My Love Bos

My Love Bos
Mengantar Nadin pulang


__ADS_3

Pagi tadi setelah sholat subuh, Ken dan Anna pamit pulang ke rumah mereka,semalam mereka menginap di rumah mami.Karna hari ini Ken bekerja dan Attha ke juga sekolah.Jadi mereka kembali ke rumah untuk bersiap-siap menjalankan aktivitas seperti biasa.


Tapi Kirana dan keluarganya tetap di rumah mami, mereka belum pulang ke Bandung, karna Nathan ada proyek yang harus di kerjakannya di Jakarta.


Pagi itu Anna sibuk menyiapkan keperluan suami dan putranya,Anna begitu cekatan dan cepat tidak ada satupun yang terlupakan.


Setelah Ken dan Attha berangkat barulah Anna bernafas lega,masuk ke dalam rumah dan duduk bersandar di kursi beristirahat sejenak sebelum kembali melakukan aktivitas rumah tangga lainnya yang pasti juga menguras tenaga dan energinya.


_


Siang ini


Anna pergi rumah sakit,tadi pihak rumah sakit meneleponnya dan mengatakan bahwa Nadin hari ini di bolehkan pulang, setelah menjemput putranya di sekolah Anna langsung saja menuju rumah sakit.


Anna juga menelepon suaminya, tapi karna suaminya sibuk dan pekerjaan kantor tidak bisa ditinggalkan, jadi Anna memutuskan untuk pergi sendiri dengan taksi.


Sampainya di rumah sakit Anna langsung menuju ruang rawat Nadin.


"Umma kita ke mana?"tanya Attha


"Mengantar tante Nadin yang hari ini sudah dibolehkan pulang"


"Assalamualaikum" ucap Anna saat memasuki ruangan Nadin. terlihat di sana Mbak Nadin dan Bibi sudah bersiap-siap untuk pulang.


"Wa'alaikumsalam"jawab Bibi dan mbak Nadin.


"Loh Anna! kamu tau kalo aku pulang hari ini?"ucap Nadin tersenyum, dia senang datang.


"Iya mbak tadi pihak rumah sakit ngabarin aku"


"Sayang duduk dulu di sana ya, umma mau bicara dengan tante Nadin dulu"ucap Anna pada anaknya, Attha menurut saja dan berjalan untuk duduk di sofa.


Nadin merasa tersentuh melihat perlakuan Anna pada Attha yang jelas-jelas bukan anak kandungnya.


"Sepertinya mbak sudah siap-siap untuk pulang, kita berangkat sekarang mbak"tanya Anna duduk di sebelah Nadin di atas blankar yang sudah dirapikan.


"Iya Anna kita tunggu dulu sopir datang menjemput nanti sekalian juga bayar tagihan administrasi rumah sakit"jawab Nadin.


"Untuk biaya administrasi nya Mas Ken yang akan membayarnya mbak"ucap Anna

__ADS_1


"Eh tidak usah Anna, bilang pada Kak Ken tidak usah, aku tidak ingin memberatkan mu dan juga Kak Ken,di anggap keluarga saja aku sudah sangat berterimakasih,setelah hal buruk yang sudah ku lakukan pada kalian"ucap Nadin dengan tulus


"Tidak mbak ,kami sama sekali tidak di berat oleh mbak, lagian itu juga sudah berlalu, setiap manusia berhak untuk berubah menjadi baik, begitu pun juga mbak Nadin"ucap Anna mengelus lembut punggung Nadin.


_


Anna pun ikut mengantar Nadin pulang ke rumah, baru kali ini Anna masuk ke rumah Nadin, dengan rumah yang berukuran minimalis dan berlantai 2.


"Istirahat saja di kamar ya mbak, sesuai yang dibilang dokter tadi untuk kehamilan pada trimester pertama harus banyak istirahat dan bed rest"nasehat Anna pada Nadin, setelah membantu Nadin untuk bersandar nyaman di ranjangnya.


"Iya Anna terimakasih ya udah mengantar ku sampai ke rumah"


"Ingat selalu pola makan yang sehat mbak demi dedek bayinya, Oh iya mbak sekarang udah ngak sering mual-mual lagi kan?"


