
Setelah makan malam
Anna dan Ken kembali ke kamar mereka.
"Pak Ken!"ucap Anna duduk di sofa di sebelah Ken
"heemmm....Apa?"
"Pak Ken lelah ya hari ini?"
"Ya lelah menuruti Kau"ucap Ken memejamkan matanya dan bersandar di Sofa
"Maaf!! Tapi makasih lho Pak untuk hari ini, aku sangat bahagia"ucap Anna tersenyum, Ken membuka satu matanya melirik ke arah Anna sesaat.
"Heemmm....."
"Boleh Anna pijitin?"tawar Anna
"Tumben sekali kau berbaik hati"ucap Ken tersenyum miring
"Ya sebagai ucapan terimakasih"ucap Anna
"boleh lah"ucap Ken berpindah posisi berbaring di atas ranjang, Anna juga naik ke atas ranjang.
"Mana yang mau dipijitin Pak?"tanya Anna
"terserah kau mau pijit yang mana?"
Anna mulai memijit tangan Ken
"Anna!!"
"Iya ada apa Pak?"tanya Ken
"Apa kau ingin hidup bersama saya?"
"kenapa bertanya seperti itu?, kita sudah menikah tentu saja aku hidup bersamamu"ucap Anna
"Ohh baiklah!!terimakasih"ucap Ken pelan diujung kalimatnya
"Terima kasih untuk apa?"tanya Anna
"Kau mau hidup bersama saya"ucap Ken
Hening ya suasana terasa hening seketika, mereka sama-sama diam.Anna lanjut memijit Ken dan Ken menikmati pijitin Anna yang terasa lembut menurutnya.Walau masih dibatasi pakaian.
"Pak!"
"Pak Ken!"panggil Anna pelan
Tapi tak ada sahutan dari Ken.
"Mungkin Pak Ken kelelahan dan tertidur"ucap Anna melihat mata Ken terpejam sempurna.
Anna menatap wajah Ken lama.
"Sebenarnya kau orang yang baik Pak, bertanggung jawab,peduli dan perhatian, hanya saja sifat datar,serius dan cuek kau yang membuat ku kurang nyaman, tapi tak apa aku akan membiasakan diri dengan sifatmu yang begitu,intinya aku bersyukur"
"Aku tau manusia tidak ada yang sempurna dan bagiku kau adalah sempurna.Begitu pun aku yang belum bisa jadi istri yang baik untuk mu, tapi insha Allah akan ku usahakan Pak,kurangnya kita tidak saling mencintai satu sama lain"
Anna menatap wajah Ken lamat-lamat, tatapan yang begitu dalam dan sendu, mengisyaratkan bahwa Anna bersyukur memiliki suami seperti Ken.
Ternyata Ken belum terlelap sempurna, Ken tersenyum dalam hatinya, ungkapan hati Anna membuatnya hatinya bergetar hebat, tidak di pungkiri Ken bahagia.
__ADS_1
ππππππ
Hari ini Anna dan Ken akan menuju Pura Ulun Danu Beratan Bedugul,salah satu destinasi wisata yang menarik di Bali, banyak dikunjungi oleh wisatawan karna keunikan yang di milikinya. Termasuk Anna dan Ken tertarik untuk mengunjungi Pura Ulun Danu ini.
"Aku baru kali ini lho Pak Kesini?bukan cerita orang-orang aja kalo di sini itu indah banget"
"Pura yang sangat unik karena lokasi pura berada di tengah danau, terlihat terapung pada permukaan air danau."ucap Anna kagum
"Kau suka"tanya Ken
"Tentu saja, sangat-sangat suka malahan"ucap Anna tersenyum sumringah
"udah berapa kau tidak pernah traveling?"tanya Ken
"kenapa?emangnya!"ucap Anna bingung
"Tidak ada!, kau seperti orang yang baru-baru berwisata"ucap Ken
"Biarin! yang penting happy, kita tidak boleh melewatkan masa-masa indah dalam mengunjungi tempat wisata yang belum pernah di kunjungi"ucap Anna
"Heemm... terserah kau saja"ucap Ken
"Ayo ke sana Pak, aku ingin mengambil gambar di sana"ucap Anna, Ken geleng-geleng kepala mengikuti Anna.
Setelah puas mengelilingi Pura dan berfoto ria di sana, Anna ingin naik perahu keliling di Danau bratan bedugul, Ken hanya bisa pasrah mengikuti keinginan Anna.
"Kau yakin naik perahu keliling?"tanya Ken
"kenapa tidak? Pak Ken takut? "selidik Anna
"Tidak saya tidak takut"ucap Ken sok pemberani.
"Ayo"
mereka naik perahu dengan pengemudinya, Anna dan Ken duduk di bangku belakang perahu. Anna sangat menikmati dengan melambaikan tangannya menyapu air danau. sedangkan Ken duduk diam membeku, dengan wajah cemas dan takut.
