
Beberapa menit kemudian,... "Alhamdulillah...niiih dedeknya sepertinya kembar..terlihat ada 2 kantong bayi dan detak jantungnya juga terdengar ganda"ucapan dr Nurul spontan membuat Pak David dan Hana terkejut.
Namun beberapa detik setelahnya mereka mengucapkan syukur atas amanah yang Allah kasih kepada mereka.
"Usia kandungannya sudah 8 minggu, kondisi janinnya sehat"Pak David terharu melihat anaknya yang baru terlihat sebiji kacang itu di layar USG.
"Anak kembar...???"
Kebersamaan dengan wanita yang sangat ia cintai banyak memberikan hal indah dalam sekejap dihidupnya.
"Ya Allah...jadikan wanita yang sekarang mengandung anak-anakku, jodohku diakhirat nanti, bidadari hatiku"guman Pak David dalam hati, saat ini ia tak mampu melukiskan kebahagiaan yang luar biasa ini, hanya tetes mata bahagia.
Hana mempererat genggaman tangannya pada tangan suaminya, ia tau suaminya takjub atas berkah yang diberikan Allah saat ini padanya.
dr Nurul memberikan nasehat pada pasutri yang saat ini sangat bahagia, untuk lebih ekstra hati-hati dalam menjaga janinnya dalam kandungan Hana.
Beberapa saat kemudian mereka sudah keluar dari klinik.
"Sayang aku mau makan soto lamongan"rengek Hana manja.
Pak David tersenyum dan mengelus puncak kepala istrinya.
"Apapun untuk istri cantikku"goda Pak David sembari mencubit gemas pipi Hana.
Mobil yang dikendarai Pak David berhenti di depan warung soto lamongan.
Hana turun dari mobil setelah suaminya membantu, terlihat sekali kehati-hatian Pak David pada istri cantiknya.
Saat ini Hana sedang menyantap soto untuk mangkok yang ke 2, Pak David senyum-senyum melihat semangat istrinya melahap habis soto itu.
"Mau tambah lagi..?"Pak David menatap istrinya lembut.
"Kenyang mas..kita pulang az ya..Hana ngantuk.."guman Hana pelan.
Pak David membukaan pintu mobil untuk istrinya dan menutupnya perlahan, dan segera berputar membuka pintu untuknya.
"Kita beli mobil sedan saja ya..biar sayangku nggak kesulitan naik mobilnya, mas khawatir jika turun naik dari mobil tinggi gini"
Pak David menatap Hana yang bersandar di jok mobil," nggak cocok dengan medannya mas kalau sedan, goyangannya terasa sekali"
"Bukannya sayangku suka dengan goyangan yang terasa "Pak David terkekeh atas ucapannya.
"Udah tua ayoo..nggak usah par'nok"Hana mendengus yang membuat suaminya tergelak.
Satu jam kemudian mobil fortuner merah itu terparkir rapi di halaman perumahan.
Pak David menuntun tangan istrinya perlahan menuju rumah.
"Gandengan mulu sudah kayak kontainer az"suara Mas Agus terdengar mengejek pasangan yang tebar kecemburuan tuk jomblo forever.
"Ngiri az tetangga.."ejek Hana.
Pak David heran dengan sikap istrinya dengan tetangganya yang satu ini, sudah seperti kucing dan tikus saja.
"Kalau nggak ngiri..nggak maju Han"Mas Agus bergegas menuju kantor sebelum mendapat serangan balik.
"Apaan coba maksudnya..nggak jelas banget"gerutu Hana yang membuat suaminya terkekeh.
__ADS_1
-
Hari berganti hari sudah seminggu Hana tinggal diperumahan, hal itu membuat Diang Ami merasa gelisah.
"Kenapa Hana tak ikut kemari lagi?"
pertanyaan itu diajukan pada Pak David yang baru datang menjelang malam.
Hari ini Pak David pulang ke rumah karena ada bebrapa pakaian yang ia perlukan untuk tugas besok.
Pak David menatap Diang sekilas dan segera masuk ke kamarnya.
"Apa yang ia sembunyikan dariku, kenapa aku cemas begini..harusnya aku senang, dengan ia tak disini aku tak terganggu dengan kebiasaannya yang menyiksa"guman Diang Ami dalam hati.
Pak David keluar dari kamarnya, dan bergegas keluar rumah.
"Mau kemana lagi Dev!"langkah Pak David terhenti ia berbalik ke belakang dan melepas tangan Diang yang menahan lengannya.
"Kenapa kau mulai mengurusiku, apalagi maumu sekarang"ketusnya menatap Diang Ami.
"Kau tau apa mauku.."wajah Diang Ami memerah menahan emosi.
Pak David tak peduli, ia terus melangkah keluar menuju pintu depan.
Pak David tersentak ketika tangan besar itu menahannya.
"Bantu aku menahannya, cepat!!!"teriak Diang Ami.
Tubuh Pak David terasa kebas, ia berusaha melafaz ayat yang dihafalnya bersama istrinya.
Ia mencoba melafazkan ayat itu dengan terus mengingat wajah istrinya.
Pak David seketika tersadar.."Duuuunnn...Badiiii!!!"
Suara keras dan nyaring di dalam rumah yang sepi..tentu saja terdengar mengema.
