
Hana membuka pintu rumah, ia terkejut dan berteriak, Suaminya yang berada dibelakangnya sontak mendekat, ia merasakan tubuh istrinya yang terguncang.
Seekor kalajengking besar berwarna hitam berada diruang tamu arah masuk ke ruang belakang , untung lampu ruang tamu terang jadi kala itu terlihat.
Danu perlahan masuk, "yank kamu minggir, biar mas usir", tinta Danu.
Hana mundur kebelakang tubuh suaminya, ia melihat sapu lidi dipojok pintu, diserahkan pada suaminya,Danu mengusir kala itu keluar dari rumah.
-
Hana menganti pakaiannya dengan daster rumahan, ia mengambil air wudhu, dilihatnya suaminya yang duduk bersila diruang tamu,"mas kita isya dulu yuk", Danu menoleh dan beranjak menuju ke belakang untuk berwudhu.
mereka selesai isyaan, Hana merapikan kamar tidur, ia terkejut ketika tangan kekar memeluknya dari bepakang.
" sudah halalkan sayang", bisikan suaminya membuatnya malu, jantung Hana berdebar kencang, ia merasakan tengkuknya dike*** basah oleh suaminya.
" mas...silahkan tidur, Hana ke kamar mandi dulu ya", elak Hana bergegas melepas tangan suaminya.
Danu tersenyum akan sikap istrinya yang malu, terus terang hatinya bahagia saat ini, sangaaaaattt...
-
Saat ini mereka sedang bercerita, mengenalkan keluarga masing-masing, Hana baru tau kalau suaminya ada darah sulawesi dari ibunya; Danu memiliki seorang kakak perempuan yang sudah menikah dan tinggal dengan suaminya.
Danu memeluk erat tubuh istrinya, wajahnya berada disisi kanan ceruk leher istrinya, lelaki itu memghirup dalam aroma tubuh istrinya.
__ADS_1
" mas sangat bahagia Han, bisa menikah denganmu, perasaan Hana ke mas gimana?", Danu menduselkan hidungnya pada pipi istrinya. Hana merasakan debaran di dadanya makin menjadi, ia sulit mengungkapkan perasaannya..pokoknya campur aduk dah..
" Hana sayang sama mas", jawab Hana lirih
" cinta ndak..kalau mas sudah suka sama Hana sejak pertama Hana peluk mas di taxi waktu itu",Danu terkekeh, mengeratkan pelukannya.
Hana jadi ingat kejadian itu ia tersenyum, " Hana g menyangka ketemu jodoh di taxi, untungnya bukan ama kernet atau sopirnya", tawa Hana dan Danu bersamaan.
Mereka begitu bahagia, g nyadar ada yang cemburu melihat kedekatan Hana dengan suaminya.
lucu ya cemburunya si Sultan... ya iyalah dekat ama suaminya..mosok iya dekat ama pak Maman..bisa ditiup mbak Titin nanti😂
Danu membalikkan tubuh istri menghadap ke arahnya, lelaki yang sekarang menjadi suaminya Hana itu menatap wajah istri, senyumnya mengembang, tangannya mengelus pipi istrinya lembut, Hana merasakan hawa dingin ditubuhnya, wajahnya memucat, membuat Danu mengeryit, ' istriku demam MP sepertinya' batin Danu.
" tidurlah ini sudah sangat larut, besok kita ke tempat mas", Danu menarik tubuh istri lebih dekat, mereka tertidur dengan lelap.
-
Menjelang subuh Hana terbangun, ia tersenyum mengamati sosok yajg erat memeluknya, wajah tampan yang maaih terlelap, Hana mengecup pelan kening suaminya, takut lelaki itu terbangun.
Hana sudah selesai membuat teh panas dan telur ceplok setengah matang, nasi sisa semalam ia olah jadi nasi goreng.
Hana membangunkan suaminya untuk jamaah subuh, Danu mengerjapkan matanya, setelah full nyawanya ia berdiri mengambil air wudhu.
Hana menautkan nasi goreng dan telur ceplok dalam piring, ia menghantarkannya pada suaminya yang duduk bersila diruang tamu.
__ADS_1
" mas, kita sarapan dulu..baru berangkat", Hana menyodorkan piring berisi nasi goreng pada suaminya.
Mereka sarapan dengan tenang, setelahnya Hana membersihkan bekas sarapan di dapur, mencuci pengorengan bekas mengoreng telur ceplok dan nasi, setelah swmuanya rapi, Hana membersihkan meja dapurnya dengan lap, Danu mengamati istrinya yang terlihat asik, istrinya itu tak memyadari kehadirannya, membuatnya gemas.
" mau dibantu yank" Danu memeluk pinggang istrinya erat wajahnya ngedusel diceruk leher istrinya, Hana merasakan dadanya berdesir, Danu menghadapkan tubuh istrinya kearahnya.
dirapikan anak rambut istrinya kebelakang telinga, wajah cantik istrinya yang polos tanpa make up membuatnya berdebar, dengan perlahan bibirnya menyentuh kening istrinya, sangat lama, Hana meresapi perlakuan suaminya dengan memejamkan mata.
Danu merenggangkan pelukannya, tak lama bibirnya menempel pada bibir istrinya, dise***nya ..hingga ci**an itu makin dalam, Danu merasakan bagian bawahnya yang mengeras.aorot matanya memohon, Hana hanya mengangguk pasrah.
Danu mengiring cintanya, menikmati hubungan halal yang pertama bagi keduannya, dengan raga nyata dan kepuasan yang bersama.
Sekarang Danu bisa membedakan hubungan yang ia lakukan pada wanita dikali, walau dikata itu penunggu kali atau bangsa gaib, namun Danu tetap merasakan pusakanya mencapai puncak, namun ia tak mendengar suara apapun dari wanita itu, hanya sorot mata mendamba dirinya.
-
waktu telah lewat siang, namun pasutri itu masih lelap mendekap, saling menjaga dan mengisi hati.
Ada sorot mata yang redup, setelah merasakan setitik nikmat dari yang ia cintai, walau tak sepenuhnya ia menguasai namun jatah yang ia dapat membuatnya jiwanya terbang ke langit.... ke 7.
Kenikmatan yang seharusnya tak pantas ia dapatkan, namun kodratnya yang culas membuatnya HARUS memiliki.
Hana merasakan kamarnya terasa panas, matanya membelalak melihat ke arah jendela...
Selamat membaca ceritaku, semoga kalian suka cerita yang sebenarnya pernah dialami orang-orang terdekatku, namun aku selipin dengan fantasi luar, biar g menakutkan...
__ADS_1
Maaf ketikannya banyak g jelas, typo betebaran🙏🙏🙏
Minta like dan comennya ya biar makin semangat😘