My Love Bos

My Love Bos
Lembur


__ADS_3

Jam kerja sudah usai,Anna tengah berberes semua berkas dan dokumen kerjanya diatas meja dan menyusun rapi. Setelah selesai Anna berjalan keluar menuju ruangannya, Pas membuka pintu ruangannya bersamaan juga dengan Ken yang keluar dari ruangannya sambil membawa berkas dan dokumen penting ditangannya .


"Mau pulang?"ucap Ken


"Iyalah Pak, jam kantor udah usai,kalau begitu saya permisi"ucap Anna


"Etts.... sepertinya kamu memang harus lembur, ini pekerjaan yang harus kamu selesaikan"ucap Ken tersenyum sinis


seketika Anna menghentikan langkahnya dan melihat ke arah Ken.


"Hah???"ucap Anna kaget dan membulatkan matanya sempurna


"Ini ambil berkas-berkas yang ada ditangan saya,kamu perbaiki dan susun dengan benar"ucap Ken menyodorkannya.


dengan wajah kesal Anna mengambilnya ditangan Ken.


"Besok pagi sudah ada di meja saya"ucap Ken menarik sudut bibirnya dan melenggang pergi, sedangkan Nafisya hanya melongo memperhatikan Ken yang pergi dan masuk ke dalam Lift dengan menaik-naikkan alisnya.


"Ihhhh.... dasar bos nyebelin....bener-bener menguji kesabaran, dia memang sengaja buat aku lembur"ucap Anna dengan perasaan yang campur aduk, dengan langkah kasar Anna kembali melangkahkan kakinya ke dalam ruangannya.menghempas semua berkas diatas mejanya.


derttt derttt..... bunyi Hp Anna


"Amel??"


Anna mengangkat teleponnya


"Wa 'alaikumusalam Mel"


"Iya aku lembur, kamu pulang aja duluan"


"Ngak papa kok,Iya hati-hati juga dijalan, Wa'alaikumussalam"ucap Anna mengakhiri teleponnya dengan Amel.


setelah itu Anna mulai mengerjakan pekerjaan yang disuruh bosnya.


"Bos ngak punya hati apa? tega banget sih, baru juga aku jadi sekretaris"ucap Anda sambil mengerjakan pekerjaan yang di minta Bosnya.


Tak terasa 1 jam sudah Nafisya berkutat dengan semua berkas-berkas itu, Adzan magrib pun berkumandang, Anna menghentikan pekerjaannya sejenak dan menjalankan kewajibannya sebagai muslim, untung di ruangannya ada kamar kecil,jadi Anna tidak susah untuk ke musholla.


Setelah selesai sholat magrib, Anna kembali ke meja saat.


derrttt... derrrttt....


Panggilan dari Zidhan,Anna mengangkat teleponnya


"Umma"terdengar suara anak balita


"Ehhh.... Ada sayangnya Umma.... apa? nak"


"Umma lagi kerja sayang, bentar lagi umma pulang ya nak."


"panas badan attha udah turun bun, trus obatnya udah diminum bun,"


"Syukur lah, Anna selesai pekerjaan Anna dulu ya bun, setelah itu baru pulang"


"Um... ma.... ummma"terdengar suara anak kecil ingin bicara


"Iya sayang, mucchh...bye.... bye,Assalamu'alaikum"ucap Anna tersenyum mengakhiri panggilannya


Anna kembali menyelesaikan semua pekerjaan yang tinggal sedikit lagi.


"Aduhh.... udah mulai dingin, mana aku tinggal sendirian lagi"ucap Anna sedang merapikan dan membereskan semua pekerjaannya yang sudah selesai.


"Astagfirullah baru sadar udah jam setengah 9 aja, ngak ada lagi orang di kantor ini"gumam Anna berjalan mematikan lampu ruangannya dan keluar dari ruangan.

__ADS_1


"Bismillah"gumam Anna berjalan terlihat lampu semua ruangan yang sudah mati. Anna berjalan masuk ke dalam lift,sialnya lift juga mati.


