My Love Bos

My Love Bos
Surabaya


__ADS_3

Esok paginya


Anna telah siap dengan kopernya yang berukuran sedang, Anna membawa barang-barang yang dibutuhkan nanti saat beberapa Hari berada diluar kota untuk menghadiri seminar yang pastinya nanti bertemu dengan orang-orang hebat.


"Attha sayang, Umma pergi kerja ya nak, cari uang buat attha beli eskrim dan mainan ya sayang, jangan rewel selama umma tinggal ya nak, kasian nenek"ucap Anna pada putra nya, seolah-olah sang putra mengerti dan mengangguk-anggukkan kepalanya.


"Tapi atha mau itut dengan um...ma "ucap Attha merajuk dalam pelukan Anna


"Attha tidak boleh ikut sayang, umma kan kerja nak, attha di rumah aja sama nenek ya nak, umma janji setiap saat untuk menghubungi attha, pake Handphone om Zidhan"ucap Anna lembut sambil mengusap-usap rambut sang putra.


"sini cucu nenek,biarin umma bekerja ya nak"ucap Bunda mengambil alih Attha dari Anna


" atha penen sama um.. ma.(attha pengen sama umma) "ucap Attha memeluk erat Anna.


"sayang kenapa begini nak, biasanya attha tidak begini, umma janji akan pulang secepatnya,kalo pekerjaan umma selasai"ucap Anna


"Bunda tolong bujuk attha bun, ini udah jam 8 bun, anna takut telat nanti"ucap Anna


benar saja Handphone Anna sudah berdering. derttt..... derttt.....


"sini sama nenek sayang, nanti om zidhan pulang sekolah kita jalan-jalan ya nak"ucap nenek mengambil attha dari gendongan Anna


"benelan nenek, janji , jalan-jalan nanti"ucap Attha dengan cadel anak kecilnya


"Iya... Iya sayang"ucap Nenek


"Pintarnya anak umma dengan nenek, kalo begitu umma berangkat ya nak"ucap Anna mencium wajahnya putra


"Anna berangkat ya Bun"ucap Anna mencium pipi bundanya yang sedang menggendong attha.


"Iya nak, udah datang mobil yang akan jemput?"


"sudah bun, udah ditunggu di depan gang kompleks"ucap Anna menarik koper miliknya


"dadadada..... sayang"anna melambaikan tangannya pada sang putra yang menatapnya dengan sendu. jika bukan urusan pekerjaan Anna tidak akan ikut ke luar kota, tak tega rasanya meninggalkan putranya untuk beberapa hari, tapi mau gimana lagi.


Anna berjalan menarik kopernya menuju gang kompleks perumahannya.Tak jauh dari Anna berjalan Mobil sport sudah menunggunya didepan gang kompleks.Tio sedang bersandar di samping pintu mobil. Anna mempercepat langkahnya.


"Maaf Kak Tio sudah lama menunggu kah? "ucap Anna saat tiba dekat mobil sport, bunyi nafasnya masih terdengar. karna tergesa-gesa tadi.


"Lumayan lah Ann, sudah ayo masuk Bos sudah ada di dalam,koper kamu bawa sini"ucap Tio,Anna pun menyerahkan kopernya pada Tio, kemudian masuk ke dalam mobil duduk di bangku belakang.


Ken yang duduk di sebelah bangku setir langsung melihat pada Anna.


"Kenapa kau lama sekali, saya bilang kemarin jam berapa hah"ucap Ken menatap tajam


"Ma.. maaf pak, saya tadi ada urusan di rumah Pak"ucap Anna menunduk


"Itu bukan urusan saya, yang jelas kamu itu harus konsisten dengan waktu, harus tepat waktu"ucap Ken kesal


"Sudah Tio, ayo kita berangkat"ucap Ken kembali fokus ke depan, dan Tio yang sudah duduk di bangku setir pun langsung meluncur membelah jalan raya yang begitu padat di pagi hari, karna setiap manusia akan berlomba-lomba mencari rezekinya hari ini.


Di dalam mobil tidak ada pembicaraan, Tio, Ken maupun Anna kalut dengan apa yang mereka pikirkan masing-masing.


Setelah beberapa saat lamanya diam.


" jam berapa kita akan sampai"tanya Ken

__ADS_1


"Sekitaran jam 12 siang Bos"ucap Tio


"hemmmm.... "ucap Ken


semuanya kembali diam, suasana mobil hening, Anna yang duduk di belakang, menyibukkan dirinya dengan berzikir.


Tak terasa 4 jam perjalanan telah ditempuh, mereka pun tiba di Kota Surabaya.Tio melajukan mobilnya di Hotel tempat diadakannya seminar untuk perusahaan-perusahaan media cetak lainnya.


"Ayo turun"ucap Ken


Anna pun mengikuti untuk turun dari mobil saat mereka sudah sampai di tujuannya.


Tio mengambil koper Bosnya dan juga Koper Anna.


