
Go car yang dipesan Anna belum juga datang, sudah hampir setengah jam Anna menunggunya. saat menunggu go car datang, tidak sengaja mata Anna melihat mobil suaminya masuk ke parkiran cafe.
"Sepertinya itu mobil mas Ken, ini belum waktunya pulang kantor, kenapa Mas Ken kesini? mungkin makan tapi udah lewat makan siang, udah jam 3 sore"gumam Anna dengan pertanyaan-pertanyaan yang ada dikepala Anna.
Anna melangkah ingin menghampiri suaminya itu, namun langkahnya terhenti ketika melihat seorang wanita cantik yang keluar dari mobil suaminya.
"siapa wanita itu?, baru kali ini aku melihatnya,kenapa mas Ken bisa bersama wanita itu, sepertinya itu bukan mbak Amara atau jangan-jangan pacar mas Ken, tapi bukankah dia sudah menikah dengan ku, kenapa menjalin hubungan lagi dengan wanita lain"ucap Anna menduga-duga sambil terus memperhatikan dari jauh, hingga suaminya dan wanita itu masuk ke dalam cafe, yang membuat Anna kesal wanita itu berusaha menggandeng tangan suaminya.
Ingin rasanya Anna melabrak dan memarahi wanita itu dengan berani-beraninya menggandeng tangan suaminya, bahkan dia pun jarang menggandeng tangan suaminya.
Niat Anna kembali diurungkannya, melihat ini tempat umum, pasti akan membuat malu suaminya nanti. Terpaksa Anna membatalkan go car yang dipesannya yang masih belum datang itu, Anna kembali masuk ke dalam cafe, ingin melihat apa saja yang di lakukan suaminya dan wanita cantik itu.
Anna memilih duduk agak jauh dari tempat duduk Ken dan wanita itu. Supaya Ken tidak melihat keberadaannya yanh sedang mematai-matai di cafe itu, Anna menutupi wajahnya dengan majalah hanya mata saja yang terbuka untuk mengintip dari jauh suaminya dan wanita itu lakukan.
"Mbak mau pesan apa"ucap pelayan cafe
"Hah? Itu itu hmm Tea lemon aja mbak"ucap Anna di sertai gugup.
setelah pelayan pergi Anna kembali memantau dari jauh.
di tempat duduk lain
"Kak Ken terimakasih ya Kak udah mau temani aku makan di cafe ini"ucap Nadin berusaha memegang tangan Ken, namun dengan cepat Ken menarik tangannya
"Tidak masalah Nadin,aku juga kebetulan ingin menjemput istriku"
"Istri?? Kak Ken sudah menikah?"ucap Nadin pura-pura terkejut
"Sudah sebulan lebih"
"Yah aku baru tau Kak Ken sudah menikah, kalo aku tau pasti aku datang ke pernikahan Kak Ken waktu itu, tapi aku juga baru pulang dari luar negeri kak"
"pasti beruntung banget ya yang jadi istri Kak Ken"ucap Nadin
"Tidak apa Nadin, kita juga baru ketemu beberapa hari yang lalu, dan kau juga baru pulang dari luar negeri kan?"ucap Ken
"Kak aku sangat merindukan Kak Nadya, sudah bertahun-tahun aku di luar negeri, aku belum sempat ke makam kak Nadya, aku tidak sanggup harus ke sana sendirian Kak, aku merasa sangat sedih dan terpukul kehilangan dirinya"ucap Nadin meneteskan air matanya, entah itu air mata palsu atau beneran.
Ken merasa tidak tega melihat Nadin yang merupakan adik dari mantan kekasihnya dulu yang kini sudah tiada, Ken sudah menganggap Nadin seperti adiknya, sejak Nadya tiada Nadin tidak memiliki siapa-siapa lagi, orangtua mereka juga sudah meninggal, Nadin memutuskan untuk ke luar negeri,dulu sempat di tolak oleh Ken tapi Nadin tetap kukuh ingin menenangkan dirinya dan sekaligus melanjutkan perusahaan ayahnya di luar negeri.
__ADS_1
Ken yang merasa kasian melihat Nadin,lalu beralih pindah duduk di samping Nadin, dan mengusap-usap punggung Nadin untuk menenangkannya.
"Sabar Nadin, kau pasti kuat, kita akan sama-sama pergi ziarah ke makam Nadya"ucap Ken
Nadin menatap Ken sejenak dan memeluk Ken dari samping. Ken yang di peluk tiba-tiba sempat terkejut, tapi melihat Nadin yang begitu sedih, terpaksa Ken membiarkan Nadin memeluknya
"Iya Kak, hanya kamu yang aku punya sekarang"ucap Nadin dengan sedih namun tersenyum licik. Tangan Ke
Dari kejauhan
Anna terlihat mengepalkan tangannya menahan kesal dan juga sakit hati,rasa begitu pedih melihat suaminya berpelukan dengan wanita lain.padahal dirinya pun bisa dibilang tidak pernah berpelukan dengan suaminya.
