My Love Bos

My Love Bos
Rumah Mami


__ADS_3

Tiba di rumahnya Anna langsung turun dari mobil tanpa mempedulikan Ken memanggilnya.


"nak mana Wardah, kenapa kamu ngak pulang bersama Wardah"ucap Bunda


"Di kantor bersama Amel Bun, Attha mana bunda?"tanya Anna


"Tidur di kamar Bunda nak"ucap Bunda


"Yasudah Anna ke kamar dulu bunda"ucap Anna.


Ken masuk ke dalam rumah


"Nak Ken juga pulang bersama Anna"ucap Bunda melihat menantunya itu


"Iya Bu,saya ke kamar dulu bu"ucap Ken berjalan tergesa-gesa menuju kamar.


"Anna"Ken masuk ke dalam kamar,terlihat Anna berbaring di atas ranjangnya.


"Anna" panggil Ken lagi mendekati ranjang.


"Sudahlah Pak, saya lelah mau istirahat"ucap Anna


"Kau terlalu sensian, masalah sepele seperti itu, kau ngambek ngak jelas"ucap Ken duduk dibibir ranjang dekat Anna berbaring


"Sensian? ngambek ngak jelas?"ucap Anna bangkit duduk dan tertawa sinis


"Ternyata kau tidak sadar dengan apa yang kau ucapkan tadi, kau membuat ku sakit hati, sama saja kau tidak menghargaiku sebagai seorang istri"ucap Anna duduk berhadap dengan Ken kemudian kembali mengambil nafasnya.


"Iya aku tau kita menikah karna terpaksa,tapi tidak kah kau pikir di sini aku yang paling terjebak dalam ide gila mu itu, dan bodohnya aku waktu itu menyetujuinya bukan karna uang atau hal lainnya, tapi karna niat ku cuma ingin membantumu itu saja, tapi siapa sangka aku terikat dengan mu sekarang dalam hubungan suci yang kuat yaitu pernikahan"ucap Anna dengan mata yang sudah berair. Ken tersentak mendengarkan kata-kata yang keluar dari mulut Anna


"Maafkan saya,ini semua memang salah saya yang membuat kau terikat dengan saya sekarang ini, tapi jika kau tidak ingin hidup dengan saya, kau boleh berpisah dengan saya"ucap Ken menatap Anna tidak tega.


"Pak pernikahan kita baru jalan 2 hari dan menikah adalah hal yang sakral bagi saya,jika menikah adalah untuk berpisah lalu untuk apa menikah?"ucap Anna


"Apa kau menyesal menikah dengan saya"tanya Ken


"Entahlah aku tidak tau,hanya saja kita perlu pendekatan untuk saling mengerti dan menjaga perasaan satu sama lain"ucap Anna


"Sudah lah aku mau istirahat, bukankah nanti kita akan ke rumah Mami"ucap Anna mulai merebahkan tubuhnya.


"geser sedikit saya juga mau istirahat"ucap Ken membuka jasnya


"Tidak kembali ke kantor lagi?"tanya Anna sambil menggeser tubuhnya.


"Tidak"ucap Ken singkat


Anna hanya diam.


"heemmm.... boleh saya memeluk?"ucap Ken ragu, kepala Anna langsung menoleh pada Ken


"kalo kau tidak mau tidak apa"ucap Ken


Anna menganggukkan kepalanya tanda setuju.


"sekarang bukan aku yang memeluk tapi Pak Ken, nanti jangan sampai salah paham"ucap Anna.Ken menggeser tubuhnya lebih dekat dengan Anna dan memeluknya.


Siang itu pengantin baru tidur sambil berpelukan.


-


Sore harinya


Mereka berangkat menuju rumah Mami, sebenarnya Anna tidak tega meninggalkan Bunda dan adiknya, begitu pun bunda tidak ingin ditinggal putrinya, tapi bagaimana lagi dia harus mengikuti suaminya untuk tinggal di rumah mertuanya.


"Umma kita mau kemana sama om ini"ucap Attha duduk dipangkuan Anna. Ken bingung dengan panggilan Attha pada dirinya.


"Sekarang Attha sudah memiliki keluarga baru termasuk Om Ken"ucap Anna mengusap rambut putranya.


