My Love Bos

My Love Bos
Pilihan Sulit


__ADS_3

Hari ini Anna kembali bekerja setelah kemarin Anna menghabiskan waktu weekendnya di rumah.


Saat jam istirahat Anna dan Amel duduk di cafe kantor.


"Apah kamu serius Ann?? kamu tidak bercanda kan?kamu akan di lamar oleh orangtua Pak Ken"ucap Anna syok mendengar cerita Anna


"hutss jangan keras-keras Mel"ucap Anna saat para pengunjung cafe dan karyawan lain melihat kearah mereka


"Sudah aku bilang Anna, kamu tidak paham dan tidak mengerti juga, jadi sekarang apa yang terjadi?, kamu terjebak sendirikan,atas kecerobohan yang kamu buat, seharusnya mikir Ann, sebelum menyetujui ide gila yang tidak masuk akal itu"ucap Amel pelan dan geram


"Iya Mel aku tau salah, tapi apa yang harus ku lakukan Mel, tolonglah Mel, katanya mereka akan datang lusa"ucap Anna memelas


"Apah!!lusa yang benar saja Ann, berarti hari ini dong Ann? "ucap Amel membulatkan matanya sempurna


"Hah?? Apa hari ini? Ya Ampun Mel,masa aku lupa, Ya Allah gimana ini Mel, aku takut banget Mel"ucap Anna cemas


"sekarang apa yang kamu takutkan lagi Ann, bukan kah kamu yang bilang waktu itu, akan menjalaninya dan menerimanya bukan? "ucap Amel kesal


"Kali ini aku tidak bisa membantu kamu Ann, aku pun juga kehabisan ide, semua sudah terlambat, kenapa kamu ngak mengikuti saran ku 2 hari yang lalu"ucap Amel


"sekarang kamu temui Pak Ken dan bicara padanya"ucap Amel kemudian beranjak pergi membayar makanan mereka


sejujurnya Amel sangat kasian sama Anna, namun bagaimana lagi ia tidak dapat menolong Anna dalam masalah ini, tapi Amel akan selalu ada saat Anna susah dan kesulitan.


Anna masih duduk tertunduk pasrah terhadap takdir yang akan dijalaninya.


************


Setelah makan siang tadi Anna kembali keruangannya dan menyelesaikan tugas-tugas kantornya, tak dipungkiri Anna merasa cemas terhadap dirinya menghadapi kenyataan yang seperti mimpi baginya, niat baiknya menolong Bos nya malah membawa masalah baginya.


pukul 5 sore jam kantor telah usai. Anna juga bersiap-siap untuk pulang namun sebelum itu Anna memberanikan diri untuk menemui Bos nya,yang dari tadi pagi Anna tidak melihat Bos nya itu.


tok tok tok Anna mengetuk pintu ruangan Ken


"masuk"ucap seseorang dari dalam


Anna masuk ke dalam ruangannya Ken


"Pak boleh saya bicara sebentar"ucap Anna gugup


"Anna? mau bicara apa?"ucap Ken menatap Anna sekilas yang duduk di depannya dibatasi meja kerja.


"maaf Pak ini bukan soal pekerjaan"ucap Anna


"Lalu"ucap Ken datar


"Cihh apa dia tidak ingat atau pura-pura lupa sih, pake tanya segala"batin Anna kesal


Anna menghela nafasnya panjang


"begini Pak....."ucap Anna terpotong


"Sudah pekerjaan saya sudah selesai, bicaranya nanti saja"ucap Ken menutup laptopnya dan memasukkan ke dalam Tas kerja miliknya.

__ADS_1


Terlihat Anna menahan geram atas sikap Ken.


"ihhhh dasar bos nyebelin, kemarin aja baiknya pas minta tolong, sekarang bersikap seenaknya, di saat aku terjebak dalam masalahnya"batin Anna benar-benar geram sambil mengepal tangannya


"Ayo"ucap Ken sudah berdiri dan hendak melangkah


"Pak saya mau bicara sebentar Pak, tolong dengarin dulu"ucap Anna


"Iya saya tau, kita akan bicara di restoran, kebetulan saya lapar"ucap Ken santai.


terpaksa Anna mengikuti langkah Ken dari belakang dengan perasaan dongkol.


saat di lantai bawah Anna bertemu Amel


"Semangat Ann, jangan menyerah dan pasrah, aku yakin kamu bisa"bisik Amel menatap sendu Anna


Anna hanya mengangguk dengan wajah sendu menatap Amel


"Aku akan datang nanti ke rumah mu"teriak Amel dan di jawab dengan senyuman oleh Anna


"Ayo masuk"ucap Ken menyuruh Anna masuk ke dalam mobilnya


"tidak Pak, saya akan mengikuti bapak dari belakang dengan motor saya"ucap Anna


"terserah kau saja, saya tunggu di restoran xxcc"ucap Ken


"Baik Pak"ucap Anna kemudian mengambil motornya dan Ken masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya.


