My Love Bos

My Love Bos
Kedatangan Ken


__ADS_3

Setelah dua pengantin bersungkema dengan orang tua mereka,kemudian para keluarga dan kerabat juga mengucapkan selamat pada keduanya.


"Cieeee cieeee udah sah nih yee, bahkan udah berani memeluk di depan semua orang tanpa malu-malu"ucap Amel menyunggingkan senyum jail.


Semua yang ada disana terkekeh pelan, membuat pasangan pengantin baru itu semakin malu.


"Amel...... jangan begitu ih, ngak baik"ucap Anna mengulum senyum melihat reaksi kedua pengantin.


"Hehehehe,,,,ngak papa lah Ann udah hal yang wajar, BTW selamat ya buat kalian berdua,semoga bahagia selalu"ucap Amel mengedipkan matanya.


"Makasih Mel"ucap Tio dan Wawa bersamaan, dan tersenyum malu.


"Selamat juga Ya Kak Tio, Wawa, selamat memulai awal yang baru"Anna tersenyum hangat.


"Terimakasih Anna"jawab keduanya


"Baiklah Nak Tio dan Wawa,bawalah suamimu ke kamar,istirahatlah dulu, sebelum acara repsesi nanti malam"ucap Ayah


"Baik Ayah"ucap keduanya serempak.


"Wahhh wahhh awal yang baik Ann, lihatlah pengantin baru kita dari tadi jawabnya selalu kompak"goda Amel lagi.


"Tidak bosan-bosannya juga kamu goda kami berdua ya Mel, buruan sana cari pasangan "ucap Tio angkat bicara.


"Lah ngapain di cari, nanti juga pasti ketemu sendiri, udah sana pengantin istirahat aja,ingat hanya istirahat ngak ada kegiatan lain ya"ujar Amel sambil tersenyum licik pada keduanya.


"Huffftt, Ayo Nona!, jika lama-lama di sini akan buat kita pusing dengan ocehannya yang ngak ada habis-habisnya"ucap Tio menarik tangan Wawa.


Para keluarga hanya tersenyum geli melihat pengantin berlalu pergi.


"Nak Amel dan Nak Anna kalian juga istirahatlah"ucap Ayah Wawa


"Iya paman, sebentar lagi juga mau masuk waktu Zuhur"jawab Anna tersenyum.


"Amel dan Anna izin ke kamar ya semuanya"ucap Amel sedikit menunduk sopan pada semuanya.


Kemudian mereka berlalu menuju kamar tamu.


"Pak Bos jadi ke sini Ann?"tanya Amel, dia berhamburan ke atas ranjang.


"Tidak Ann, beliau sedang ngak enak badan, aku melarangnya datang ke sini,kasian suami ku, lagi sakit tapi ngak ada istri di sampingnya"ucap Anna dengan wajah sendu dan sedih.


"Benaran Ann? baru kali ini aku dengar Bos ngak enak badan? sejak kapan begitu?kamu ngak usah sedih begitu dong Ann"ucap Amel langsung bangun


"Atau jangan-jangan Si Bos jatuh sakit mungkin karna di tinggal kamu? tapi masa iya di tinggal sehari doang sama istri langsung sakit"ucap Amel menduga-duga.


"Ngak lah Mel, beliau ngak enak badan karna terlalu kelelahan bekerja, kamu tau sendiri suami aku itu gila kerja, sebelum pekerjaannya selesai beliau ngak akan berhenti"jelas Anna untuk membuat sahabatnya itu mengerti.

__ADS_1


"Hello....Anna!... Anna! sebelum nikah sama kamu pun Si Bos juga begitu, kamu pun tau, tapi tak pernah tuh si Bos sampai sakit karna kelelahan"ucap Amel heran.


"Ah sudah lah Mel, susah buat jelasin sama kamu, aku mau sholat Zuhur dulu"ucap Anna beranjak menuju kamar mandi.


"Kamu ngak sholat?"tanya Anna kembali menoleh pada Amel.


"Sholat lah, kamu duluan aja deh, nanti aku setelah kamu"jawab Amel.


_


Di kamar pengantin


Sepasang suami istri yang baru sah itu, duduk di ekor ranjang, keduanya masih sama-sama diam.Tidak ada yang mulai bicara,karna tidak tau apa yang mau bicarakan dan mulai dari mana. Entah kenapa Tio yang selalu usil dengan Wawa mendadak hilang nyali di depan wanita yang sudah sah jadi istrinya ini.


