My Love Bos

My Love Bos
Kerumah baru Anna


__ADS_3

Ken bangun lebih awal pagi ini, sejak semalam dia sulit untuk memejamkan matanya, memikirkan ucapan Anna tentang masalah cinta. Ken bingung bagaimana memulai untuk mengungkapkan perasaannya pada Anna, dia merasa seperti laki-laki pengecut sekarang, keberanian begitu saja hilang ketika berhadapan dengan Anna.


Ken tidak tau kapan dia menyukai Anna,dan apa yang membuatnya menyukai gadis sederhana seperti Anna, Ken juga tidak mengerti dengan perasaannya sendiri.Ken baru menyadari perasaannya saat bertemu dengan temannya beberapa hari yang lalu.


Cukup lama Ken memandang wajah Anna, pipi yang chabby, hidung yang tidak mancung dan tidak pesek, alis yang lumayan tebal, bulu mata yang lentik dan bibir yang tipis, dan tidak bosan bila terus memandangnya.


Perlahan mata bulat itu mulai terbuka, betapa terkejutnya Anna melihat Ken yang begitu dekat dengan tidur miring, menjadikan lengannya sebagai bantal sedang memandang Anna.


"Mas?"ucap Anna, seketika membuat Ken gugup dan tersadar dari lamunannya yang sedang memperhatikan Anna.


"ka kamu sudah bangun?"ucap Ken membuat Anna bingung, kenapa tiba-tiba suaminya berbicara ramah seperti ini pikir Anna.


"ka kamu?"ucap Anna mengernyitkan dahinya


"Iya kamu,kenapa?"ucap Ken


"Tidak apa-apa"ucap Anna tersenyum kemudian bangkit dari duduk menuju kamar mandi. Sedangkan Ken juga tersenyum tipis memandang Anna yang hilang di balik pintu kamar mandi.


_


Pagi itu Ken dan Anna beserta anak-anak sarapan pagi di meja makan.


"Mas katanya nanti Amel dan Wawa mau main ke sini boleh ya"ucap Anna


"hemm... boleh, apa Ray juga ikut?"tanya Ken tidak suka jika Ray juga main ke rumahnya.


"sebenarnya aku juga ingin ajak Kak Ray kesini? boleh ngak mas?"tanya Anna


"Tidak,,,,,jangan tanya kenapa!"ucap Ken


Anna memilih diam dia tidak ingin berdebat pagi ini dengan Ken apalagi di depan anak-anak.


"Yasudah aku berangkat ke kantor dulu"ucap Ken.


"Alis, Attha sayang salim sama papa Ken nak"ucap Anna


"Iya umma"ucap Keduanya turun dari kursi menghampiri Ken dan menyalami tangan Ken.


Ken tersenyum tipis sambil mengusap kepala keduanya.


Setelah itu Anna mengantar Ken sampai teras rumah.


"Anna"


"Iya mas"


"Uang belanja kamu ada di atas nakas, ambil dan simpanlah!"ucap Ken


"Baik mas terimakasih"ucap Anna sambil menyalami tangan Ken.


"Hati-hati mas"ucap Anna yang diangguki oleh Ken


Ken masuk ke dalam mobilnya, setelah mobil keluar dan mulai menjauh, Anna kembali menutup pagar rumahnya.


Anna masuk ke dalam rumahnya dan kembali beraktivitas seperti ibu rumah tangga lainnya.sedangkan Alisha dan Attha bermain dan belajar di gazebo belakang rumah mereka.


Di kantor.


Ken duduk di bangku kebesarannya. Tio masuk ke dalam ruangan Ken.