"Om? kenapa dia memanggil saya dengan sebutan Om"ucap Ken


"Lalu?"tanya Anna bingung.


"Dia anak kau dan juga anak saya"ucap Ken


"Panggil dengan sebutan Papa"ucap Ken membuat Anna ternganga tidak percaya.


"Papa??"ucap Anna


Mobil Ken memasuki pekarangan rumahnya yang sangat luas di hiasi dengan taman-taman bunga dan kolam ikan dengan air mancur yang indah.


"Ayo!"ucap Ken


Anna menatap ragu Ken


"turun!"ucap Ken


Anna menggendong Attha yang sedang tertidur.

__ADS_1


"Pak udin bawa koper yang ada di bagasi ke kamar saya"ucap Ken


"Baik tuan"ucap Pak udin menunduk.


"Biar Attha saya yang gendong"ucap Ken mengambil alih Attha dari Anna.


Mereka masuk ke dalam rumah.


"Kakak ipar! Kakak!"ucap Kirana menggandeng tangan Putrinya Alisha


"Hehh Iya Kak"ucap Anna canggung


"Itu Attha ya Kak? bawa aja ke kamar Gavin"ucap Kirana pada Ken


"Heeemm"ucap Ken berjalan menuju kamar Gavin


"Uncle tunggu"ucap Alisha mengejar Ken


"Alis hati-hati nak, jangan lari-lari"ucap Kirana.


"Ayo kakak ipar duduk dulu"ucap Kirana mengajak Anna duduk di Sofa


"Mami mana Kak?"tanya Anna


"Mami keluar sama Kania kakak Ipar, mungkin bentar lagi pulang"ucap Kirana


Anna hanya menganguk mengerti.


"Mau minum apa Kakak Ipar?"ucap Kirana


"Nanti aja Kak"ucap Anna.


"Anna"ucap Ken


Anna dan Kirana menoleh ke arah Ken.


"Iya"


"Yasudah aku mau ke dapur dulu Kak"ucap Kirana tersenyum berjalan meninggalkan Abangnya dan istrinya.


"Ayo ke kamar!"ucap Ken


Anna hanya mengekor di belakang Ken menaiki tangga menuju lantai atas.


_


Anna dan Ken keluar dari kamar mereka menuruni tangga.Tadi sore Anna menyusun dan merapikan pakaiannya di dalam lemari Ken. Sedangkan Ken masuk ke dalam ruangan kerjanya dan menyelesaikan pekerjaan kantornya.


"Attha sayang, Alisha kita makan dulu yuk sayang"ucap Anna pada putranya dan ponakannya itu. Attha maupun Alisha mereka seperti berteman baik dan terlihat akrab padahal sekali bertemu.


"Iya Umma"ucap keduanya


Anna hanya tersenyum anak adik iparnya itu memanggilnya umma.


"Ayo sayang"keduanya berlari ke arah Anna.


Anna memegang tangan keduanya menuju ruangan makan. Keluarga besar Ken sudah berkumpul di sana. semuanya melihat ke arah Anna, entah kenapa rasanya Anna menjadi kikuk dan canggung.


"Duduk di sebelah Ken nak"ucap Mami


Anna mengangguk.


"Mari semua kita mulai makan malam"ucap Anna masih sibuk dengan kedua bocah itu


"Alis duduk di sebelah Kak Gav"ucap Kirana pada putri


"Tapi Alis mau cama Atha juga bunda"ucap Alisha.


"Baiklah sayang"ucap Anna menggendong Alisha mendudukkannya di sebelah Gavin dan Attha di sebelah Alisha.


"Maaf merepotkan kakak ipar"ucap Kirana


"Hehe tidak apa kok Kak"ucap Anna tersenyum


"Attha bisa makan sendirikan nak"ucap Anna


"Iya Umma"Anna mengambilkan makanan untuk keduanya putra dan ponakannya.


setelah itu baru duduk di sebelah Ken ternyata Ken masih diam belum mengambil makanan untuk dirinya. Anna berinsiatif mengambilkan makanan untuk Ken.


"Cukup?"


"Iya sudah cukup"ucap Ken.