"Hekkmmm"deheman Tio mencairkan suasana canggung diantara keduanya.


"Kamu tidak ingin ganti baju?"tanya Tio


"Himmm iya, aku juga mau sholat"ucap Wardah berdiri,sekilas menatap Tio,kemudian berjalan menuju kamar mandi.


Setelah Wardah benar-benar hilang di balik pintu kamar mandi.Tio juga melangkah duduk di sofa yang ada di Kamar Wardah.


Dia kembali mengaktifkan ponselnya, terlihat beberapa panggilan tak terjawab di sana, salah satunya dari Bosnya.


"Ada apa Si Bos menelepon?, apa ada urusan pentingkah?"gumam Tio.


Tok Tok Tok suara ketokan pintu kamar terdengar dari luar.


"Tio ini Mbak "ucap Kakak Tio dari luar kamar.


"Oh iya mbak , tunggu sebentar"ucap Tio membukakan pintu kamar,setelah menelepon dengan Bosnya.


"Mbak mau ngantar koper mu, segeralah ganti baju!"


"Oh iya mbak, untung mbak bawain koperku, kalo ngak, gimana aku mau ganti bajuku"ucap Tio.


"Hmmm, Wawa mana?"


"Di kamar mandi mbak, ganti bajunya"


"Oh yasudah, mbak pergi dulu, kamu istirahatlah"


Tio mengangguk.


Setelah menutup pintu kamarnya kembali bersamaan dengan itu Wardah juga baru keluar dari kamar mandi sudah memakai pakaian lengkap dengan hijab instannya dengan wajah basah air wudhu.


Tio tertegun sesaat melihat sang istri, yang memancarkan kecantikan alami saat air wudhu membasahi wajahnya.

__ADS_1


"Hekkmmm,,, sekarang gantilah pakaiannya"ucap Wardah membuyarkan tatapan Tio padanya.


"Ah iya"jawab Tio gelagapan.


Tio masuk ke kamar mandi dan Wardah melaksanakan sholat Zuhur.


_


Pukul 5 Sore


Ken tiba di Rumah Wardah,tadi siang Tio mengirim share lock alamat rumah Wardah padanya untuk memudahkan Ken menemukan rumah istri dari asisten pribadinya itu. Ken datang bersama dengan anak angkatnya, adiknya Kania dan adik iparnya, mereka datang menggunakan mobil.


Anna terkejut melihat kedatangan suaminya itu, tadi pagi suaminya ngak enak badan terlihat pucat dan lemas, Anna begitu khawatir dan melarang suaminya untuk datang Ke Semarang untuk menghadiri pernikahan sahabatnya.


Amel juga terkejut


Namun sekarang suaminya ada di depannya dengan wajah yang sehat wal'afiat tidak terlihat tanda-tanda seperti orang sakit tadi pagi.


"Mas, kamu beneran datang juga?"ucap Anna tidak percaya.


"Ya Allah mas kenapa tidak kabari Anna"


ucap Anna dengan mata berbinar dengan senyum merekah menatap suaminya, walau dia sempat terkejut tadi. Tapi tak di pungkiri dia sangat senang,ingin rasanya dia berhamburan memeluk suaminya, saat ini juga tapi itu tidak mungkin di lakukannya banyaknya orang disana sekelilingnya.


Begitu juga dengan Ken menatap istrinya dengan mata yang menyiratkan kerinduan.


"Haii sayang umma"ucap Anna memeluk putranya, dan menciumi wajahnya.


"Datang bersama Zidhan dan Kania juga"ujar Anna melihat kedua adiknya.


"Selamat datang Bos"sambut Tio dengan hormat pada Ken.


"Selamat datang Pak Bos"ucap Wawa sedikit menunduk.


"Ini Bos di kantor Wawa bekerja Ayah"ujar Wardah pada Ayah.


"Saya Ayahnya Wawa, Tuan, selamat datang di rumah kami, Terimakasih telah menyempatkan waktu untuk datang kesini,menjadi kehormatan bagi kami, Anda datang di hari yang bahagia ini"sambut Ayah yang tersenyum hangat dengan menjabat tangan Ken.


"Iya Pak,saya juga senang bisa datang kesini"ucap Ken dengan kewibawaannya menyambut jabatan tangan Ayah.


"Mari, silahkan Tuan kita masuk dulu"ucap Ayah.


"Untuk semuanya juga"sambung Ayah.


Ken menarik tangan Anna ke belakang, kemudian menggenggam erat jemari istrinya, dan beriringan memasuki rumah Wardah.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2