
1 minggu berlalu dengan cepat, hari ini Anna akan menghadiri acara kelulusan sang adik yang dimulai pukul 10 pagi nanti, sebelum jam 10 Anna mengerjakan pekerjaan rumahnya terlebih dahulu.-
Sedangkan Ken sudah pergi pagi-pagi ke kantor nanti pukul 10 dia kembali lagi untuk datang ke acara kelulusan adik iparnya bersama sang istri dan anak angkatnya.
Amel dan juga Wardah juga ikut minta izin pada Ken, mereka berdua juga ingin ikut menyaksikan acara lulusnya Zidhan.Terpaksa Ken mengizinkan apalagi mereka berdua sahabat istrinya.
"Tapi ingat kalian hanya boleh 2 jam paling lama, setelahnya kalian harus kembali ke kantor"peringatan Ken
"Baik Pak, Baik sesuai yang Pak Ken ucapkan, Terimakasih banyak udah mengizinkan kami berdua pak"ucap Amel menunduk membungkuk hormat beberapa kali pada Ken begitu juga Wardah.
"Terimakasih banyak Pak, kalo begitu kami berdua permisi dulu Pak"ucap Wardah
"Heemmm,,, silahkan"jawab Ken datar.
kemudian Ken kembali fokus pada pekerjaannya.
_
"Papa kok lama banget?"ucap Attha yang duduk di bangku penumpang
"Maaf Attha papa banyak pekerjaan tadi, untung Umma telepon kalo tidak pasti papa udah lupa"ucap Ken sambil menyetir mobil dan sesekali melirik Anna yang duduk di sampingnya.
"Apa kita telat sayang?"tanya Ken
"Ngak papa telat dikit kok mas, mungkin acaranya masih pembukaan dulu"ucap Anna tersenyum.
Sebelum sampai di sekolah Zidhan, Anna dan Ken menyempatkan mengambil buket yang telah mereka pesan kemarin di toko.
Setelah itu mereka kembali melanjutkan perjalanan menuju sekolah Zidhan, Akhirnya mereka pun sampai di sekolah SMA Zidhan.Anna dan Ken juga bersama Attha langsung masuk ke Aula di mana di sana acara di laksanakan.
Aula sudah di penuhi oleh para keluarga dan tamu undangan, semuanya sudah duduk di kursi yang disediakan bagi yang ikut menyaksikan acara bersejarah bagi siswa dan siswi kelas 12 SMA negeri 28 Jakarta.
"Bunda dan Zidhan di mana ya mas?"ucap Anna celingak-celinguk melihat keberadaan bunda di dalam Aula itu.
"Entah lah sayang, mas juga tidak tau,kita duduk saja di sana dulu dari pada berdiri seperti ini tidak enak di pandang"ucap Ken yang diangguki oleh Anna.
pasalnya di aula acara sudah di mulai dari tadi, Ken dan Anna yang baru datang takut mengalihkan pandangan semua orang padanya
Akhirnya Anna, Ken dan Attha memilih duduk di kursi yang kosong sedikit ke belakang, karna kursi yang didepan sudah penuh ditempati oleh keluarga, siswa dan tamu undangan lainnya.
Mereka semua khidmat mendengar rangkai acara satu persatu hingga tiba di pengumuman untuk siswa terbaik lulusan sekarang.
"Siswa terbaik tahun ini jatuh pada nama....... "
"Siapa kira-kira? ada yang tau? "ucap MC
"Pasti Hamzah "teriak para siswa
"Ngak! Pasti Zarin "teriak siswi
"Siapa ini?"
"Hamzah atau Zarin?"
deg deg deg semua orang tegang mendengarnya.
"Siswa terbaik tahun ini adalah........ Zarin Ayudiya Putri"ucap MC
Tepuk tangan bergemuruh di dalam Aula, tampak ada yang senang, biasa-biasa saja, kecewa dan sedih berbagai perasaan dirasakan oleh semua orang yang berada di dalam Aula.
"Selanjutnya pembacaan juara pertama di raih oleh Zidhan Andito Umara "
Saat nama Zidhan disebut semua siswa yang tadi berteriak dan menyebut nama Zarin dan hamzah malah diam dan terkejut,mereka saling berbisik-bisik tidak percaya.