Keluarga besar Ken menikmati makan malam mereka masing-masing.


Setelah selesai makan malam, Anna ikut membersihkan meja makan lonjong yang luas itu di bantu oleh pembantu. sedangkan yang lainnya berkumpul di ruang keluarga.Anak-anak langsung menuju kamar mereka.

__ADS_1


"Biarkan kami saja nona"


"aku bantu bi"ucap Anna


"Aku rasa kamu beruntung dapat istri seperti kakak ipar Kak,dia baik dan penyayang"ucap Kirana


"Iya nak"ucap Mami


"Ohh iya, mami yang menyiapkan koper pakaian ku dan Anna?"


"Tapi tidak ada satu pun pakaian Anna di dalam nya, yang ada pakaian seperti jaring lawah, Mami sengaja kan?"ucap Ken menyelidik Mami,semua yang ada di sana tertawa mendengar ucapan Ken.


"Heheheh... bagaimana malammu apakah menyenangkan waktu itu "ucap Papi


"Maksud mami baik ingin cepat-cepat menimbang cucu dari Kakak"ucap Kirana


"Tidak ada yang menyenangkan Papi, gara-gara baju sialan itu anak terjatuh"


"Terjatuh?? bagaimana bisa?"ucap Kirana dan mami


Anna berjalan ke ruang keluarga dengan membawa nampan minuman.Ketika ada Anna mereka tidak membahas itu lagi, karna pasti Anna malu nantinya


"Maaf , Anna membawakan Teh hijau untuk semuanya"ucap Anna meletakkannya di atas meja.


"Terimakasih sayang"ucap Mami tersenyum


"terimakasih nak"


"Terimakasih kakak Ipar"ucap Kirana


Anna menjawab dengan senyuman.


"Duduklah nak"ucap Mami


"Anna mau lihat Attha dan Alisha dulu mami"ucap Anna


"biarin aja nak mereka di dalam kamar"ucap Mami.Anna menganguk dan duduk di sebelah Ken.


Mereka melanjutkan mengobrol santai, tak terasa sudah pukul 9, semuanya kembali ke kamar masing-masing. Sebelum ke kamarnya Anna melihat Attha dulu yang berada di kamar Alisha.


"Attha dan Alisha belum tidur nak"ucap Anna


"Belum umma"ucap Keduanya.


"Alis sayang"ucap Kirana masuk ke dalam kamar putrinya itu.


"Iya bunda"


"Alis ngak papa kan berbagi kamar dengan Attha"


"Tentu bunda, Alis senang"ucap Alisha


"Attha biarin aja tidur di kamar bersama ku Kak"ucap Anna


"Attha udah besal umma, Attha tidur sama Alis saja"ucap Attha


"Tuh dengarin kakak ipar, biarin aja mereka tidur berdua,lagian di kamar Alis juga ada 2 ranjang"


"sebenarnya satunya ranjang Gavin, tapi sekarang dia tidak mau sekamar lagi dengan adiknya"ucap Kirana


"Makasih ya Kak"ucap Anna


"Kamar anak-anak di sini jarang di pakai,besok suamiku akan menjemput kami untuk kembali ke Bandung,"


"Kakak tidak tinggal di sini?"


"Tidak, rumah suamiku di Bandung dan bekerja di sana"ucap Kirana


"Yah jarang bertemu kita dong Kak"ucap Anna


"Sekali dua minggu aku juga bakalan ke sini Kakak ipar, anak-anak rindu juga dengan Oma dan Opa mereka"ucap Kirana.


Kirana maupun Anna menidurkan Anak-anaknya masing-masing. Setelah keduanya tertidur barulah mereka ke kamar mereka. Tapi Anna menuju dapur dulu untuk minum. setelah itu baru kekamar nya.


Saat membuka pintu kamar, ternyata Ken masih belum tidur dan duduk di sofa sambil mendengkap tangannya di dada.


"Belum tidur Pak?"


"Kau lama sekali, kemana dulu"ucap Ken


"menidurkan Attha, kenapa pak Ken menunggu saya?"ucap Anna.


"Tidak ada, ayo tidur"ucap Ken


Anna merasa bingung dengan suaminya itu.


...****************...

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2