"Apa agenda hari ini Tio"ucap Ken


"Itu Bos peluncuran karya dan produk baru, kita butuh model dan promosi untuk mengiklan kan produk kita"


"Bagaimana jika nona Anna kembali bekerja Pak, saya rasa dia lebih pintar di bidang ini"ucap Tio


"Tidak Anna tidak akan bekerja lagi di perusahaan kita, bagaimana jika Wardah?mungkin dia bisa karna dia juga sudah berpengalaman dari perusahaannya dulu"ucap Ken

__ADS_1


"Boleh juga Pak, saya tanyakan dulu dengan dia"ucap Tio


"kau atur saja Tio"ucap Ken


kemudian Tio berlalu keluar dari ruangan Ken dan menuju ruangan Wardah yang berada di lantai 6.


"permisi"


"masuk"Sebelum masuk ke ruangan Wardah Tio merapikan dulu penampilannya dan tersenyum.


Wardah menghela nafas ternyata yang masuk ke dalam ruangannya Tio si tukang cari masalah dengannya.


"Saya banyak pekerjaan, Pak Tio yang terhormat saya tidak ingin di ganggu"ucap Wardah menekan setiap perkataan.


"Iya nona Wardah, saya juga tidak ingin mengganggu anda, saya di suruh oleh Bos untuk meminta Anda menjadi model iklan produk karya baru perusahaan kita apakah anda bersedia"ucap Tio


"Pak Ken yang meminta? tapi saya rasa tidak handal di bidang itu, tidak masalah saya akan mencobanya dulu"ucap Wardah, Tio menarik sudut bibirnya.


"Maaf sebelumnya Pak Tio, kalo boleh tau yang biasa menjadi model promosi iklan ini siapa?"ucap Wardah penasaran


"Nona Anna,jadi nona bersedia?"ucap Tio berbinar


"Insya Allah"ucap Wardah singkat


"kalo begitu saya akan katakan pada Bos, besok adalah jadwalnya nona, persiapan diri Anda"ucap Tio sambil mengedipkan matanya dan berlalu keluar dari ruangan Wardah.


"Ya tuhan kenapa ada orang yang seperti dia"ucap Wardah ngeri ,geleng-geleng kepala sendiri membayang Tio yang mengedipkannya tadi.


Setelah makan siang bersama anak-anak ,Anna menyuruhkan anak-anak untuk tidur siang.


Anna masih ngak nyangka dengan kehidupan rumah tangga yang di jalani dengan Bos nya itu. Dan sekarang juga harus merawat dua anak, yang tentu saja bukan anak kandungnya, tapi Anna sangat menyayangi ponakan dan anak angkatnya itu.


Setelah Attha dan Alisha tertidur, Anna memilih untuk ke kamarnya lagi.


"Ohh iya uang yang di di kasih mas Ken tadi belum ku ambil"ucap Anna berjalan ke arah nakas, terdapat di sana amplop yang lumayan tebal.


"Ya Allah,, kenapa mas Ken memberikan aku uang sebanyak ini"ucap Anna


"semua kebutuhan kan udah dia lengkapi,,sudah lah aku simpan aja uangnya,nanti juga dibutuhkan"ucap Anna.


Setelah menyimpan ungnya, Anna merebahkan tubuhnya di atas ranjang, rasanya lelah juga melakukan pekerjaan ibu rumah tangga,apalagi Anna tadi juga membuat cake bolu pandan untuk kedua temannya yang akan datang nanti.


"Dia laki-laki dewasa yang bertanggung jawab,begitu baik, Alhamdulillah aku merasa beruntung menikah dengannya."


"Aku mengaguminya sejak ijab qabul yang diucapkannya waktu itu,hanya saja aku belum berani untuk terlalu jauh, sedangkan dia masih belum mencintaiku"gumam Anna


"Yang anehnya kenapa kemarin tiba-tiba Pak Ken bertanya tentang mencintai pada ku?,apa dia sudah mencintai ku?,,,ah tidak-tidak aku rasa Pak Ken belum mencintaiku,tapi kenapa pagi tadi dia berbicara ramah pada ku, arghh sudah lah aku terlalu baper saja"Pikiran dan hatinya selalu bertolak belakang.


Berbicara sendiri juga membuat Anna lelah dan terlelap.


