My Love Bos

My Love Bos
Sikap Aneh


__ADS_3

Setelah melaksanakan sholat magrib berjamaah.Ken tetap masih dengan sikap datarnya tidak mau berbicara dengan Anna.


Anna berinsiatif memeluk suaminya dari belakang.


"Maafin Anna ya mas,Anna benar-benar lupa kabarin mas, kalo Anna pergi ke mall bareng Kak Kirana"ucap Anna


"Maaf juga Anna pulang sebelum mas pulang"sambung Anna


"Aku tidak melarang mu pergi, tapi kemana pun kamu pergi dengan siapapun harus kabari aku,dan aku berhak tau keberadaan kamu"ucap Ken dingin.


"Aku cemas Anna, beberapa aku telepon tapi tidak diangkat"


"Iya mas Anna salah , handphone Anna mati"


"Aku pulang cepat supaya bisa ajak kamu keluar buat jalan-jalan menebus kesalahan ku kemarin, tapi nyatanya kamu malah tidak ada di rumah dan baru pulang sebelum magrib"ucap Ken berbalik badan dan menatap Anna yang tinggi sedadanya begitu Anna yang menatap suaminya dengan sendu kemudian kembali memeluk suaminya, dia merasa bersalah pada suaminya.


Ken tersenyum tipis sembari mengusap kepala Anna yang masih tertutup mukenah.


kruuukk kruukk bunyi keroncongan perut Ken.Anna melepas pelukan dan mendongkak melihat wajah suami yang memerah, Anna malah mengerutkan keningnya sembari tertawa geli.


"Lapar mas?"


"hmmm,,, iyalah belum makan nunggu kamu dari tadi"


"Ya Allah kasian banget suamiku, mas maaf Anna belum masak , tunggu sebentar ya mas Anna masak yang cepat dan praktis saja untuk makan malam kita "ucap Anna dengan cepat melepas mukenah dan melipat kembali perlengkapan sholatnya.


Setelah itu Anna kembali menghampiri suaminya yang sedang melepas kancing kokonya.


"Hemmmm,,,,,, mas sekarang ngak marahan lagi kan sama Anna?, ngak bersikap dingin dan datar sama Anna,udah maafin Anna kan "ucap Anna sendu dan memelas.


"Semudah itu kah? sudah sana siap-siap kita makan di luar saja"ucap Ken berlalu menuju lemari.


Anna mengerucutkan bibirnya,dia terlihat kesal,bukan menjawab permintaan maaf Anna tapi malah mengalihkan pembicaraan begitu saja, tidak ingin berdebat, Anna langsung saja bersiap-siap.


_


Mereka makan malam di restoran milik Papi.


"Silakan dinikmati Tuan Ken dan Nona"ucap karyawan restoran menghidangkan makanan dan minuman di meja Ken dan Anna.


"Apa Papi sudah pulang Setya?"ucap Ken


"Tuan besar sudah pulang dari tadi Tuan Ken"ucapnya menunduk hormat


"Hemmm...."

__ADS_1


"Papa Atha mau yang itu"tunjuk Attha pada piring yang berisi udang crispi


"Ini! , pasti Attha lapar ya? ngak di ajak makan sama umma?seharian di ajak menemani umma berbelanja "sindir Ken tanpa melirik Anna


"Ngak seharian juga mas, lagian tadi sebelum pulang dia udah makan kok"jawab Anna


"Sudahlah makan yang kenyang ya anak pintar"ucap Ken mengusap kepala Attha tanpa peduli Anna.


Anna semakin dibuat kesal dan sebal oleh suaminya itu.


Mereka bertiga menikmati makan malam di restoran milik Papi, Ken sangat lahap sekali makan karna dia benar-benar lapar, begitu juga Attha yang makan dengan tenang, berbeda dengan Anna yang kelihatan tidak nafsu makan, dia hanya mmengaduk-aduk makanannya dengan sendok.


"Makanannya di makan bukan di aduk-aduk begitu"ucap Ken masih fokus pada makanannya.


"Udah kenyang"jawab Anna singkat


"Belum di makan tapi sudah kenyang, terserah kamu saja"ucap Ken.


"Bilang aja ngak peduli sama aku"ucap Anna


Attha menatap bingung kedua orang tua angkatnya itu.


"Kalo ingin berdebat jangan di depan anak kecil, Attha lanjutkan saja makannya"ucap Ken dan dianggukan oleh Attha.


"Umma ngak makan?"tanya Attha pada Anna yang tersenyum kearahnya.


Setelah mereka selesai makan, Ken membayar tagihan makanan mereka,biasanya kalo ada Papi pasti tidak akan bayar,jika tida ada papi Ken selalu membayar makanannya walau para karyawan sudah menolaknya.


"Ternyata Alis sangat hebat, dia bahkan bisa memainkan semua permainan saat di mall tadi"ucap Attha memecah keheningan di dalam mobil saat perjalanan pulang.


