My Love Bos

My Love Bos
Obrolan Malam hari


__ADS_3

Malam harinya


Anna hanya rebahan di ranjangnya sambil berbalik ke sini dan ke sana, dia bosan dan bingung harus ngapain.Apalagi dia hanya sendiri di kamar, sedangkan Ken pergi keluar tidak tau entah ke mana, meninggalkan Anna sendirian di kamar.


Anna bangkit dari tidurnya berjalan menuju balkon kamar.


"Waahh indah juga ya malam hari melihat pemandangan kota Bali dari atas sini"ucap Anna kagum berdiri di balkon menikmati suasana malam hari.


"Kota dengan penuh pesona alam yang luar biasa indahnya"gumam Anna tersenyum berdiam diri menatap suasana di depan hotel yang saling berhadapan itu dengan lampu indah kelap-kelip.


"Kira-kira Pak Ken kemana ya?"gumam Anna


"Ternyata kau selalu memikirkan ku"ucap Ken baru datang dan berjalan menuju tempat Anna berdiri.


"Heh?? Pa pak Ken kapan datang?"ucap Anna gugup menoleh ke belakang.


"Tidak tidak aku tidak memikirkan kau Pak"ucap Anna mengelak


"Kau sangat pandai membohongi perasaan sendiri"ucap Ken menatap lurus ke depan sambil menyeringai


"Hah!! Astaga Pak untuk apa sih aku bohongi perasaan ku, kau ini aneh sekali, terlalu PD an"ucap Anna


"Atau jangan-jangan kau sendiri yang menyukai ku"terka Anna


Ken hanya tertawa mengejek.


"menyukai mu? yang benar saja?"ucap Ken


"jangan bicara begitu Pak, takutnya nanti termakan omongan sendiri"ucap Anna tersenyum sinis.Ken hanya diam tanpa menanggapi ucapan Anna, yang tidak akan habisnya.


cukup lama Anna dan Ken berdiam diri


"Heemm... apa yang kau lakukan di sini"ucap Ken


"tidak ada Pak, aku hanya menikmati suasana malam,lagian aku juga merindukan Alisha dan Attha?"ucap Anna menatap sendu.


"belum sampai sehari kau sudah merindukan mereka"ucap Ken


"Entah kenapa aku sangat menyayangi keduanya, bahagia bisa selalu mendampingi mereka berdua"ucap Anna tersenyum


"Bagaimana jika kau mempunyai anak nanti? apakah kau akan seperti itu pada anakmu nanti"ucap Ken membuat Anna langsung menatap tidak percaya dengan ucapan Ken barusan, membahas tentang anak yang sebelumnya tidak terpikir olehnya, karna Anna merasa Attha dan Alisha adalah segalanya baginya.


"kenapa tiba-tiba membicarakan soal anak Pak? Tentu saja aku sangat menyayangi anak-anakku, mereka belahan jiwaku"ucap Anna


"kau tidak ingin memiliki anak dariku?"tanya Ken lagi tambah membuat Anna terkejut tidak percaya, ada apa yang suaminya ini?.


"Apa maksud Pak Ken?aku sungguh tidak mengerti Pak?"ucap Anna mengernyit bingung


"sudah lah kau tidak terlalu pintar memahaminya"ucap Ken tidak ingin membahas lagi dan memilih berlalu masuk ke dalam kamar.


"memang aku tidak pintar memahaminya Pak, jadi Pak Ken harus menjelaskannya padaku"ucap Anna mengejar Ken masuk ke dalam kamar. Anna menarik baju Ken

__ADS_1


"Apa yang harus saya jelaskan?"ucap Ken berbalik.


Saat Ken berbalik, Anna tepat sekali di belakangnya, jarak antara keduanya sangat dekat, Ken menatap mata indah Anna yang bercahaya seperti rembulan baginya.Begitu Anna juga menatap Ken yang lebih tinggi darinya.


Keduanya saling menatap dan menyelami mata masing-masing.


derrrtt derttt derrrtt bunyi Handphone membuyarkan keduanya.


"Hekkmmm....saya mau angkat telepon dulu "ucap Ken mencairkan suasana canggung antara mereka.


"heemm....silahkan Pak"ucap Anna gugup dan berjalan menuju ranjang.


"Mami!! ngapain Mami telepon malam-malam begini"ucap Ken mengangkat teleponnya


"Iya halo mi!"


"Ada bentar aku panggilin mi"ucap Ken dalam teleponnya


"Anna mami mau ngomong nih"ucap Ken


"Iya Pak"ucap Anna berjalan ke arah Ken


"nih"ucap Ken memberikan handphone nya pada Anna.Anna menaikkan alisnya seperti bertanya ada apa, tapi Ken hanya mengedikkan bahunya.


