
Setelah kedua pengantin bersungkema pada keluarga,mendengar nasihat dan mendengar arahan dari para orangtua mereka.
Sekarang keduanya pun berada di dalam kamar Anna yang disulap menjadi kamar pengantin. Mereka berdua di suruh oleh para orangtua untuk istirahat dulu sebelum acara repsesi nanti malam.
Anna maupun Ken merasa canggung dan gugup,antara Bos dan sekretarisnya itu berada dalam satu kamar berdua saja. Ini sungguh belum pernah terpikirkan sama sekali oleh mereka berdua.Apalagi keduanya bukan hanya sekadar Bos dan bawahan saja, tapi lebih tepatnya sudah menjadi pasangan suami istri.
"Umma Umma"teriak Attha mengetuk pintu kamar Anna, membuyarkan kegugupan mereka berdua.
"Anakmu"ucap Ken dan berlalu ke kamar mandi yang ada di dalam kamar Anna.
"Hufffttt"ucap Anna membuka pintu kamarnya dan menampakkan sosok Attha, disusul oleh Amel dari belakang.
"Maaf bu anak saya mengganggu ibu istirahat "ucap Amel pura-pura cemas dan menahan tawa.
"Ihh apaan sih kamu Mel, sini Attha sayang dengan Umma"ucap Anna memegang tangan Attha.
"mana suami kamu Ann? "ucap Amel celingak celinguk melihat sisi kamar Anna dari luar.
"Di kamar mandi mungkin,oh iya Mel kamu lihat Kak Ray ngak?"ucap Anna
"Om Ray diluar Umma, tadi Attha main dengan nya"ucap suara cadel Attha.
"Ayo kita temui om Ray dulu sayang"ucap Anna
"Ettss masa masih pake gaun pengantin ganti dulu baju kamu Ann."ucap Amel
"sini Attha, biar Umma ganti baju dulu,Attha sama aunty Mel sebentar"ucap Amel menarik tangan Attha.
"Tapi kenapa kamu malah ingin menemui kak Ray?kasian suamimu ngak ada yang temani dia istirahat, seharusnya kalian membiasakan diri berdua di dalam kamar"ucap Amel menarik sudut bibirnya
"Ihhh apasih kamu Mel, sudah sana aku mau ganti baju dulu"ucap Anna, setelah itu menutup pintu kamarnya kembali dan berbalik badan,bersamaan dengan Ken yang baru keluar dari kamar mandi hanya melilitkan handuk milik Anna di pinggangnya dan tentu saja bertelanjang dada.
"Astagfirullah Pak, kenapa tidak memakai baju"ucap Anna terkejut langsung menutup kedua matanya dengan telapak tangan.Ken sedikit menarik sudut bibirnya.
"Pakaian saya tertinggal tinggal di mobil"
"kenapa kau menutup matamu segala, saya ini suamimu"ucap Ken berjalan mendekati Anna namun dengan cepat Anna berbalik badan dan berjalan menuju pintu.
"Mau kemana kau?"ucap Ken
"mau ambil pakaian Pak Ken lah"ucap Anna menarik knop pintu
"Tidak usah saya akan menghubungi Tio untuk mengambilnya"ucap Ken
Anna masih berdiam di depan pintu kamarnya yang masih tertutup dan membelakangi Ken.
"Saya lihat kau terlihat betah memakai gaun itu sampai tidak ingin menggantinya"ucap Ken santai duduk di atas ranjang sambil membuka nomor Tio.
Anna pun tersadar
__ADS_1
"Aku akan menggantinya, lagian kamar mandi tadi kan di pakai pak Ken"ucap Anna berjalan menuju lemarinya mengambil baju ganti dam berlalu menuju kamar mandi tanpa melihat ke arah Ken sedikitpun.
"Halo Tio, bawa pakaian saya yang ada di mobil ke kamar Anna sekarang juga"ucap Ken di telepon.
"Baik.. Bo.....tut tut tut"telfon pun mati sepihak
di taman mini belakang rumah Anna terlihat Tio sangat kesal dan bergerutu karna Bos nya itu, bukan karna telepon langsung dimatikan sepihak tapi karna Bos nya itu mengganggu Tio yang sedang bersama Wardah.
"Tunggu disini, kamu jangan kemana-mana, urusan kita belum selesai, saya akan ke halaman rumah sebentar"ucap Tio
"Tapi... pak... "ucap Wardah terpotong
"Tidak ada tapi-tapian"ucap Tio berjalan tergesa-gesa meninggalkan wardah.