"Ya Allah kenapa lift mati sih, yah terpaksa aku harus melewati tangga, ini jalan satu-satunya"


"Ya Allah lindungi hamba ya Allah"Anna berlari menuju tangga, setiap lorong dan ruangan lampunya sudah mati dengan penyinaran HPnya Anna bisa melihat.


ting ting ting entah bunyi apa itu anna tidak tau, dia terus menuruni tangga.


jujur Anna sangat takut saat ini, penyinaran lampu juga ngak ada, mana dia tinggal sendirian lagi di kantor belum juga seorang dia seorang gadis.


"hah.... hah..... "nafas Anna terengah-engah


baru di lantai 6 masih ada masih ada 5 lantai lagi yang harus ditempuh Anna, kemudian Anna kembali berlari menuju anak tangga untuk ke lantai 5.


bummm...trang.....


"Astagfirullah bunyi apa itu"ucap Anna merinding ketakutan.


meoww....meowww...


"hufftt bunyi kucing"Anna bernafas lega kembali berlari menuju lantai bawah


"Ya Allah sungguh melelahkan"Anna terus berlari hingga tiba di lantai paling dasar.


"Alhamdulillah sampai juga di lantai paling dasar."saat Anna berjalan keluar, Anna melihat ada seseorang.


"siapa sih yang malam-malam begini masih ada di kantor, atau mungkin satpam atau karyawan lain, atau jangan-jangan.... tidak... tidak Astagfirullah. seseorang itu berusaha mendekati Anna, Anna yang terkejut berusaha menjauh dan berlari.


"Heii.... tunggu"ucap seseorang itu mengejar Anna


bugghhh.... Anna terjatuh


"Awww....."rintih Anna


"Siapa kamu?..... jangan apa-apain saya, saya mohon....."Anna menutup wajahnya dengan telapak tanganseseorang itu bingung dengan berdiri diam tanpa bicara didepan Anna


"Atau jangan-jangan makhluk halus, Ya Allah lindungi lah hamba"ucap Anna sambil membaca ayat-ayat Al-qur'an.


"Heiii..... dasar kamu"ucap seseorang itu mengetuk kepala Anna


"Awww......sakit tunggu... tunggu... sepertinya suaranya familiar"ucap Anna membuka telapak tangannya dan mengambil Hp nya memberikan penerangan untuk sosok orang didepannya. yang berdiri tegap dengan tubuh yang gagah.


"Pak..... pak.... Ken? "ucap Anna terkejut melihat jelas dengan penerangan senternya.


"Iya saya"ucap Ken


Anna langsung berdiri berhadapan langsung dengan Ken.


"beneran pak Ken kan, aku nggak salah lihat kan"ucap Anna mengucek -ngucek matanya memastikan.


"Iya saya, kenapa kamu belum pulang juga, bukankah ini sudah larut, tidak ada lagi orang di kantor ini"ucap Ken


"Hemmm..... heii pak Ken yang terhormat saya belum pulang juga karna pekerjaan yang anda berikan kepada saya untuk diselesaikan sampai saya lembur begini, apa kah anda lupa, dan saya juga tanya kenapa Anda bisa ada disini?malam-malam begini? "ucap Anna menekan setiap perkataannya sambil mendekap tangannya di dada


"Tidak.... tidak saya tidak lupa, apa pekerjaan yang saya berikan tadi sore sudah selesai?"Ken juga ikut berdekap tangannya didada


"Kalau belum selesai, saya ngak akan pulang pak, sebenarnya sih bisa saja ngak saya selesaikan, tapi karna saya orangnya paling disiplin ngak ingin pekerjaan saya menumpuk,"ucap Anna yang dijawab dengan senyuman cibiran oleh Ken


"Ohh... iya kenapa bapak ada disini malam-malam begini?apa yang bapak lakukan? "tanya Anna kembali sambil menaikkan alisnya.


"Oohh... itu.... saya.... saya ingin mengecek aja, karyawan yang belum pulang seperti kamu misalnya"ucap Ken agak gugup


"bukankah itu tugas satpam"pikir Anna

__ADS_1


"Ahh.... sudah kamu lihat tidak ada satpam berjaga disini, lampu nya juga udah mati, tidak ada orangpun disini, bisa saja ada orang yang niat buruk pada kamu, untung ada saya disini jadi kamu bisa merasa aman"


"Iya juga sih, sampai-sampai tadi saya harus turun tangga dengan lari-lari, hhhmm... apa bapak tidak pulang ke rumah tadi?"