"Aku tau Anna pasti kau akan membahas masalah antara kita, orangtua ku akan datang malam ini ke rumah mu, mereka sudah mempersiapkan segalanya untuk melamar mu, aku tidak dapat bertindak lagi, lagian menikah dengan mu tidak masalah bagiku dan juga tidak terlalu buruk,dari pada aku harus menikah dengan Anjelina, tapi aku tidak yakin kau akan menerima lamaran ini"gumam Ken masih fokus menyetir


"kemana Pak Ken, biasanya dia yang selalu tepat waktu, dia sendiri yang bilang akan menunggu tapi nyatanya sekarang belum datang juga"cibir Anna melirik kesana kemari.


tak lama mobil Ken masuk ke parkiran restoran. setelah itu menghampiri Anna yang berdiri depan restoran.


"sudah lama menunggu"tanya Ken


"tidak lama kok Pak"ucap Anna tersenyum datar


Ken melangkah masuk ke restoran dan diikuti oleh Anna. mereka duduk di sebuah kursi dan berhadapan.


Pelayan datang menghampiri, Ken memesan makanan yang diinginkannya, sedangkan Anna hanya diam saja.


"Kau mau pesan apa Anna"tanya Ken


"tidak usah Pak"ucap Anna


"Ayo pesan ini perintah dari saya"ucap Ken menatap tajam Anna, terpaksa Anna harus pesan makanan, dari nambah-nambah masalah dengan Bos galaknya itu.


"Kau mau bicara apa"Ken angkat bicara


"Begini Pak, orangtua bapak tidak jadi kan ke rumah saya malam ini, bapak sudah bertindak atau bapak sudah bilang pada mereka bahwa kita hanya pura-pura menjadi sepasang kekasih"tanya Anna to the point


"Maafkan saya Anna, saya tidak bisa mencegah dan berbuat apa-apa saat ini, mami saya sudah mempersiapkan lamarannya dan malam ini keluarga saya datang ke rumah mu,jika kau tidak setuju kau boleh menolaknya nanti"ucap Ken serius

__ADS_1


"Dan maaf sekali lagi gara-gara saya kau terjebak dalam keadaan sulit seperti ini"ucap Ken


Anna menghela nafas panjang, dia tidak tau harus berbuat apa lagi,dan bicara pun lidah Anna terasa kelu, semuanya akan terjadi.


Makan mereka datang, Ken menikmati makanannya sedangkan Anna hanya makan sedikit dan mengaduk-aduk makanannya.


"jangan mubazir, habiskan makanannya"ucap Ken


"heemmmm"


Setelah selesai makan, Ken dan Anna berpisah pulang kerumah masing-masing, menyiapkan diri untuk acara malam ini, yang pastinya sangat menegangkan bagi keduanya.


sebelum magrib motor Anna telah memasuki pekarangan rumahnya, disana sudah terparkir motor Amel, saat memdengar motor Anna Amel langsung keluar sambil menggendong Attha.


"dengan siapa anak umma itu nak"ucap Anna menghampiri Amel dan Attha


"Uty Mel umma"ucap Attha


🍁🍁🍁🍁


sore pun berganti malam yang sunyi dan gelap, namun bisa memberikan ketenangan dan waktu santai untuk para insan yang sudah bekerja dari pagi hingga petang.


Anna duduk di meja rias kamarnya di temani Amel, sedang kan Attha bermain dengan Zidhan.


"Mel, kamu merasa ini ngak terlalu cepat banget Mel, masa iya 2 hari berdua mereka memutuskan untuk melamarku"ucap Anna menatap dirinya dicermin


"sangat-sangat cepat Anna, aku juga bingung kenapa bisa begitu, aneh aja gitu, trus kamu jadi bicara sama Pak Ken tadi Kan, apa katanya?"tanya Amel yang duduk disamping ranjang Anna.


"entah lah Mel, dia terlihat pasrah saja, tidak bisa berbuat apa-apa, dia cuma bilang maaf"ucap Anna sendu


"Tak apalah Anna, aku yakin kamu bisa menjalani dan melewati semuanya, mungkin inilah takdirnya"ucap Amel menatap iba Anna


"trus Pak Ken juga bilang, jika aku tidak mau lamaran ini, aku boleh menolaknya, tapi ini sangat tidak mungkin Mel, aku pasti akan buat kecewa dan menyakiti hati orangtua Pak Ken yang sudah berharap pada ku Mel"ucap Anna


derrttt derttt pesan masuk


"Saya dan keluarga berangkat menuju rumah mu Anna"pesan singkat dari Ken


huffttt


"siapa Ann"


"Pak Ken sudah menuju kemari Mel"ucap Anna


"sudah Ann, kita harus bersiap menyambut mereka, gantilah baju kamu Ann, tampillah dengan cantik malam ini, aku akan bantu bunda untuk menyiapkan makanan dan minuman untuk para tamu kita"ucap Amel sedikit panik, dan berlalu keluar dari kamar Anna.


Anna dengan langkah lemas dan tak bersemangat segera mencari baju gamis yang cocok dikenakan malam ini.


...****************...


Bersambung


***Bantu like, coment, rate 5,vote,dan hadiahnya readers tercinta

__ADS_1


dan jangan lupa follow ig author @ukhty. ci dan visya.04πŸ‘ŒπŸ˜˜β€***


__ADS_2