
Malam harinya
Anna sudah selesai bersiap-siap bersama Attha dengan memakai baju couple berwarna abu-abu, mereka duduk menunggu Ken di ruangan keluarga.
Namun suami yang ditunggu-tunggunya belum juga pulang, padahal tadi sore Anna sudah mengingatkan suaminya, jika malam ini mereka akan menghadiri acara resepsi temannya Anna.
"Umma kenapa papa lama banget?"
"Apa kita tidak jadi pergi?"ucap Attha yang mulai bosan menunggu duduk di Sofa ruang keluarga.
"Mungkin Papa di jalan sayang, sabar ya kita jadi pergi kok"ucap Anna tersenyum dan mengangguk pada putranya.
"Umma Attha lapar!"
"Mau makan sayang?"ucap Anna yang diangguki oleh Attha.
Anna menyiapkan makanan untuk dirinya dan juga putranya.
Setelah Anna dan Attha selesai makan malam, tapi Ken masih juga belum pulang.Beberapa pesan singkat dan panggilan dari teman-teman Anna yang menanyakan keberadaan Anna kenapa belum datang juga di acara resepsi Susi.
Anna pun mencoba menelepon suaminya untuk memastikan.
"Iya sayang, Tunggu sebentar lagi mas lagi di perjalanan pulang"ucap Ken
"Yasudah hati-hati mas, Assalamualaikum"ucap Anna
"Wa'alaikumsalam"
15 menit Ken sampai di rumahnya, Anna langsung menyambut suaminya
"Maaf ya sayang membuat kamu lama menunggu"ucap Ken mencium puncak kepala istrinya
"Tidak apa mas, ayo segera siap-siap mas, kasian Attha sudah dari tadi menunggu kamu"ucap Anna mengikuti suaminya menuju kamar mereka untuk bersiap-siap.
Anna menyiap segala keperluan suaminya serta pakaian yang akan suaminya pake senada juga dengan yang akan Anna dan Attha pakai.
_
Mobil Ken tiba di gedung serba guna tempat acara resepsi pernikahan teman Anna.
Anna dan Ken berjalan beriringan memasuki gedung.Attha tidak jadi ikut , dia ketiduran di sofa ruangan keluarga, terpaksa Anna meminta adiknya untuk datang menemani putranya tertidur sendirian di rumah.
"Jangan jauh-jauh dari mas sayang, di dekat mas saja"ucap Ken pada Anna
"Iya iya mas,takut banget Anna jauh dari mas"ucap Anna mengulum senyum
"Iyalah nanti malah banyak yang goda kamu , kalo ada mas di dekatmu pasti tidak akan ada berani goda kamu"ucap Ken
"Yaelah posesif amat suamiku"ucap Anna
sambil mengandeng tangan suaminya.
Semakin malam acara semakin meriah ditambah dengan iringan musik untuk menghibur para tamu undangan yang datang.
__ADS_1
Anna dan Ken memilih duduk di round table yang menghadap langsung ke panggung mereka menikmati jamuan yang disediakan.
"Jadi yang nikah ini teman kamu yang waktu itu malam-malam kerumah kita?"ucap Ken
"Iya mas yang namanya Susi"jawab Anna
"Ohh,, sepertinya suaminya orang yang berkecimpung di dunia bisnis"
"Mas lihat banyak para kolega dan tamu-tamu penting"ucap Ken
"Mungkin aja mas, soalnya Anna ngak tau apa pekerjaan suaminya Susi"
"Hai Ann kita boleh gabung"ucap Harlam dan Rini menghampiri Anna dan suaminya.
"Hai boleh silahkan, tumben kalian berdua aja, yang lain mana?"ucap Anna
Rini dan Harlam melihat ke arah Ken dan mengangguk sopan.
"Biasalah pada sibuk dengan pasangan mereka masing-masing"jawab Rini.
"Oh tapi kenapa kalian ngak bawa pasangan juga?jangan bilang kalian friend zone ya? "tanya Anna
"Ihhh ngak ah apaan kamu sih Ann"jawab Rini
Anna sedang mengobrol dengan temannya sedangkan Ken izin pergi ke toilet sebentar.
"Ann kita ke sana yuk Ann gabung dengan yang lain"ucap Rini
"Yaudah nanti kamu susul ya Ann, kami kesana dulu, Ayo Rin!"ucap Harlam yang diangguki oleh Anna.