"Makasih Kak"ucap Anna mengambil koper miliknya dari tangan Tio


"Ngak sekalian aku bawa Ann"ucap Tio menawarkan


"Tidak usah Kak, aku tidak ingin merepotkan"ucap Anna tersenyum


"Sudah..... Ayo masuk"ucap Ken menyusahi interaksi antara asisten pribadinya itu dengan sekretarisnya.


Tio dan Anna mengikuti langkah Ken dari belakang.


"Kak Tio berapa hari kita ada disini"ucap Anna


"Sepertinya 4 hari Ann, memangnya kenapa"ucap Tio


"oohww.... tidak apa Kak"


Tak lama Tio menghampiri mereka.


"Sudah Ayo Bos, Ann"ucap Tio


Ken dan juga Anna sekarang mengikuti langkah Tio menuju lift dan kamar yang akan mereka tempati.


Ken dan Anna diantara mereka hanya sesekali melirik sebentar.Bos dengan sekretaris itu terlihat begitu cuek dan dingin, tidak ada yang ingin bicara atau tidak tau apa yang akan dibicarakan. Hingga mereka bertiga sampai di pintu kamar hotel.


"Ini kunci kamar kamu Ann, dan di sebelah sana itu kamar Bos dan juga aku"ucap Tio memberikan kunci kamar Anna dan menunjukkan kamar yang akan ditempati Bos dan juga dirinya yaitu berjarak 3 kamar dari kamar yang Anna tempati.


"Terimakasih Kak"ucap Anna


"Ohh.. iya Nanti kita sama-sama aja makan siangnya"ucap Tio


"sudah ayo cepat Tio, saya mau istirahat "ucap Ken menatap tidak bersahabat


"Baik Bos, kalo begitu kami permisi Ann"ucap Tio berlalu menuju kamar yang akan ditempati Bos dan juga dirinya.


Anna pun masuk ke kamar meletakkan koper miliknya di samping ranjang dan langsung merebahkan tubuhnya yang terasa kaku juga lelah menempuh perjalanan jauh.


"huffttt.... lebih baik aku sholat Zuhur dulu"ucap Anna bangkit menuju kamar mandi.


Setelah selesai Sholat Zuhur Anna duduk di disisi ranjang.


"Bagaimana dengan attha sekarang ya, lebih baik aku hubungi aja, tapi zidhan belum pulang, yaudah pake telepon rumah aja"gumam Anna


Anna pun menghubungi telepon rumahnya, Bunda yang mengangkat telepon.

__ADS_1


"Assalamualaikum Bunda"


"wa'alaikumusalam nak kamu udah sampai"


"sudah bun, Attha mana bun, anna mau bicara dengannya"


"Yah attha baru aja tidur siang nak, nanti aja telepon nak, lebih baik kamu istirahat dulu pasti lelah menempuh perjalanan jauh"


"Yasudah kalo begitu bun, nanti Anna hubungi lagi tapi pake Hp Zidhan yang Bun supaya bisa video call"ucap Anna


"Iya nak"


"Assalamualaikum bunda"


"wa'alaikumusalam"


Telepon pun berakhir.


Baru beberapa jam ditinggal Anna sudah rindu dengan attha anak kecil yang super aktif, pintar dan gemesin, yang sudah 3 bulan terakhir ini mengisi hari-harinya menjadi seorang ibu muda, padahal Anna belum menikah.


tok... tok.... tok... Anna...Anna


"Ah iya sebentar"ucap Anna membuka mukenah nya dan mengambil jilbab sorong praktisnya. kemudian melangkah membuka pintu.


"Kak Tio?? makan siang ya Kak?"ucap Anna


"Iya Anna, ayo kita makan siang di bawah"ucap Tio


"Oke Kak"Anna pun mengambil kunci yang tergantung dibelakang pintu, lalu mengunci kamarnya


"Ayo Kak,Pak Ken mana Kak?"ucap Anna tidak melihat Ken bersama Tio


"Ohh... Bos sudah pergi duluan"ucap Tio


Anna dan Tio berjalan beriringan masuk ke dalam lift menuju lantai bawah.


Tiba dilantai bawah mereka langsung menuju meja makan yang besar penuh dengan makanan, disana sudah diisi oleh para utusan perusahaan dan juga direktur perusahaan masing-masing.


Anna dan Tio ikut bergabung dengan mereka semua.Anna duduk di sebelah Ken yang dan Tio duduk disebelah Anna.Anna merasa canggung dan juga malu dilihat banyak orang.


"Anna"ucap Seorang lelaki yang suaranya familiar bagi Anna


"Kak Ray"ucap Anna pelan


Ray langsung tersenyum merekah menyambut Anna.


"Baiklah semua mari kita mulai makan siangnya"ucap Ken


semua yang ada mulai makan siang dengan hening yang ada hanya bunyi dentingan sendok dan pisau.


Ken menoleh ke arah Anna yang menikmati makanannya dan melihat sebentar ke arah Ray yang tersenyum menatap Anna.Membuat Ken tidak suka dan jengah.


...****************...


Bersambung.....


Ikuti terus ceritanya

__ADS_1


__ADS_2