My Love Bos

My Love Bos
Anna sakit


__ADS_3

Anna sedang diperiksa oleh dokter kenalan suaminya lebih tepatnya teman Ken,tadi Ken sempat menelepon dokter Reni untuk ke rumahnya.


"Bagaimana kondisi istri aku Ren?"ucap Ken setelah Dokter Reni memeriksa Anna.


"Tidak ada masalah serius Ken , dia hanya demam biasa, tapi saran aku jangan terlalu kecapek an dan jangan sering begadang karna itu tidak baik untuk kesehatan"ucap Dokter Reni


"Syukurlah kalo begitu,dengarkan sayang saran dari dokter Reni"jawab Ken


"Hemmm,,, iya mas"


"Aku akan buatkan resep obatnya, kamu bisa beli di apotek"ucap Reni mencatat resep obat untuk Anna.


Setelah selesai mencatat resep obatnya, Reni memberikan catatan nya pada Ken.


"Jaga kesehatan ya mbak kasian suaminya terlalu khawatir dan cemas berlebihan pada mbak"ucap Reni tersenyum sebelum pergi


"Heh i iya mbak, terimakasih"ucap Anna tersenyum canggung dan juga menoleh ke arah Ken yang mengulum senyum.


"Istirahat lah, mas mau ngantar dokter Reni dulu ke bawah"ucap Ken yang diangguki oleh Anna


Nadin yang baru bangun keluar kamarnya dengan wajah bantal. Saat itu juga berpapasan dengan Ken dan dokter Reni yang sama-sama terkejut melihat Nadin.


"Kak Ken? kenapa ada dokter, siapa yang sakit Kak?"ucap Nadin dengan suara srek bangun tidur dan mata sedikit menyipit.


"Anna yang sakit"ucap Ken singkat


Kemudian berlalu dengan mengantar dokter Reni ke depan.


"Anna? sakit apa dia? atau karna kejadian kemarin, ah sudah lah aku senang mendengarnya sakit"gumam Nadin licik.


"Siapa wanita tadi Ken?"ucap Reni saat mereka sudah di depan


"Adik Nadya yang menumpang nginap di rumah ku"ucap Ken


"Ooohh, maaf ya Ken bukan aku ingin ikut campur urusan kamu, tapi sebaiknya jangan terlalu mudah membiarkan wanita lain, entah siapapun orangnya untuk tinggal di rumahmu, kita tidak tau maksud dan tujuan nya untuk apa? tapi yang di takutkan nantinya akan merusak rumah tangga mu , aku bilang begini karna kamu teman ku, dan itu pernah terjadi pada tetanggaku dulu"ucap Dokter Reni membuat Ken merenung dan berpikir.


"Oya selamat ya Ken kamu beruntung dapat istri yang masih muda dan cantik, sepertinya juga baik, tidak sia-sia kamu lama membujang ternyata dapatnya paket komplit,heheheh,,,, semoga rumah tanggamu selalu bahagia dan langgeng "ucap Reni tersenyum,Ken juga tersenyum


"Hahahaaa,,, nasib baiknya begitu Ren, terimakasih banyak Ren"ucap Ken


"Hehehhe,,, yasudah aku pergi dulu Ken,masih banyak pekerjaan ku lagi"


"Ok!! hati-hati, lain kali mainlah ke sini lagi bareng keluargamu Ren"


"Sipp"

__ADS_1


Setelah Reni berlalu pergi, Ken kembali masuk ke dalam rumahnya.


"Kak Ken!"panggil Nadin yang sudah fres,habis mandi.


"Iya kenapa? itu ada sarapan di atas meja, kalo mau sarapan makan aja"ucap Ken berlalu


"Ehhh,, iya tunggu Kak, aku mau lihat keadaan Anna sekalian juga minta maaf atas kejadian kemarin"ucap Nadin memelas


Lama Ken berpikir akhirnya menyetujui permintaan Nadin untuk bertemu Anna, tapi entah bagaimana reaksi Anna bertemu Nadin nanti.


"Anna! sayang"ucap Ken masuk ke kamarnya, Anna langsung menoleh ke arah Ken.


"Nadin ingin bertemu kamu"ucap Ken, namun Anna malah memalingkan wajahnya.


"Anna! dia ingin melihat kondisimu, Nadin masuk lah!"ucap Ken


Nadin masuk ke dalam,dia menatap kagum kamar Ken yang unik dengan perpaduan warna yang indah menyatu, dia menoleh ke arah Ken sebentar, dan diangguki oleh Ken kemudian berjalan mendekat ke arah Anna.


"Bagaimana kondisi mu Anna?"ucap Nadin mendekat


"Baik"ucap Anna singkat


"Aku minta maaf atas kejadian kemarin, itu tidak sengaja, kaki ku tiba-tiba tersandung dan terjatuh di pangkuan kak Ken"jelas Anna dengan wajah berpura-pura rasa bersalah.