_


Suara anak-anak membangunkan Anna yang terlelap.


Terlihat Attha dan Alisha sudah duduk di ranjang membangunkan Anna.


"Attha, Alis sayang kalian berdua sudah bangun?"Anna bangkit dari berbaringnya.


"Udah umma"


"Maafin umma ya, umma ketiduran"ucap Anna melihat jam dinding yang ada di kamarnya.


"Astagfirullah udah jam 4,bentar lagi aunty Wawa dan Amel bakalan datang ke rumah"


"benelan umma?"ucap Attha senang dan berbinar


"Iya sayang, kalo gitu Attha dan Alis mandi dulu ya nak"

__ADS_1


Anna membawa kedua anaknya turun ke bawah untuk di mandikan secara bergantian.


Pukul 17.30 terdengar suara mesin mobil dan motor matic di luar rumah Anna. Anna dan anak-anak langsung keluar.


Ternyata Amel dan Wardah sudah datang, dan Ken juga bersamaan dengan kedua teman Anna itu.


"Mas udah pulang juga"ucap Anna lebih dulu menyalami tangan Ken


"Iya samaan dengan mereka"ucap Ken, kemudian berlalu masuk,diikuti oleh Anak-anak.


"Loh kalian kok bisa samaan dengan Mas Ken?"tanya Anna pada keduanya, namun Amel dia malah sibuk menatap kagum rumah Anna.


"Iya Anna, kami ngak tau rumah kamu, kebetulan pak Ken da kami ketemu di parkiran dan menawarkan untuk bersama saja tadi"ucap Wardah ,Anna hanya tersenyum manggut -manggut mengerti


"Ihh Mel,aku lihat apaan sih? "tegur Wardah


"Wahhh Ann, kamu kamu bagus, mewah,unik dan modern,aku udah nggak sabar lihat di dalamnya"ucap Amel


"heheheh... kamu Mel, yasudah Ayo masuk!"ajak Anna


Anna dan kedua temannya masuk ke dalam rumah.


"Silahkan duduk dulu!aku mau ambil minuman dan cemilan ke dapur sebentar"ucap Anna


"Hehehe... makasih Anna, kamu malah repot-repot kalo kami datang"ucap Wardah duduk di sofa ruangan tamu dan Amel matanya seperti mengitari rumah Anna.


"kamu ini Mel, ngak kayak gitu juga kali lihat rumah Anna"ucap Wardah.


"Semoga suatu saat nanti aku menikah juga bisa tinggal di seperti ini ya Wawa"ucap Amel memandang Wardah.


"Aamiin semoga saja"ucap Wardah geleng-geleng kepala.


Anna datang membawakan mampan berisi minuman dan cake bolu dan juga cemilan untuk temannya itu.


"Aku malah ngak enak kalo ada Pak Ken di rumah Ann"ucap Amel


"Ngak bebas aja aku mau cerita panjang kali lebar sama kamu"tambah Amel


"Itu makanya jaga sikap aja Mel"ucap Wardah.


"Ngak papa Mel, mungkin Mas Ken lagi ada di kamar"ucap Anna


"Attha mana Ann,aku udah rindu sama dia"ucap Amel celingak-celinguk mencari bocah kecil itu.


"mungkin dia lagi main sama Alis Mel"


Anna dan kedua temannya mengobrol santai di ruang tamu.


Tak lama Ken dan anak-anak menghampiri Anna di ruang tamu.


"Anna aku mau bawa Attha dan Alis keluar sebentar"ucap Ken


"Iya mas"ucap Anna


"Da,, dada,, umma"ucap kedua anak itu


"Aunty Mel, Aunty Wawa "sapa Attha


"Iya Attha sayang"ucap Keduanya.


Setelah Ken dan anak-anak keluar, Anna dan kedua temannya kembali mengobrol santai.


...****************...


Bersambung


Maaf author baru update

__ADS_1


__ADS_2