
Pak David yang mendengar ucapan mantunya terharu, ditepuknya lembut pundak Afdi.
"Ayah tak pernah salah memilihmu menjadi suami Za..kau satu-satunya lelaki terbaik buat anak nakal itu"Pak David mengejek Za..dan wanita itu menjulurkan lidahnya kesal, membuat yang lain tertawa.
Za langsung menempel memeluk suaminya, "Za sayang banget sama abang"ucapnya manja.
Pak David dan Hana hanya mengelengkan kepalanya melihat kelakuan putrinya yang bucin pada suaminya.
Badi dan Sumi menitikan airmata bahagia, atas perasaan sayang keluarga Nathan pada putranya.
Sepeninggalan suaminya ke kantor, Za berkumpul di ruang tengah dengan mertua dan bundanya.
Pak David dan Badi berangkat ke rumah ibadah yang sekarang dijadikan pesantren.
Pihak pesantren menghubungi ada hal yang perlu dibicarakan.
Pak David dan Badi telah sampai di rumah ibadah, bangunan asli rumahnya dulu tidak dirubah sama sekali, kokohnya bangunan kayu ulin yang tidak terpengaruh waktu.
Di bagian depan nampak gerbang masuk menuju pondok pesantren, bangunan megah yang terdiri dari masjid besar tempat santri melakukan ibadah wajib, dan 25 lokal untuk menuntut ilmu dan dibagian belakang ada asrama putra yang dilengkapi fasilitas air bor dan listrik.
Di belakang rumah ibadah, ladang sayur dan peternakan bertambah luas, karena untuk kebutuhan orang-orang yang tinggal di pondok.
Memang pondok ini hanya untuk santri putra, namun bukan tak ada wanita, karena para ustad juga membawa keluarganya, untuk tinggal di perumahan sebagai guru bagi para santri.
"Assalamualaikum..Ustad Zainal"sapa Pak David pada seorang ustad yang masih terlihat muda.
"Waalaikumsalam ...silahkan Pak David dan Pak Badi "Ustad Zainal mengacungkan jempolnya ke arah pintu rumah.
Mereka menuju ruang tengah, beberapa menit meraka menanyakan kabar dan segala ucapan pembuka, sampai akhirnya Ustad Zainal menceritakan masalah yang sebenarnya.
"Siapa yang melepaskan iblis itu ustad?"Badi geram mendengar cerita Ustad Zainal.
"Kita belum tau, tapi sepertinya yang melepas ini berada dibawa pengaruh makhluk lain"jelas Ustad Zainal.
Pak David dan Badi saling pandang, "Makhluk lain..maksudnya ustad?"
__ADS_1
"Entah jiwanya memang sesat atau ia dirasuki makhluk lain itu, para pengikut jin kafir atau iblis itu mereka manusia yang bersekutu dengan imbalan harta, jabatan atau kekuatan dan lainnya, ketika mereka mati ngendat atau dengan cara diri lain, mereka biasa di sebut kajiman,
Bangsa Kajiman tidak hidup di alam manusia. Setelah meninggal, walau jasadnya di kuburan namun ruhnya tidak bisa masuk alam barzah (alam kubur).
Selain menjadi khodam, kajiman juga bisa menyesatkan manusia dan ingin membawa manusia seperti dirinya.
Kekuatan kajiman dianggap lebih tinggi daripada jin biasa karena dia mengerti seluk beluk manusia dan menyimpan dendam, orang yang ingin bergaul, melihat, ataupun memelihara kajiman bisa dilakukan dengan ritual khusus.Kajiman bisa menampakan wujudnya dengan meditasi. Kajiman bisa ditarik seseorang untuk dijadikan khodam atau pesugihan,βΒ
Pak David dan Badi terkejut mendengar cerita Ustad Zainal,.
"Ustad ..waktu itu Diang Ami mati ngendat, apakah ia jadi bagian dari bangsa itu?"Badi bertanya dengan rasa takut dan suara lirih.