"Ya Allah kenapa jadi begini, baru 3 kali bertemu, dia membuat ku gelisah dan was-was"gumam Wardah
Di ruangan yang di pakai untuk ijab kabul tadi, Amel, Ray dan Attha bermain di sana, karna suasana hati Ray sedang tidak baik, dia tidak ingin berdebat dengan Amel.
"Kak Ray tolong jaga Attha sebentar ya, aku mau ambil makanan dulu"ucap Amel hendak berdiri
"heemmm... "jawab Ray
Di dalam kamar Anna
Selesai membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaiannya, Anna keluar dari kamar mandi.
sudah lengkap dengan pakaia.
" Bos..... Bos"teriak Tio dari luar
"Sepertinya itu Kak Tio Pak"ucap Anna berjalan ke arah pintu
"biar saya saja yang bukain"ucap Tio beranjak dari ranjang dan berjalan ke arah pintu.
"Ini Bos pakaiannya"ucap Tio yang awalnya terkejut melihat Bosnya telanjang dada dan hanya handuk yang dililitkan di pinggangnya
"Hemmm... kenapa kau lama sekali, aku sudah kedinginan ini"ucap Ken
"Maaf bos,kalo tidak ada lagi saya permisi dulu bos"ucap Tio menunduk dan berlalu pergi. Ken kembali menutup pintu kamar. sambil menyeret kopernya.
"Aku keluar dulu sebentar Pak"ucap Anna
"Pak Ken istirahat saja"lanjut Anna
"Heemmm"
Anna kemudian keluar dari kamarnya dan menemui Ray yang sedang bermain dengan Attha.
"Asik banget main dengan om Ray nak"ucap Anna
__ADS_1
"Anna!! kenapa kamu kesini? sana istirahat nanti malam repsesi kamu kan?"tanya Ray melihat Anna yang baru datang dengan senyum manis dibibirnya.
"Anna mau menemui Kak Ray, dari tadi Anna ngak lihat Kak Ray"ucap Anna
"Sebelumnya Anna minta maaf merahasiakan calon suami pada Kakak"
"pasti Kak Ray terkejut dengan suami Anna yang ternyata Pak Ken"ucap Anna menatap sendu Ray
"Sebelumnya aku tidak pernah terpikirkan kalo ternyata suami kamu adalah Pak Ken Ann,Pak Ken orang baik Ann, semoga kami bahagia dengannya"ucap Ray menatap Anna dengan tulus.
"Aamiin terimakasih Kak, kamu juga orang baik semoga dapat seseorang yang baik juga, Aamiin"ucap Anna
Ken memutuskan keluar kamar, dia tidak bisa beristirahat jika penghuni kamarnya saja tidak.Baru saja Ken keluar dari kamar langsung melihat pemandangan yang tentu saja tidak di sukainya.
Baru beberapa jam yang lalu Anna resmi menjadi istrinya sekarang malah bercanda tawa dengan seorang lelaki yang menyukainya.
Ken terus memperhatikan interaksi keduanya yang begitu dekat.Apalagi Attha begitu dekat dengan Ray.
"Loh pak Ken kenapa disini Pak"ucap Amel lewat di depan Ken yang masih berdiri tidak jauh dari kamar Anna
"Ah tidak ada"ucap Ken datar
"kalo gitu saya permisi pak"ucap Amel berlalu menuju tempat Anna, Ray dan Attha duduk.
Kemudian Ken menuju dapur, rasanya tenggorokannya kering melihat pemandangan yang tidak mengenakkan matanya.
"Nak Ken mau apa nak, kenapa bisa ada di dapur"ucap bunda
"Anna mana?"tanya Bunda
"sama temannya bu, aku mau ambil minum mana ya bu"ucap Ken
"Anak itu tidak mengurus suaminya, malah bersama temannya"gerutu bunda
"bentar bunda ambilin ya nak, sekalian nak Ken makan dari tadi pasti belum makan kan?"ucap Bunda perhatian
"Biar aku saja bu, aku tidak ingin merepotkan"ucap Ken sungkan
"tidak sama sekali,nak Ken tidak usah sungkan, sekarang nak Ken menantunya bunda"ucap bunda tersenyum
"duduk dulu di sana nak"ucap Bunda
mau tidak mau Ken hanya menurutnya ibu yang sudah menjadi mertuanya beberapa jam yang lalu.
"Ibunya begitu ramah,baik dan pengertian, sedangkan anaknya tidak sama sekali,bahkan tidak mempedulikan ku"gumam Ken duduk di kursi meja makan.
...****************...
Bersambung
__ADS_1
jangan lupa like, coment dan vote nya ya readers tercinta😘👌