My Love Bos

My Love Bos
persiapan pernikahan


__ADS_3

"Assalamualaikum"salam Anna yang terlihat ragu dan canggung saat memasuki rumah mewah dan besar itu.


"Wa'alaikumsalam, calon mantu mami udah datang"sambut Mami


"Bu ehhh mami"ucap Anna mengambil tangan Mami dan menciumnya, Mami hanya tersenyum dengan perlakuan Anna


Mami mengajak Anna untuk duduk di kursi tamu yang harganya pasti fantastis karna dilihat dari kualitas, interior dan model kursi yang super mewah.


"Ken duduk di sini"ucap Mami saat Ken masuk ke dalam rumah. Ken hanya menurut dan ikut bergabung bersama Mami dan Anna.


"Papi kemana Mi?"tanya Ken


"Papi sudah pergi ke Restoran"Ucap Mami


Ya Keluarga Xander memiliki Restoran ternama dan terbaik di Jakarta untuk kalangan menengah ke atas.


"Begini nak, pernikahan kalian tidak sampai 2 minggu lagi, Mami tanya sama Ken kalian sama sekali belum memilih konsep dan tema pernikahan yang kalian inginkan, sekarang kita akan membahasnya"ucap Mami,Anna hanya mengangguk paham.


"kalian bisa bicarakan dulu mau yang di outdoor atau indoor, Mami tinggal sebentar,mau ambil buku konsep pernikahan"ucap Mami kemudian berlalu meninggalkan sepasang anak manusia yang tak saling mencintai itu.


Entah kenapa Anna mendadak canggung dan gugup berdua saja dengan Ken duduk diruang tamu, padahal mereka duduk di kursi yang berbeda.


"Hehhkmmm"dehaman Ken


"kamu mau konsep yang outdoor atau indoor"ucap Ken sedikit melonggarkan dahinya, untuk menghilangkan kecanggungan yang terjadi.


"Hemm terserah Pak Ken aja"ucap Anna detak jantungnya berdebar saat menatap Ken sekilas


"kalo terserah saya, sudah sejak kemarin saya pilih, tidak perlu bertanya pada kau"ucap Ken


"Tapi Mami bilang atas pilihan dan kemauan antara Kau dan saya"ucap Ken berbicara formal.


"Pak Ken tidak perlu bertanya pada ku,pilih saja konsep yang Pak Ken inginkan, aku akan menyetujuinya "ucap Anna


Ken hanya menatapnya datar dan menarik sedikit sudut bibirnya


"Bagaimana nak kalian sudah menentukannya"ucap Mami datang membawa 2 buku konsep


"Pilih konsep indoor atau outdoor"ucap Mami sudah duduk ditempat semula


Ken dan Anna saling menatap sejenak


"Indoor"


"outdoor"


Mami terkekeh


"Yang mana nih yang benar, bagaimana kalo kita buat saja 2 konsep di indoor dan outdoor"


"Tidak"ucap Keduanya kompak


"Aduhh kalian aneh banget, kalian membuat mami pusing,udah jelas Mami sudah tua"ucap Mami


"Bukan begitu Mami, maksud Ken kita ambil saja konsep outdoor,Anna kau juga setuju kan"ucap Ken menjawab Mami dan bertanya pada Anna


"Heh, Iya mi Anna juga setuju"ucap Anna gugup


"Apa kalian yakin?"


"Kalo begitu ambil buku ini lihat lah konsep-konsep dan tema untuk pernikahan yang dilaksanakan di outdoor, disini sudah terekap semuanya"ucap Mami memberikan buku panduan itu pada Anna


"Ken ayo mendekat lihat di sini"ucap Mami


Terpaksa Ken mendekat ke arah Mami dan juga Anna.


Anna mulai membuka dan melihat-lihat konsep dan tema pernikahan.


"kalo Mami yang yang ini sayang"tunjuk


pada salah satu konsep yang dibilang sangat mewah dan menakjubkan


Ken menoleh pada Anna


"Bukan Anna tidak mau pilihan Mami, tapi ini menurut Anna terlalu mewah dan berlebihan, pasti mengeluarkan banyak uang"ucap Anna dengan sopan dan merasa tidak enak.mendengar ucapan Anna Ken terlihat tersenyum tipis


"Itu yang pilihan Mami sayang, Anna boleh menolak jika tidak suka, mami juga tidak memaksa."ucap Mami


"kalo yang ini bagaimana?"ucap Anna menunjuk konsep yang terlalu sederhana


"Tidak, cari yang lain saja"tolak Ken


"kalo begitu Pak Ken saja yang pilih"ucap Anna menyodorkan buku pada Ken


"Kau saja yang pilih"Ken kembali menyodorkan buku pada Anna

__ADS_1


mereka saling dorong mendorong buku itu, Mami yang duduk ditengah-tengah mereka menjadi pusing.