"Berani-beraninya kamu mas!, mengkhianati ku, aku tau, aku sadar diri kau tidak pernah mencintai ku, jika kau tidak menginginkan ku,bilang padaku mas!,aku selalu berusaha untuk bisa meluluhkan hatimu mas, tapi sekarang apa yang kudapat kau bersama wanita lain"ucapan Anna begitu menyakitkan bagi dirinya.
Cukup lama Anna di cafe itu, walau begitu sakit tapi dia tetap memperhatikan suami dan wanita yang tidak dikenalnya itu dari jauh.Dari kejauhan Anna melihat suaminya dan wanita itu makan sambil bercerita dan sesekali wanita itu tersenyum dan tertawa, sedangkan suaminya juga ikut tersenyum seperti menghibur wanita itu.
Anna menghembuskan nafas kasar dan meneguk minuman di depannya,dia meremas jari jemarinya.
Kini suaminya dan wanita itu berjalan dan melewati tempat duduknya, dengan cepat Anna kembali menutupi majalah ke wajahnya yang tadi sempat di letakkannya di atas meja.
Anna merasa deg deg kan sekarang, dia takut suaminya mengetahui dirinya.
sedangkan Ken merasa aneh dengan wanita yang duduk sendiri sambil menutupi wajahnya dengan majalah yang di pegangnya.Ken berhenti tepat di samping wanita itu, dia penasaran dengan wanita tersebut yang jelas-jelas istrinya sendiri.
"Kak Ken Ayo Kak!"ucap Nadin kembali menghampiri Ken dan menarik tangan Ken.
Anna merasa lega, suaminya itu berlalu pergi dari hadapannya. Anna juga kembali menyusul keluar suaminya dan wanita tadi setelah Anna membayar minumannya tadi.
"Ternyata mereka masih di situ"ucap Anna melihat suaminya dan wanita itu masih berjalan menuju parkiran.
Anna mempercepat langkahnya, menghampiri dan menyenggol Ken dengan sengaja dari belakang.
"Ehhh maaf Pak, saya tidak sengaja, saya buru-buru"ucap Anna
"Kalo mau mesraan jangan di tempat umum Pak"Sindir Anna kemudian melewati Ken begitu saja.
"Anna?"ucap Ken memperhatikan Anna yang berjalan cepat.
"Anna! tunggu Anna"teriak Ken setelah sadar dan mengejar Anna, meninggal Nadin yang kebingungan dan memanggil-manggil nama Ken.
__ADS_1
"Tunggu Anna"
"urus saja kekasih mu Pak"ucap Anna menoleh ke belakang dan tersenyum sinis pada Ken, lalu kembali berjalan cepat.
"Anna kau salah paham"teriak Ken
Anna masuk ke dalam go car yang telah dipesannya kembali
Ken menjabak kasar rambutnya dan kembali menghampiri Nadin.
"Ada apa Kak Ken? siapa dia tadi"ucap Nadin setelah Ken menghampirinya.
"Dia istri ku Nadin, pasti dia salah paham dengan kita"ucap Ken gusar.
Dalam hatinya Nadin begitu senang, jadi dia bisa membuat rumah tangga Ken bermasalah dan retak.
_
Tiba di rumahnya Anna langsung masuk melewati halaman rumahnya, yang ternyata tidak ada mobil Mami tadi di garasi.
"Apa mami dan bunda sudah bunda, atau pak Anto yang pergi"ucap Anna masuk ke dalam rumahnya, ternyata emang benar, rumah Anna sepi dan kosong, tidak ada bunda, mami, dan 2 anaknya.
"kemana semuanya"ucap Anna
"mungkin anak-anak di bawa ke rumah mami"ucap Anna tidak ambil pusing karna dia sudah pusing melihat suaminya dan wanita lain.
Anna langsung memilih naik ke lantai 2 menuju kamarnya,dan merebahkan tubuhnya di atas ranjang sambil memandang langit-langit kamar. Merasakan sakit hati, sedih, kecewa dengan suaminya, yang seperti mempermainkan dirinya.
Ken dengan cepat dan tergesa-gesa masuk ke dalam kamarnya.
"Anna?"panggil Ken mendekati Anna yang berbaring di atas ranjang.
"kenapa kamu bisa ada di cafe tadi? dan yang kau lihat di cafe tadi tidak seperti apa yang kamu bayangkan"ucap Ken duduk di samping ranjang.
...****************...
Bersambung
Author mau ucapin mohon maaf lahir dan batin pada readers semua.
__ADS_1
Maaf author baru update,
Karna bulan ramadhan pahalanya berlipat ganda, mari bersama-sama beramal di bulan yang berkah ini.