"Tidak! Anna hentikan!"teriak Ken
"Ada apa Pak?kenapa?"tanya Anna bingung dengan suaminya itu begitu pun pengemudi melihat ke arah Ken.
"Jika kau tidak bisa tenang, kita pulang saja"ucap Ken dengan wajah memerah, Nyali Anna langsung menciut ,wajah Anna berubah sendu,dan tidak mengerti dengan suaminya itu.
"Apa yang salah Pak? aku hanya menikmati suasana yang damai dan tenang saja di danau ini, sesekali kita bisa naik perahu keliling danau yang indah ini Pak"ucap Anna menatap sendu Ken
"Tidak ya tidak Anna!, tolonglah kau mengerti"ucap Ken dengan nada keras
"jika kau ingin menikmatinya kenapa kau mengajak ku, aku tidak ingin naik perahu di danau!!"bentak Ken
"Kau membentak ku Pak?"ucap Anna air matanya sudah di pelupuk mata.
"Kita kembali ke dermaga Pak"ucap Anna pada pengemudi perahu.
"Baik Mbak"ucapnya
perahu pun berbalik arah menuju dermaga.
Anna dan Ken sama-sama diam, tidak ingin bicara satu sama lain, Ken merasa bersalah telah membentak Anna, dan Anna merasa sedih karna di bentak Ken.
Hingga mereka sampai di dermaga, Anna langsung turun dari perahu berjalan tanpa mempedulikan Ken yang sedang membayar sewa perahu yang mereka tumpangi tadi.
"Anna tunggu!!"teriak Ken
"Anna!!"panggil Ken
__ADS_1
Anna terus berjalan tanpa menoleh ke arah Ken yang memanggilnya. Hingga tiba di parkiran mobil.
"Pak Suryo"Panggil Anna pada Pak Suryo yang duduk di warung kecil.
"Iya nyonya"ucap Pak Suryo menghampiri Anna
"Kita pulang Pak"ucap Anna
"Baiklah Nyonya"ucap Pak Suryo membukakan mobil untuk Anna, lalu Anna masuk ke dalam mobil.
"Tuan Ken mana nyonya?"ucap Pak Suryo duduk di kursi kemudinya
Ken langsung masuk ke dalam mobil dan duduk di samping Anna.Anna tidak menoleh sedikitpun ke arah Ken, dia lebih memilih duduk agak tepi dan melihat ke arah Jendela.
"Jalan Pak"ucap Ken pada Pak Suryo
"Kau marah gara-gara aku membentak mu tadi? "ucap Ken mendekat pada Anna
"Sudah lah pak, saya tidak ingin bicara"ucap Anna datar tanpa menoleh pada Ken
Mereka tiba di hotel, Anna dan Ken langsung menuju kamar mereka.
"kau marah pada saya? tolong beri penjelasan Anna, jangan diam begini"ucap Ken
"harus aku jelaskan?"
"saya tidak mengerti dengan diam kau!"ucap Ken
"Baiklah aku jelas kan! aku marah kau membentak ku dengan suara kerasmu, kau pikir aku tidak sakit hati pak, aku sedih aku kecewa dengan mu"
"kau tiba-tiba saja bersikap aneh dan marah-marah pada ku saat di danau tadi, aku tidak paham kau kenapa pak?"ucap Anna berkaca-kaca
"Maaf"ucap Ken pelan
"Saya hanya takut Anna, takut! "ucap Ken luruh di Lantai
"saya takut!"ucap Ken memegang kepalanya
Anna terkejut dengan reaksi Ken yang ketakutan. Ini kali pertama Anna melihat Ken setakut ini.
"Pak Pak Ken"
"Pak Ken kenapa?"ucap Anna terduduk juga di lantai
"saya takut naik perahu "ucap Ken
sekali lagi Anna terkejut.
"A apa pak Ken takut naik perahu? "ucap Anna merasa bersalah pada Ken
"Maafkan aku Pak, aku salah Pak"ucap Anna memeluk Ken,Anna tidak tega melihat Ken takut gara-gara dirinya yang egois ingin naik perahu.
"Saya juga salah Anna telah membentak kau"ucap Ken membalas pelukan hangat Anna
"Maaf Pak, kita tidak akan naik perahu lagi"ucap Anna dengan air matanya luruh membasahi kemeja Ken di belakang.
"kau menangis"ucap Ken melepas pelukan dan menatap Anna, tangan Ken terulur menghapus air mata Anna
Anna menggeleng menyembunyikan wajahnya di dada bidang Ken dan Ken mengusap lembut kepala Anna.
"jangan menangis lagi"ucap Ken mencium puncak kepala Anna.
...****************...
__ADS_1
Bersambung
Jangan lupa vote, like, coment dan hadiahnya ya readersππ, supaya author semangat terusπͺπ»π