"Anna!! tidak boleh begitu, kejadian itu memang tidak di sengaja"jawab Ken


"Ohhh,,,tidak apa mas, aku jadi mengerti mas lebih membela mbak Nadin?"ucap Anna tersenyum miring


"Bukan begitu maksud mas Anna, tolong kamu jangan salah paham melulu"ucap Ken mendekat


"Dengarkan mas!!"ucap Anna


"Begini mas jika mbak Nadin masih tinggal di sini biar Anna yang tinggal sementara di rumah Bunda"putus Anna


"Kurang ajar dia bisa-bisa nya memberikan pilihan yang berat pada Ken, tentu saja Ken akan memilihnya"batin Nadin kesal


"Nadin tolong keluar sebentar, aku mau bicara dulu dengan Anna"ucap Ken


"Tidak di sini aja mbak, biar semuanya jelas"ucap Anna


Nadin ingin marah dan geram dengan sikap Anna padanya.


"Bagaimana keputusan tadi, Mbak Nadin di sini atau Anna di rumah Bunda?"ucap Anna lagi.


"Kak Ken aku mohon untuk beberapa hari lagi di sini Kak, dimana lagi aku harus menumpang nginap, aku tidak memiliki keluarga di sini"ucap Nadin dengan nada sedih.

__ADS_1


Ken menoleh ke arah Anna begitu juga Anna yang menanti jawaban dari Ken.Setelah memikirkan ucapan Dokter Reni tadi mungkin ada benarnya, Ken pun memutuskan.


"Anna mas tidak izinkan kamu tinggal di rumah bunda, kamu tetap bersama mas di sini dan untuk Nadin kami sudah mengizinkan kamu tinggal di sini beberapa hari"ucap Ken kembali mengambil nafas nya dan berbicara lagi


" jadi sekarang aku rasa sebaiknya kamu kembali ke rumah mu, tidak akan ada yang akan meneror mu lagi , jika terjadi sesuatu sama kamu nantinya aku dan Anna akan ikut membantu,sesuai dengan janjiku pada Nadya untuk menjaga dan membantumu tapi dari jarak jauh, bukannya kami mengusir mu ,tapi aku hanya menjaga keutuhan rumah tangga ku, jangan sampai gara-gara masalah ini aku dan Anna bertengkar"ucap Ken dengan penuh penekanan dan ada ketegasan di dalamnya.


Anna tersenyum puas mendengar jawaban suaminya.


"Baiklah jika itu keputusan Kak Ken, aku akan kembali ke rumah ku lagi, lagian aku juga tidak bisa memaksa kalian mengizinkan aku untuk menginap lagi di sini, jika kehadiran ku di sini mengganggu kalian, aku minta maaf"putus Nadin dengan wajah yang dibuat-buat sedih.


"Kami juga minta maaf jika ada sikap dan kata kami yang tidak berkenan saat mbak menginap beberapa hari di sini"ucap Anna


"Heeemmm, kalo begitu akan berkemas barang-barang ku"ucap Nadin dan berlalu begitu saja keluar dari kamar Anna dan Ken.


"Tidak masalah bagi ku untuk keluar dari rumah ini, aku tidak akan menyerah begitu saja lihat saja nantinya,aku tetap akan mendapatkan Ken dan wanita itu akan ku singkirkan,apapun yang ku inginkan akan ku dapatkan"ucap Nadin licik dan menatap pintu kamar Anna dan Ken dengan penuh kebencian dan kemarahan


_


Sementara Ken mengantar Nadin, Anna di temani oleh putranya.


"Mana yang sakit umma"tanya Attha duduk di atas ranjang dan Anna bersandar di kepala ranjang.


"Tidak ada sayang, Umma hanya pusing dan deman biasa saja"ucap Anna


"Sini nak, cium umma"ucap Anna


Attha mendekat ke arah Anna dan mencium pipi Anna dengan penuh sayang.


"Kenapa papa titak bangunkan Atha, talo umma sakit"ucap Attha manyun


"Tidak apa-apa kok sayang, lagian Attha tidurnya pulas banget, kasian dong kalo di bangun papa"ucap Anna mencium kening anaknya.


" Umma, Oma pelnah bilang, talo umma sakit pasti ada dedek bayinya, benelan umma?"tanya Attha membuat Anna monohok


"Benelan umma??"Attha menggoyangkan-goyangkan lengan Anna


"Heh? tidak begitu sayang, sakitnya umma kan demam biasa, bukan berarti saat umma sakit ada dedek bayi"jelas Anna pada Anaknya.Attha hanya menganguk-nganguk.


"Tapi kapan Atha bisa punya dedek bayi?"tanya Attha lagi membuat hati Anna menciut.


"Attha pasti akan punya dedek bayi kok sayang, tapi mungkin belum sekarang, Attha berdoa saja sama Allah ya, semoga secepatnya Attha memiliki dedek bayi"ucap Anna tersenyum lebar, padahal Anna sangat rapuh dan juga sedih jika Attha menanyakan soal adik bayi padanya.


...****************...


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2