"Bisa jadi begitu..dan wanita itu memiliki anak"penjelasan Ustad Zainal membuat wajah Pak David terlihat shock.
"Annn annakk?"Pak Ustad mengangguk membuat Pak David makin cemas.
"Tapi selama menikah dengan saya, kami tak memiliki anak, bagaimana mungkin sekarang ia memiliki anak?"Pak David makin cemas, ia takut jika...
"Dia menikah dengan bangsa jin, namun raga manusia yang digunakan jin itu untuk menggauli istrinya"
"Naudzubillah Min Dzalik..."Pak David mengelengkan kepalanya, membuat Ustad Zainal menepuk lembut pundaknya, Badi yang menyaksikan menjadi kasihan.
"Dengar dulu Pak David..sosok manusia itu belum tentu sampean, bisa jadi lelaki lain"jelas Ustad Zainal.
Pak David kembali menegakan kepalanya, ada perasaan lega mendengar ucapan Pak Ustad.
Ya Diang Ami, selalu menjadikan manusia khususnya lelaki untuk sesaji jin yang menjadi suaminya itu.
Lelaki yang dikuasai oleh jin, atau jin yang ikut andil dalam melakukan hubungan b**** lelaki lain dengan Diang Ami.
-
Setelah selesai berunding dan saling berkomitmen tentang masalah itu dengan Ustad Zainal, Pak David dan Badi pamit undur diri.
Pak Ustad mengantarkan pemilik pondok itu sampai di halaman masjid besar.
__ADS_1
Mobil lelaki tua itu meluncur meninggalkan rumah ibadah, beberapa puluh menit kemudian mobil itu sampai di rumah.
Pak David dan Badi berpisah menuju kediaman masing-masing.
"Assalamualaikum..sayang"Pak David tersenyum setelah mendapat jawaban salam dari istri tercinta.
"Waalaikumsalam..suamiku sayang"ucap Hana membuat lelaki tua itu tersenyum senang.
Hana mengiring suaminya untuk duduk dikursi meja makan.
"Bagaimana sayang.."Hana menatap mata suaminya yang terlihat cemas.
"Nanti malam saja ayah cerita ya bun.."Hana mengangguk dan menuangkan air putih ke dalam gelas dan menyorongkan ke dekat suaminya.
Di tempat lain menjelang magrib, Fahd merasakan tubuhnya begitu lemah namun kemauan untuk melakukan hubungan dengan istrinya begitu mengebu.
Fahd mencari istrinya namun, wanita cantik itu tak ada di kamarnya.
Di dalam kamar di rumah panggung, Kanti meminta bude untuk mengunci pintu kamar dari luar, dan baru boleh membukanya saat pagi hari nanti, dan hal ini jangan diberitahu suaminya.
Bude yang diperintah hanya mangut-mangut saja, apalagi Kanti bilang demi rumah tangganya.
Di dalam kamar itu Kanti menolak raganya digunakan oleh ibunya, yang terus berusaha masuk ke dalam tubuhnya.
Bibirnya tak henti merapal kalimat zikir, ia tak boleh lengah, karena sekali ia lengah dengan pikiran kosong, maka sosok ibunya akan menguasai raganya.
Wanita itu ingin memutus dendam dalam jiwa ibunya, dan ia harus berusaha sendiri, ia tak punya keberanian mengakui siapa dirinya, semoga jalan yang ia ambil tak merugikan orang-orang yang menyayanginya.
"Durhaka..anak durhaka..demi lelaki kau mengorbankan orangtuamu!!!" suara teriakan ditelinga Kanti silih berganti..ia berusaha tak terpengaruh.
Menggurung diri..inilah cara agar ia dapat melindungi lelaki yang ia cintai.
Hallo para reader, jangan serius dwngan argumen dicerita ini ya, semua yang saya tulis hanya sekedar cerita supaya makin seru..π
Ayooo saya minta jempolnyaπππ dan comen πππ
__ADS_1
Trimakasih yang sudah baca dan kasih like and comenπππ