Dalam beberapa menit Dun dan Badi sudah berada dihadapan majikannya.
"Bantu aku.."Badi dan Dun segera menuntun Pak David menuju mobilnya.
"Kalian ikutlah denganku"Badi dan Dun mengangguk bersamaan.
Mobil melaju meninggalkan rumah, namun baru beberapa saat akan keluar wilayah tanah Pak David sosok mengerikan itu menghalangi jalan mereka.
"Tabrak saja Pak..!!!" suara Badi menganjurkan majikannya.
"Jangan Pak..kita berusaha mengusirnya...apa yang dibaca mbak Hana ya..sosok itu tak berani mendekati mbak Hana"
"Tapi malam itu ia berusaha mendekatinya..istriku tak sadarkan diri"guman Pak David lirih.
Mereka bertiga komat-kamit dengan bacaan entah apa..hingga sosok itu lenyap.
"Pak sebaiknya jangan ke tempat ibu"
Pak David cemas, namun apa yang diucapkan Badi benar ia tak harus mendatangi istri cantiknya malam ini.
Pak David membelokan arah mobilnya ke perkebunan buah miliknya, ya ini cara aman menjaga istri cantiknya.
__ADS_1
-
Ditempat lain Hana ditemani mbak Titin dan Bu May di rumahnya, ketiga wanita yang berbeda generasi itu nampak akrab.
"Han biar ibu ikatkan benang ini di pergelangan kakimu, kita berikhtiar ya Han semoga Allah menjagamu"
"Sepertinya suamimu tak bisa datang, ibu dan mbak Titin akan menemanimu tidur disini"Hana mengangguk.
Istri Pak Abdul ini orang dari selatan, ilmu agamanya sangat bagus, dan ia punya kelebihan untuk menerawang.
Disisi lain Diang Ami terdengar menjerit, tak berapa lama terdengar des***an, bahkan rintihan......
Kalian tau apa yang dilakukan wanita tua itu???
Ia melayani ***** iblis, raganya menjadi santapan ***** iblis yang merupakan perewangan atau sahabat dari leluhurnya, yang diturunkan dari datok-datoknya terdahulu.
Wanita yang tidak bisa lari karena ini perjanjian yang sudah disetujui oleh orangtuanya, yang serakah akan kekuasaan dan harta...
Namun semua itu musnah bersama kematian orangtua Diang Ami.
Tubuh wanita itu dipenuhi lebam merah kebiruan, hisapan ***** iblis itu merupakan tumbal yang harus ia lalui, jika tidak ada jiwa yang bisa ia korbankan!!!
Wanita yang dimasa mudanya banyak dipuja lelaki itu, terjerat ***** untuk memiliki lelaki muda yang sangat tampan dan kaya raya, hingga kelicikan orangtuanya dapat menjerat David Nathan sarjana yang baru datang ke tanah kelahirannya.
Tubuh Diang Ami yang digeluti sosok besar bak moster dengan mata merah dan kulit hitam bersisik, terkulai lemas..tak bertenaga ia bagai sosok tak berjiwa, hal inilah yang dilihat suaminya di minggu ke dua setelah pernikahanya.
flashback#Awal kehidupan Diang Ami dan David Nathan#
Acara pernikahan yang digelar hari itu sangat meriah versi di Desa Boru.
Pernikahan janda kembang yang cantik jelita dan banyak mengundang hasrat lelaki.
Awalnya David Nathan menolak ketika orangtuanya menjodohkan dirinya dengan seorang janda.
Dalam bayangan David Nathan , wanita yang dijodohkan denganya adalah wanita tua, karena usianya sendiri masih 23 tahun.
Namun ketika keluarga Kades itu datang bersama putrinya, David tak dapat menolak pesona Diang, wanita itu terlihat jauh lebih muda dari usianya dan terlihat sangat cantik.
Sejak saat itu David selalu dijemput calon mertuanya untuk belajar menjadi pengantinya kelak sebagai kades seperti keinginan orangtua David.
Itu mereka lakukan untuk mengikat David putra semata wayang mereka agar tak kembali ke kota, dan David selalu dibawa untuk bermalam di rumah Kades itu, sepulang dari kantor desa.
Ayah Diang sengaja menyuguhkan putrinya untuk melayani David seperti
seorang suami, tentu saja Diang tidak keberatan, karena ia sudah jatuh cinta sejak pertama melihat wajah tampan David.
Akhirnya David menikahinya, karena merasa mencintai wanita yang sudah membuatnya mabuk surga dunia.
Hari pertama pernikahan ungkapan cinta antara kedua semakin menjadi, David berkata ia akan menjaga perasaannya hanya untuk Diang Ami.
Sampai pada suatu malam ia kehilangan istrinya, David mencarinya dan ia mendengar suara istrinya disebuah kamar yang memang tak tersentuh.
David shock menyaksikan perbuatan gila istrinya, namun istrinya tak bisa dihentikan, karena itulah bentuk pengabdiannya pada iblis perewangan leluhurnya, untuk kesempurnaan dirinya dan kekuatan jabatan dan harta Ayahnya.
Versi Diang yang disampaikan pada Hana hanyalah cara Diang mengelabuhi sainganya.
Selamat membaca ceritaku, semoga kalian suka, maaf masih banyak kekurangan๐๐๐
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan like dan comen๐๐๐