"Stopppsss kenapa jadi begini sayang, kalian bisa pilih bersama-sama, sudah Mami sekarang benar-benar pusing dengan kalian berdua"ucap Mami berdiri


"Mami mau kemana?"ucap Keduanya


"Mami ingin menenangkan dan freskan pikiran mami dulu"ucap Mami meninggal Anak dan calon menantunya itu


"gara-gara kau Mami jadi pergi"


"kenapa Pak Ken yang salahkan saya"Anna tidak terima


"sudah siniin bukunya, biar saya yang pilih"ucap Ken membolak-balik lembaran buku untuk melihat konsep yang diinginkannya, Anna hanya diam tak berkutik.


"Ini apa kau suka"


"Pak kita pilih konsep sederhana saja tapi elegan dan juga terlihat aestetik,untuk bisa menghemat biaya,karna banyak kebutuhan lain yang diperlukan"ucap Anna bijak


🍁🍁🍁🍁🍁


Setelah pilih memilih konsep pernikahan selesai, Anna, Mami dan Ken langsung menuju butik untuk fitting baju pengantin.


"Sayang untuk baju pengantinnya pilih sesuai dengan warna dan ide konsep pernikahan kalian supaya lebih serasi"ucap Mami


"Iya Baik mi"ucap Anna


sampainya dibutik Mami disambut ramah oleh pemilik butik yaitu teman dekatnya Mami.


"Akhirnya mau juga putra tampan mu ini menikah Jeng "ucap Jeng Dewi


"ini aja udah dipaksa Jeng, udah 40 tahun masih betah membujang dia jeng"ucap Mami


"Ken... Ken dulu ngak mau dijodohkan sama anak tante"ucap Jeng Dewi geleng-geleng kepala


"Hehe"ucap Ken


"Mana calon menantumu Jeng, kita lihat dulu baju pengantinnya, mau model seperti apa?"ucap Jeng Dewi berjalan duluan


Mami dan Ken tidak melihat Anna


"Ken Anna mana?"


"Ngak tau mi"ucap Ken cuek


"Kenapa kamu santai saja, cari dia mungkin saja dia tersesat"ucap Mami


"Ken"geram Mami


"dihh menyusahkan saja, kemana dia?"gerutu Ken mencari keberadaan Anna


"Pake acara menghilang segala, lihat saja kalo ketemu"gumam Ken terus berjalan mencari.


"Wahh mbak sama masnya pasangan yang serasi, apa kalian saling mencintai"ucap Anna


"Itu bukannya suara Anna"gumam Ken menajamkan pendengarannya


"Benarkah mbak? terimakasih kami memang saling mencintai"ucap Pria itu penuh cinta melihat wanita di sampingnya


"beruntungnya kalian, semoga kalian selalu bahagia dan langgeng"ucap Anna


"terimakasih do'anya mbak, semoga mbak juga mendapat lelaki yang mencintai dan menyayangi mbak"ucap wanita itu


Anna tersenyum miris pada pasangan itu dan berlalu.


Setelah mendengar percakapan Anna dan sepasang kekasih tersebut,Ken terlihat tersenyum tipis, lalu Ken menghampiri Anna yang berjalan sendirian.


"Dicariin malah disini Kau"ucap Ken mengagetkan Anna


"Astagfirullah Pak, bikin orang kaget aja, untung aku ngak ada riwayat penyakit jantung"ucap Anna mengelus dadanya.


"Dari mana saja kau?pake menghilang segala, Mami nyariin sana"ucap Ken


"iya maaf Pak, tadi saya kebelet mau ke toilet"ucap Anna tidak enak hati


"Ayo ke tempat Mami, bikin orang susah saja kau"ucap Ken berjalan duluan, niatnya ingin memarahi Anna tidak jadi.


Saat mereka sampai dimana Mami dan Jeng Dewi berada sambil melihat-lihat model gaun pengantin.


"Maaf buat kalian menunggu lama,tadi Anna ke toilet dulu "ucap Ken


keduanya menoleh ke arah calon pengantin itu.


"Eehh tidak masalah nak Ken,ini calon pengantin wanita"ucap Jeng Dewi


"I... iya Bu"ucap Anna canggung

__ADS_1


"pengantin wanitanya ikut tante kita akan pilih gaunnya, dan Ken akan dilayani oleh Dia"ucap Jeng Dewi


"Dia Dia tolong ke sini sebentar"panggil jeng Dewi


"Iya bu"ucap Dia dengan logat lebay


"Ada apa bu?"melihat Dia Anna merasa ngeri dan takut, pasalnya dia adalah bencong,tapi Anna juga menahan senyumnya.