Setelah Rini dan Harlam pergi, Anna masih menunggu suaminya.
"Loh kenapa mas Ken lama banget ya"ucap Anna
"Lebih baik aku susul aja ya"ucap Anna mengambil tasnya dari atas meja kemudian berlalu menuju toilet yang ada di gedung serbaguna itu untuk mencari suaminya.
"Hai Ann"sapa seorang pria
"Kak Ray! kakak ada disini juga"ucap Anna
"Heheh....Iya Ann diundang di pernikahan Rino, kamu sama siapa? Pak Ken mana?"tanya Ray matanya melirik sekitar mencari sosok Ken.
"sama suamiku Kak, katanya tadi ke toilet,Oh ya Kak Ray sendiri dengan siapa ke sini"ucap Anna
"Hemm.... sama Laura Ann,entah dimana dia tadi"ucap Ray
"Ohh Nona Laura manager Mas Ken? kok ngak bilang-bilang sama Anna kalo kakak udah punya pacar"ucap Anna
"Mana ada Ann kakak ngak pacaran sama Laura, cuma dekat aja"Tolak Ray
"Dekat apa dekat nih???"ucap Anna menyelidik
"Anna!!"panggil Ken
__ADS_1
Anna dan Ray langsung menoleh ke arah sumber suara yang tak lain tak bukan suaminya sendiri.
"Mas... "
"Pak Ken"ucap Ray menunduk sopan pada Ken.
"Kenapa bisa ada di sini? bersama Pak Ray "ucap Ken dengan raut wajah dingin menatap Anna dan sekilas melirik Ray.
"Anna mau mencari mas tapi kebetulan ketemu Kak Ray,ya kami cuma ngobrol aja sebentar"jawab Anna apa adanya.
"Oh,, sepertinya sudah malam, ayo pamit pada kedua mempelainya, setelah itu kita pulang"ucap Ken
"Pak Ray kami duluan Pak"ucap Ken menarik tangan Anna
"Anna duluan ya Kak"ucap Anna
Anna dan Ken naik ke atas pelaminan memberikan ucapan selamat pada kedua pengantin. Susi menyambut Anna dengan senang dan memeluk Anna.
"Semoga cepat di beri momongan ya Sus"ucap Anna
"Heheheh,,, iya aamiin kamu juga ya Ann"jawab Susi.
Kemudian Anna beralih mengucapkan selamat pada Rino.
"Terima kasih sudah datang Anna"ucap Rino dengan senyum tipis.
Setelah itu Anna turun dari Pelaminan menghampiri suaminya yang sudah menunggu di bawah.
"Mas kenapa diam aja dari tadi"ucap Anna berjalan mengimbangi langkah suaminya berjalan keluar gedung.
"Tidak ada"jawab Ken singkat.
"Ken.... tunggu Ken"teriak seorang Wanita
sontak saja Anna terkejut lalu menatap Ken sebentar dan menoleh kebelakang melihat siapa yang memanggil suaminya.
"Ada apa lagi Elena"ucap Ken
"Aku mau mengucapkan terimakasih Ken dan berharap kita bisa menjalin hubungan baik lagi seperti dulu"ucap Elena menatap dalam Ken tanpa mempedulikan Anna yang berdiri di samping Ken.
"Sudah lah Elena yang lalu biarkan lah berlalu dan sekarang aku sudah menikah dan memiliki istri dan kau urus saja kehidupanmu yang sekarang "ucap Ken tegas
"Ayo sayang"ucap Ken menarik tangan Anna dan meninggalkan Elena yang masih berdiri mematung di tempatnya.
"Tapi aku masih mencintaimu Ken"teriak Elena yang masih terdengar oleh Anna dan juga Ken.
Hati istri mana yang tidak sakit mendengar wanita lain mengakui masih mencintai suaminya dan ingin memperbaiki hubungan lagi dengan suaminya. Perih, pedih dan sakit itulah yang dirasakan Anna sekarang.
Hingga sampainya mereka di rumah keduanya masih diam membisu tidak ada yang memulai pembicaraan,keduanya sibuk dengan pikiran masing-masing.
...****************...
Jangan lupa tinggalkan jejaknya readers
__ADS_1