"Siapa juara satu bun? bukan kah itu nama Ji"ucap Zidhan bingung dan tidak percaya
"Iya sayang itu kamu nak Zidhan Andito Umara"
"Hah! ini mungkin salah sebut bun, seharusnya kan Hamzah"ucap Zidhan kembali
"Tidak nak itu beneran kamu disebut, Bunda bangga sama kamu Ji"ucap Bunda Zidhan yang masih tidak percaya.
__ADS_1
"Dan untuk juara dua di raih oleh Hamzah, nilai mereka bertiga hanya berselisih sedikit saja"ucap Mc
peserta dan siswa lainnya terkejut malah terkejut lagi, padahal saingan berat antara Zarin dan Hamzah jika Zarin siswa terbaik seharusnya Hamzah juara satu di bawah Zarin tapi kenapa Hamzah juara dua dan lagi Zidhan yang biasanya tidak pintar malah memperoleh juara satu.
"Untuk Zarin, Zidhan dan Hamzah, kita persilakan untuk naik ke atas panggung"ucap Mc
Disisi lain
"Umma lihat itu Om Ji"ucap Attha bahagia melihat Omnya
"Ternyata Zidhan pintar juga ya sayang?"ucap Ken
"Iya dong mas siapa dulu mbak nya?"ucap Anna tersenyum bahagia.Ken mencubit gemas hidung istrinya.Tidak di pungkiri Anna juga bahagia ternyata adiknya yang terlihat biasa-biasa saja dalam belajar sekarang malah memperoleh juara satu dari ratusan siswa lulusannya.
Kepala sekolah dan petinggi sekolah memberikan penghargaan seperti selempang dan medali di leher pada siswa terbaik lulusan tahun ini, tak lupa diiringi dengan tepukkan tangan oleh yang lainnya semua yang ada diruangan itu pun berdiri dan mengambil foto untuk mengabadikan moment termasuk Anna dan Ken maju agak kedepan untuk mengambil foto Zidhan.
_
Selesai sesi berfoto dengan petinggi sekolah, Zarin, Zidhan dan Hamzah kembali turun dari pentas menuju keluarga masing-masing.
Bunda memeluk erat putra nya dan menangis haru.
"Bunda bangga dengan mu Ji,"ucap Bunda menangis haru
"Terimakasih bun, Ji juga ngak nyangka bisa memperoleh juara satu ini,Ji yakin pasti ini do'a Bunda"ucap Zidhan membalas pelukan bundanya.
Bunda tak lupa memberikan kecupan di wajah Anaknya saking bahagianya bunda. Anna ,Ken dan juga Attha menghampiri.
"Adek"ucap Anna
Zidhan beralih dan melihat ke arah Anna
"Mbak"ucap Zidhan
Anna langsung memeluk erat sang adik dan menangis haru.
"Mbak bangga padamu Ji, mbak ngak nyangka Ji juara 1 dek,Selamat ya dek"ucap Anna menatap Zidhan dan mencium kedua pipi sang adik.
"Kakak ipar"ucap Zidhan
"Selamat Zidhan kamu hebat"ucap Ken menepuk pelan beberapa kali bahu Ken.
"Terimakasih Kakak Ipar"jawab Zidhan
"Om Ji! om Ji!"ucap Attha menarik-narik bawah baju Zidhan
"Ehhhh, ada keponakan Om Ji, Attha sayang"ucap Zidhan jongkok mensejajarkan tingginy dengan Attha.
"Celamat ya Om, ini bunga Umma dan Papa beliin buat Om"ucap Attha memberikan buket bunga yang ada di tangannya.
"Makasih keponakan Om yang paling tampan"ucap Zidhan mencium pipi Attha dan menarik buket bunga dari Attha.
"Cama-cama Om, Makasih juga buat Umma dan papa Om"ucap Attha sambil memainkan tangannya di belakang dan menggoyangkan sedikit tubuhnya.
"Makasih mbak dan juga Kakak ipar"ucap Zidhan berdiri.
"Sama-sama dek, Oh ya mas buket satu lagi mana?"
"Di dalam mobil sayang"ucap Ken
"Nanti mbak kasih ya dek, buketnya masih di dalam mobil"ucap Anna
"Iya mbak, ngakpapa"
"Dengar semua acara pelepasan dan perpisahan bersama nanti dilanjutkan pukul 2 siang sampai malam"ucap Mc mengalihkan para orangtua dan anak-anak mereka yang lulusan tahun ini.