"tolong pilihkan jas pengantin yang cocok untuk Ken"ucap jeng Dewi


"Adu dududu... Mas Ken toh, Ya ampun aike rindu dengan Mas Ken, udah lama banget kita ngak ketemu ya Mas"ucap Dia memeluk-memeluk Ken.Sontak Anna terkejut melihat sibencong itu memeluk calon suaminya, tapi tak dipungkiri Anna menahan tawanya


Ken membulatkan matanya merasa jijik dan ngeri dengan Dia sibencong, ini yang paling ditakutkan Ken ketika berkunjung ke butik jeng Dewi, setiap ada acara pembuatan baju untuk acara-acara besar keluarganya Ken pasti tidak akan ikut ke Butik Jeng Dewi, walaupun ikut dia hanya duduk menunggu di mobil.


"Heii dia kamu main peluk Ken aja, nih nanti marah calon istrinya"


Ken berusaha mendorong tubuh Dia hingga menjauhi nya


"Apah Mas Ken ku akan menikah, sama siapa? adududuh tidak rela aku melepas Mas Ken ku"ucap Dia memeluk lengan Ken


"Mohon jauhkan tangan Kau"ucap Ken wajahnya memerah antara malu dan ngeri.


"ini calon istrinya, kamu jangan mengganggu Ken terus, bantu dia untuk melihat model jas pengantin yang diinginkannya"


"Cantik tapi lebih cantikkan Aike"ucap Dia berbangga diri


Anna hanya geleng-geleng kepala dan terkekeh pelan


"Tante apa tidak ada karyawan yang lain?"ucap Ken jengah dengan Dia


3 wanita itu menahan tawa melihat ekspresi Ken.


"Hanya Dia yang melayani setiap kebutuhan untuk calon pengantin pria"


"Ya Ampun Mas Ken ini ,seharusnya beruntung bisa Aike bantu, walau aike sakit hati mendengar Mas Ken akan menikah"ucap Dia mencolek dagu Ken, tangannya langsung di hempas Ken.


"Yasudah Tante tinggal dulu, kita mau lihat gaun untuk calon pengantin wanita "ucap Jeng Dewi


Ken menatap 3 wanita itu dengan tatapan memelas tak rela untuk ditinggalkan bersama sibencong laknat ini.Anna melihat ke arah Ken dengan tersenyum puas serasa mengedipkan matanya.


3 wanita itu sibuk memilih model-model gaun yang cocok untuk Anna dan tentunya juga serasi dengan tema pernikahan Anna.


"Seperti nya menantumu masih muda banget Jeng"ucap Jeng Dewi, mereka duduk di sofa sambil menunggu Anna mencoba gaun pengantin pilihannya


"Iya Jeng umurnya mungkin sekitar 23 an"ucap Mami


"Beruntung juga Ken dapat daun muda cantik lagi berhijab,tapi jauh juga paut usianya dari Ken"ucap Jeng Dewi


Mami hanya tersenyum mendengar ucapan Jeng Dewi


Anna pun keluar memperlihatkan gaun yang kesekian kalinya yang telah dicobanya.


"Bagaimana mami?"ucap Anna malu-malu


"Ini sangat cantik dan pas untuk kamu sayang"


"Benar ucap kamu jeng, mari kita tunjukkan pada Ken"ucap Jeng Dewi


"hehehheh.. tidak usah tante"ucap Anna malu


"Tidak apa sayang, kita juga sambil melihat jas yang di pakai Ken, apakah senada dan serasi dengan gaunmu"ucap jeng Dewi


Terpaksa Anna hanya mengikuti 2 wanita paruh baya itu.


Ken juga asik bertengkar dengan Dia yang membantunya memakai Jas pengantin.


"Saya bisa sendiri"ucap Ken


"Ken lihat Calon istri mu, bagaimana apa gaun ini cantik"ucap Jeng Dewi


Ken langsung menoleh pada Anna yang menunduk.Ken terpana dan menatap Anna dengan kagum.


"cantik"tanpa sadar Ken berucap


Anna mendongkak kan kepalanya melihat ke arah Ken


"Orangnya yang cantik atau gaunnya"goda Mami,wajahnya keduanya langsung memerah.


"Alah malu-malu segala calon pengantin ini"ucap Jeng Dewi.


"Aike rasa ini sudah serasi dan cocok bu"ucap Dia bersuara


"Yasudah tugas Aike sudah selesai, aike pergi dulu, sudah tidak tahan melihat pemandangan yang buat hati aike sakit"ucap Dia dengan lebaynya dan pura-pura ngambek, lalu berjalan berlenggak-lenggok meninggalkan semuanya. Mereka semua tertawa melihat tingkah laku Dia, kecuali Ken hanya menarik sudut bibirnya bukan karna Dia tapi karna melihat Anna.


...****************...

__ADS_1


Bantu vote, like, coment dan dukung karya author dong readers


__ADS_2