"saya sudah pulang namun kembali lagi, sudah ayo pulang saya akan antar kamu"


"oohhh..... himmm... saya bisa pulang sendiri pak, lagian saya juga bawa kendaraan."


"Sudah kalau begitu, tapi kamu yakin mau pulang sendiri,tidak ada tanggung jawab jika terjadi sesuatu dengan kamu dijalan nanti"ucap Ken kemudian berjalan meninggalkan Anna yang masih mikir.


"Pak.... pak ken tunggu Pak."ucap Anna mengejar Ken yang membuka pintu keluar kantor.


"Ada apa lagi, saya Mau pulang"ucap Ken terus berjalan


"Pak Ken berhenti dulu Pak, saya mau ngomong"ucap Anna terus mengejar ken ingin menyejajarkan langkahnya dengan Ken.


"hemm.... apa? "ucap Ken berhenti.


"Gitu dong pak, capek saya ngejar bapak, apalagi saya juga capek kerja seharian pak"


"Kamu mau ngomong apa? cepat!!"


"iihhhh... sabar dong pak, gini pak saya mau deh Pak barengan pulang sama pak, tapi kendaraan saya gimana pak?"


"hemm.... baguslah, kendaraan kamu aman disini,yaudah kalo gitu ayo pulang"


"Tapi.... tapi.... "


"apalagi sih?"ucap Ken kesal


"besok saya berangkat pake apa pak? "ucap Anna bingung.


"Kau menyusahkan sekali, nanti saya kasih ongkos, mau pulang atau ngak nih"ucap Ken kembali berjalan


"Wahh.... beneran nih pak, ternyata pak Ken baik juga"ucap Anna


Mereka masuk kedalam mobil Ken dan Ken melajukan mobilnya mengantar Anna, tidak ada pembicaraan diantara mereka, keduanya saling diam. Anna yang sangat merasa lelah dan capek banget, akhirnya tertidur, Anna sekilas melirik ke Anna yang tertidur.


"Eehhh... malah tidur,aku ngak tau dimana rumahnya atau mungkin dekat dia tunggu taksi waktu itu"gumam Ken fokus nyetir


Tak terasa Ken sampai dimana waktu itu dia melihat Anna menunggu Taksi disimpang kompleks.


"Gimana nih,kasian juga kalau dibangunin, tapi ngak mungkin juga aku ninggalin dia disini"gumam Ken disimpang masuk kompleks Anna


Lama Ken berdiam diri di dalam mobilnya menunggu Anna bangun.


"hoamm.... "Anna menguap, sesaat kemudian matanya terbuka sempurna melihat sekelilingnya dan juga Ken yang tertidur di sampingnya dikursi setir.


"Astagfirullah udah sampai, aku ketiduran, kasian juga pak ken juga ketiduran menunggu aku bangun"gumam Anna melihat wajah Ken yang lelah


"Pak... pak...pak.... "ucap Anna lembut


"ahh... iya.. iya kau sudah bangun, maaf saya ketiduran"ucap Ken dengan mata yang belum buka sempurna


"Saya yang seharusnya minta maaf Pak, Kalau gitu terimakasih banyak atas kebaikannya, saya turun dulu"ucap Anna membuka pintu mobil


"Dimana rumah mu, ini dipersimpangan"ucap Ken


"Udah dekat kok pak, Sekali lagi terimakasih Pak"ucap Anna menduduk dan kembali menutup pintu mobil. Anna berjalan cepat dari persimpangan menuju rumahnya yang tidak jauh dari persimpangan itu. Ken terus memperhatikan Anna dari dalam mobilnya, untuk memastikan Anna selamat. saat Anna membuka gerbang rumahnya baru mobil Ken kembali melaju menuju pulang.


...****************...


Jangan lupa tinggalkan jejak readers

__ADS_1


mohon dukungannya☝️, supaya author semangat, kalian segalanya🤗😁


__ADS_2