"Assalamualaikum"ucap Amel dan Wardah kompak datang bersamaan menghampiri Zidhan dan yang lainnya.
"Wa'alaikumusalam, Amel,Wawa kalian datang kesini juga"ucap Anna kaget sekaligus bahagia ternyata dua sahabat nya datang ke hari kelulusan adiknya, Kemudian mata Anna juga sekilas melirik sang suami yang berdiri di dekat Zidhan.Ken seolah tahu maksud istrinya hanya mengangguk.
"Iya Ann, kami izin sebentar sama Pak Bos"ucap Amel menunduk hormat pada Ken
__ADS_1
Anna tersenyum pada suaminya dan disambut oleh Ken.
"Masya Allah Zidhan dapat selempang penghargaan juara satu ya,juga medali selamat ya Zidhan"ucap Wardah tersenyum senang
"Terimakasih mbak Wawa"ucap Zidhan
"Waduhhh Ji kamu hebat banget juara 1, kamu yang sering malas-malasan sekolah begini dapat juara satu juga, belajar aja ngak ada yang ada main game mulu, apa ngak salah nih gurunya kasih juara"cerocos Amel
semuanya terkekeh mendengar cerocos Amel
"BTW selamat ya buat kamu, ini penghargaan dari mbak Amel"ucap Amel memberikan buket pada Zidhan
"Heheheh,,, Makasih ya mbak"ucap Zidhan terkekeh malu
"Ohh ya Zidhan ini dari mbak Wawa"ucap Wardah juga menyerahkan buket boneka wisuda pada Zidhan
"Makasih ya mbak Wawa"ucap Zidhan
"Amel, Wawa makasih banyak ya!!"ucap Anna tersenyum bahagia pada sahabatnya.
Tak lama kemudian dari kejauhan kedua pria dewasa datang bersamaan dan saling mengobrol menghampiri keluarga Anna dan yang lainnya.
"Maaf telat"ucap keduanya
sontak saja semuanya termasuk Anna, Amel dan Wawa dan berselfi ria dengan Zidhan pun melihat ke arah sumber suara.
"Kak Ray!"ucap Amel berbinar
"Kak Ray"ucap Anna tersenyum
"Pak Tio!"ucap Wardah pelan yang terlihat mengerutkan dahinya melihat kedatangan Tio.
"Hai Nona"ucap Tio pelan dan berdiri disamping Wardah,namun hanya diacuhkan saja oleh Wardah
Ken yang duduk agak jauh bersama Attha dan juga bunda sontak saja langsung berdiri saat melihat Ray datang, lalu Ken menghampiri Anna dan menggenggam erat tangan Anna.
"Mas!!"ucap Anna terkejut tiba-tiba suaminya berada disampingnya dan menggenggam erat tangannya.
Ray yang melihat itu hanya tersenyum getir dan canggung kemudian menyapa ramah Ken.
"Pak Ken!"ucap Ray menunduk hormat
"Pak Bos!"ucap Tio juga
"Hemmm,,,,Iya Pak Ray"jawab Ken
"Kenapa kau kesini juga Tio, bagaimana dengan kantor?"ucap Ken
"Tenang pak Bos ada Laura disana"ucap Tio
Bunda berjalan bersama Attha menghampiri yang lainnya.
"Bunda"ucap Ray menyalami Bunda
"Nak Ray! apa kabar nak?"ucap bunda
"Baik bunda, bunda bagaimana?"tanya Ray
"Alhamdulillah seperti yang kamu lihat"
"Om Ray"sapa Attha .
"Ada Attha, apakabar jagoan?"ucap Ray langsung menggendong Attha
"baik Om Ray"ucap Attha bahagia
Ray dan Tio juga mengucapkan selamat pada Zidhan dan memberikan sedikit hadiah kecil untuk Zidhan. Setelah itu semuanya mengabadikan moment mereka bersama dihari kelulusan Zidhan untuk berfoto bersama.
Posisi foto Bunda,Zidhan dan Attha ditengah-tengah, samping Kanan ada Anna dan Ken, kemudian samping Kiri ada Wardah dan Tio, Ray dan Amel berpencar disebelah Kanan Amel dan disebelah kiri Ray.
...****************...
__ADS_1
Begini kira-kira hadiah yang diterima Zidhan