"Benar kah?? berarti Attha dan Alis juga bermain di wahana Timezone?"ucap Ken menatap sekilas Anna yang duduk di samping kursi kemudi.


"Iya papa itu sangat menyenangkan, banyak permainan yang Attha coba, ada mobilan balap,game tembak-tembakan, menangkap boneka, masuknya bola ke dalam kolom-kolom yang bertulis angka, pokoknya banyak papa"cerita antusias pada Ken yang fokus menyetir dan sesekali memperhatikan Attha di pantulan cermin.


"Tapi Attha tidak bisa mainnya, Alis yang mengajarkan"ucap Attha


"Tidak apa Attha, kapan-kapan jika papa ada waktu, kita akan pergi ke wahana timezone lagi, papa yang akan ajarkan Attha bermain dengan benar"ucap Ken


"Benarkah papa??"ucap Attha berbinar.


"Jangan memberi harapan pada anak kecil jika tidak bisa menepatinya,kasian dia akan terus menunggu"ucap Anna seperti menyindir Ken saja.


"Aku memang berniat membawa Attha jalan-jalan dan bermain, tapi nanti jika tidak terlalu sibuk lagi"jawab Ken santai.


"Hemmmm,,,,,, terserah"jawab Anna

__ADS_1


_


Mereka pun tiba di rumah, karna Attha tertidur, Ken menggendong putra angkatnya itu masuk ke dalam rumah dan membaringkannya di ranjang kamar Attha.


"Ini teh hijaunya"ucap Anna menghampiri suaminya di ruang keluarga dengan membawa 2 cangkir teh hijau.


"Mau sampai kapan bersikap dingin seperti ini?"ucap Ken saat melihat Anna duduk di sofa berbeda darinya


"Entahlah, mas sendirikan yang mulai,aku udah susah payah turunin ego tapi malah di acuhkan saja"jawab Anna


"Turunin ego dari mananya? emang dari kemarin kamu sudah bersikap datar pada ku bahkan juga irit bicara"ucap Ken setelah meminum teh hijau hangatnya.


"kenapa malah bahas masalah kemarin lagi kan udah selesai, mas yang salahkan aku udah maafin"


"Tapi sekarang aku yang salah mas ngak mau maafin aku malah diamin aku dan bersikap dingin begini"sambung Anna lagi.


"Kalo aku bersikap seperti itu seharusnya kamu ngerti dan berusaha buat bujuk atau rayu aku bukan malah bersikap dingin juga,sama-sama ngambek begini masalahnya ngak akan selesai"


"Ya jelas ngak akan selesai lah, kamu aneh sih yang biasanya membujuk itu suami bukan istri,kamu yang seharusnya mengalah bukan aku"ucap Anna tidak habis pikir dengan suaminya itu, yang menurutnya bersikap seperti wanita.


"Tapi kamu yang salah kan? berarti kamu yang mengalah dan bujuk aku supaya bisa di maafkan,"


"Kok kamu jadi ribet dan cerewet begini sih mas, seperti menyimpang dari sifat asli mu, udah ah aku capek dan juga pusing, terserah kamu saja"ucap Anna berdiri setelah menghabiskan teh hijaunya, kemudian melangkah menuju tangga.


Anna masuk ke kamarnya dan langsung menuju kamar mandi untuk bersih-bersih dan berwudhu.Setelah berganti pakaian dan melaksanakan sholat Isya.


Ken pun masuk ke kamar kemudian duduk di ekor ranjang sambil memperhatikan Anna yang sedang memakai pelembab wajahnya di malam hari dan menggeraikan rambutnya yang panjang sepinggang.


"Hekkmm....."deheman Ken, Anna hanya melirik sekilas dan berjalan menuju ranjang.


"Sayang tidak ingin minta maaf"ucap Ken, kembali Anna menatap bingung suaminya dengan menghela nafas berat.


"Ya Allah kenapa suami hamba memiliki kepribadian ganda seperti ini"gumam Anna


"Entah sudah berapa kali Anna minta maaf dari tadi, mas sendiri yang tidak mau maafin"


"sekarang Anna tidak mau berdebat,Anna ingin beristirahat"ucap Anna naik ke atas ranjangnya dan di susul juga oleh Ken.


"Sana sholat isya dulu trus ganti pakaiannya baru tidur"ucap Anna pada suaminya.


"Baiklah, tunggu ya sayang jangan tidur duluan"ucap Ken bergegas turun dari ranjang dan menuju kamar mandi.


Anna hanya melongo dan geleng-geleng kepala melihat suaminya itu, yang terkadang sifatnya mudah berubah-ubah seperti mood perempuan yang sedang haid, Anna bingung menghadapi suaminya yang aneh menurutnya.


...****************...

__ADS_1


Tinggalkan jejaknya dengan like, komentar, vote dan gift ya readers


__ADS_2