"Halo Assalamualaikum mami"ucap Anna


"Wa'alaikumsalam nak"jawab Mami


"Tidak sama sekali mi, aku dan Pak Ken lagi santai di kamar kok mi"ucap Anna membuat mami senyum-senyum sendiri di seberang sana.


"Mana Ken, mami video call ya"ucap Mami


"Mami mau video call dengan kita Pak"ucap Anna pada Ken yang duduk santai di bibir ranjang sambil memperhatikan interaksi Anna dan Mami.


"Iya boleh mi"ucap Anna


"Heeemm"jawab Ken


Anna dan Ken menghabiskan waktu video call bersama sang mami yang menggoda mereka berdua.


"Sudah dulu ya nak, kalian berdua nikmati saja bulan madunya"


"Anna jangan risau dan khawatirkan Attha dan Alisha, keduanya sudah diurus dengan baby sister"


"Fokus aja pada permintaan mami, semoga pulang bulan madu nanti membawa kabar gembira tentang cucu mami"ucap Mami


Anna dan Ken yang duduk di sofa yang sama saling menatap satu sama lain.


"Mami tidak ingin mengganggu malam kalian, Mami sudahi teleponnya"


"Assalamualaikum"ucap Mami tersenyum genit

__ADS_1


"Wa'alaikumsalam mi"ucap Anna canggung


video call pun berakhir. Anna maupun Ken keduanya diam.


"Mami minta cucu dari kita pak?"ucap Anna ragu


"Trus??"ucap Ken


"ya apa yang harus kita lakukan sekarang Pak"ucap Anna kesal mendengar ucapan Ken yang singkat dan santai


"Kau tidak ingin mengecewakan mami bukan? saya juga yakin bunda ingin mendapatkan cucu dari kau"ucap Ken


"Ya kita harus memenuhinya"ucap Ken santai


"Apa maksud Pak Ken??"


"Kau tidak terlalu bodoh kan?, pasti tau maksud saya?"ucap Ken mengangkat satu alisnya.


"Maksud Pak Ken kita akan memenuhi keinginan Mami untuk memberikan cucu padanya?"tanya Anna memastikan


"Tentu saja, kau tidak mau?"ucap Ken


"heemm.... heemm... bukan begitu Pak, tapi aku tidak bisa melakukannya tanpa ada cinta diantara kita berdua"ucap Anna menatap Ken dengan wajah muram


"tidak masalah jika kau tidak bisa, saya juga tidak memaksa"ucap Ken bangkit berdiri menuju kamar mandi meninggalkan Anna yang masih duduk diam di sofa.


"Ya Allah aku tidak tau apa yang harus ku lakukan?, aku juga tidak memaksa hal yang belum bisa ku lakukan, tapi aku juga tidak bisa mengecewakan Mami dan sepertinya Pak Ken juga menginginkannya.Aku tidak tau harus apa sekarang"gumam Anna banyak pertanyaan dan kebimbangan dalam dirinya, Anna berperang dengan pikirannya sendiri dan tidak sejalan dengan hati dan perasaannya.


Ken keluar dari kamar mandi lengkap dengan pakaian tidur dan langsung menuju ranjang.


"kau tidak ingin tidur! "ucap Ken membuyarkan lamunan Anna


"Hah?? Iya Pak"ucap Anna berlalu ke kamar mandi. sedangkan Ken sudah merebahkan tubuhnya di ranjang.


Tak lama Anna keluar dari kamar mandi dan melihat Ken yang sudah menutup matanya, Anna berjalan perlahan dan naik ke atas ranjang.


"Sudah tidur Pak?"tanya Anna duduk di atas ranjang.


"belum ada apa?"jawab Ken masih menutup matanya dengan tangan di atas kepalanya


"Ma maafkan aku Pak,aku belum bisa untuk saat ini, kita tidak bisa melakukannya tanpa cinta pak, cinta karna sang pencipta,karna itu adalah salah satu ibadah"ucap Anna berhati-hati dan penuh perasaan


"saya mengerti, sudah lah ayo tidur"ucap Ken.Anna merebahkan tubuhnya di samping Ken dan tidur membelakangi Ken.Hatinya merasa tidak tenang karna menolak Ken dan belum bisa melakukan kewajibannya sebagai seorang istri.


Begitu juga Ken dia juga merasa kecewa dengan Anna, namun dia juga tidak bisa memaksa, emang benar ucapan Anna, mereka tidak bisa melakukannya tanpa cinta.Tapi Ken entah kenapa Ken merasa memiliki ada rasa dengan Anna, hanya saja dia tidak peka dengan perasaannya sendiri


...****************...


Bersambung


Jangan lupa like, koment, vote dan hadiahnya ya readers😍😘

__ADS_1


Author akan usahakan untuk Update 1 episode setiap hari


__ADS_2