"Iya Anna, entah lah Anna aku juga heran sekarang udah ngak sering mual lagi, tapi kalo untuk makan masih susah Anna, harus di paksain demi anak ku"


"Alhamdulillah kalo gitu, berarti dedek nya ngerti ngak mau buat ibunya sakit lagi"


"Nanti kalo mbak ngidam, bilang sama aku ya mbak jangan sungkan-sungkan, insya Allah aku bisa penuhi untuk mbak dan dedek bayi"ucap Anna tersenyum lembut


Setelah 1 jam lebih berada di rumah Nadin, Anna memutuskan untuk pulang apalagi Attha sudah tertidur nyaman di sofa yang ada di kamar Nadin membuat Anna kesusahan untuk menggendongnya, untung Pak sopir mbak Nadin membantunya dan mengantarnya pulang ke rumah.


_


Kirana datang bersama putrinya ke rumah Anna, sejak tadi pagi Alisha tidak melihat Attha di rumah Omanya sehingga mendesak dan menangis pada bundanya untuk menemui Attha.


"Hehheheh,,,, segitunya Alis ya kak ingin ketemu Attha"ucap Anna sambil menghidangkan minuman untuk Kirana.


"Iya kakak ipar,tidak ingin banget berpisah dan jauh dari Attha, kalo di Bandung pun juga begitu selalu nanya kapan ke Jakarta mulu hanya buat ketemu Attha doang"


"Sampe Ayahnya juga heran sama dia,disuruh tinggal aja sama uncle dan bibi di jakarta supaya bisa dekat terus sama Attha, dianya malah mau banget, aku yang ngak mau Kakak ipar jauh dari putriku"cerita Kirana.Anna yang mendengarnya hanya tersenyum dan terkekeh.


"Melihat mereka sangat akrab begitu kita juga ikut senang Kak, Attha juga begitu Kak, kadang dia aja yang malu bilang sama aku kalo rindu sama Alis , tapi kadang-kadang kalo udah ketemu ada bertengkarnya,apalagi Attha yang suka usilan Alis"ucap Kirana


"Namanya juga anak-anak kakak ipar ya wajar bertengkar terus baikkan lagi, kalo jauh malah saling cariin"


"Huummm kok ada bau-bau hangus kakak ipar lagi masak tadi"ucap Kirana menghirup sesuatu yang bau hangus.


Anna yang keasikan cerita ngak tau kalo tadi masak dibelakang kompornya belum di matiin.

__ADS_1


"Astagfirullah al'azim"ucap Anna terkejut langsung berlari ke arah dapur.


keluar banyak asap dalam penggorengan.


"Ya Allah ikan nya gosong "ucap Anna langsung mematikan kompor, ternyata ikan yang dimasakanya tadi sudah gosong kehitaman.Anna mengangkat ikan yang sudah gosong itu dari wajan.


"Astagfirullah ngak apa-apa kakak ipar? "ucap Kirana datang ke dapur melihat.


"Alhamdulillah Kak nggak papa, hanya ikannya aja gosong"ucap Anna


"Aku salah kakak ipar ngak tau kakak ipar lagi masak ehh malah diajak ngobrol di ruang tamu"ucap Kirana.


"Ngak kok Kak,aku juga yang salah lalai dan kelupaan matiin kompor tadi"jawab Anna juga.


"Yasudah lah dari pada ribet dan pusing lebih baik masak yang baru lagi"ucap Anna


"Iya Kakak ipar biar sekalian aku bantu"jawab Kirana


Anna kembali masak dan dibantu oleh Kirana sesekali mereka juga mengobrol sambil memasak.Antara kakak ipar dan adik ipar itu saling menyambung dan dekat walau umur mereka cukup di bilang jauh, Anna 23 tahun sedangkan Kirana 33 tahun, tapi kedua tidak merasa ada kecanggungan malahan mereka seperti kakak beradik saja.


Ken benar-benar begitu beruntung dapat istri yang jauh lebih kecil darinya bahkan dari adiknya pun istrinya masih sangat muda.


_


Setelah sholat magrib Ken baru pulang dari kantor dengan wajah lelah dan capek.Anna menyambut suaminya itu pulang.


"Sayang ada siapa di rumah,diluar kok ada mobilnya Kania?"ucap Ken


"Ada mbak kirana dan Alis yang main kesini tadi sore mas"


"Trus dimana mereka?"tanya Ken menaiki tangga menuju lantai dua dan diiringi oleh Anna di bekakang


"Ada di kamar Attha mas"


Ken terus memeluk pinggang istrinya itu sampai ke kamar mereka, dan mengendus -ngendus bau wangi Anna.


"mas mandi dulu sana ngih, Anna mau siapin makan malam dulu buat kita"ucap Anna melepaskan tangan suaminya dari pinggangnya. kemudian meletakkan tas kerja suaminya di atas kursi sofa.


...****************...

__ADS_1


Jangan lupa dukungannya buat author ya readers terkasih😘😘


__ADS_2