satu ini tidak akan sayang"ucap Ken mendekat ke arah Anna, membaca do'a dulu dan setelah itu mencium kening Anna.
Maka terjadilah apa yang seharusnya terjadi antara suami istri tersebut, yaitu melakukan ibadah bersama mengharapkan ridho Allah dan juga berharap untuk mendapatkan keturunan.
__ADS_1
...****************...
Jangan lupa like, coment dan vote ya readers