
Warning!!!
Buat anak-anak di bawah umur 21 ke bawah DILARANG baca cerita ini, aku nggak ikut nanggung kalau masih ngeyel mau baca๐
***
Za merasakan pelukan hangat dengan wangi parfum yang membuatnya candu, Za berbalik dan masuk dalam pelukan Vero, membuat lelaki itu sangat bahagia.
"Om sudah pulang..jam berapa ini"guman Za dengan terpejam.
"Jam 4 sore sayang...kau lelah...mau tidur pulas? (Za mengangguk) kita main satu ronde ya, yakin tidurmu pasti pulas sayang"Vero sudah meremas lembut dua cup Za yang b*lat dan b*sar, membuat Za mend****.
Vero menyelesaikan misinya, bukan satu ronde namun mereka menyelesaikan dalam tiga ronde, yang membuat tidur mereka terlelap dan betul-betul pulas.(Jika ada bom bisa nggak dengar itu.. saking pulasnya..hahhahh)
***
-
Di kediaman Fahd saat ini lelaki tampan baru terjaga dari tidur malamnya, ditegoknya ke samping...ia tidur sendiri, dimana istri cantiknya???
Fahd turun dari ranjang, jam di dinding menunjukan pukul 03.15 dini hari...masih terlalu dini untuk beraktivitas pagi.
Di kamar mandi ia tak menemukan istrinya, Fahd keluar kamar..di dapur dan ruang tengah, istri cantiknya itupun tak ada.
Perlahan Fahd membuka handle pintu kamar dekat dapur, hatinya menghangat melihat Kanti mengenakan mukena dan sedang khusus sholat malam.
Fahd kembali menutupnya perlahan dan bergegas mengambil air wudhu, untuk mengiringi istri cantiknya menuju jannah.
Tak berapa lama Fahd sudah mulai melakukan sholat tahajud.
Kanti tersenyum melihat suaminya, ia mundur lebih ke belakang dari posisi suaminya, dengan khusuk dan berlinang airmata Kanti beistighfar, rasa akan banyaknya kesalahan atas kehadirannya sebagai keturunan tercela.
__ADS_1
Kanti yang sampai saat ini masih merahasiakan kehidupannya pada suaminya, ia mengumpulkan keberanian untuk jujur bercerita tentang dirinya..karena baginya suaminya berhak untuk tau.
Fahd berbalik...karena samar ia mendengar isakan istrinya, lelaki tampan itu tak berani menyentuh istrinya, karena Kanti sedang bermanja-manja pada Khaliknya.
Allah sangat tau apa yang ada di hati dan pikiran manusia, disaat manusia lain terlena dan terlelap dalam sepertiga malam..hamba yang patuh mendekatkan diri..Insya Allah do'a mereka akan terkabulkan.
Setelah selesai ritual malamnya Fahd dan Kanti lanjut ke jamaah subuh, setelahnya Fahd mendekap tubuh istrinya begitu Kanti mencium punggung tangan suaminya.
"Adakah keluhanmu yang bisa kau bagi dengan mas sayang..setidaknya membantumu melepas sedikit beban, Insya Allah mas akan menjaga rahasia istri mas sampai mas menutup mata"
Kanti mengurai pelukan suaminya, matanya menatap sayu dengan tetes airmata disudutnya.
Fahd tau mata indah itu menyimpan beban sarat, dan sifat istrinya yang pendiam membuat wanita yang sudah syah sebagai istrinya itu menyimpan sendiri beban pikirannya.
"Mas..maafkan saya ... "isak Kanti kembali, kali ini mantap hatinya untuk membuka aib kehidupannya.
"Sayang..kalau kau tak sanggup .. tutuplah rapat-rapat, namun mas minta lupakan semua dan jangan menjadi beban pikiranmu sepanjang hidup"pinta Fahd dengan suara lembut.
"Tidak..mas berhak tau (Kanti menarik nafas dalam dan menghembuskannya perlahan, mencoba mengurai sesak dihatinya)..apapun keputusan mas nanti saya iklas"wanita cantik itu menatap sendu wajah suaminya.
"Sayang...setiap bayi yang terlahir ke dunia itu suci, jika prosesnya itu merupakan aib itu bukan kesalahanmu apalagi menjadi dosa bagimu"Fahd menjedah ucapannya dan menatap istrinya dengan sayang.
"Tidak ada warisan sifat jahat sayang..dengan siapa kau berteman itu akan mempengaruhi sifatmu..mas minta kubur semua pikiran yang merendahkan diri sendiri..sifatmu dan kelakuanmu sekarang yang mas lihat..teruslah mendekatkan diri pada Allah..bertemanlah dengan orang-orang alim..dengan sendirinya makhluk seperti itu akan menjauh .." Fahd menarik lembut tubuh istrinya untuk masuk dalam pelukannya.
"Iman manusia itu turun naik, sekalipun turun tetaplah melaksanakan ibadahmu...setidaknya ada bekalmu hari itu"ucapan Fahd begitu dalam masuk dalam hati dan pikiran wanita cantik itu.
"Mas bertanggung jawab bukan hanya batinmu secara biologis..namun ketenangan hati dan pikiranmu juga tanggung jawab mas...lupakan hal itu ya.."Kanti mengangguk.
Dan Fahd mengurai pelukannya.."focus pada rumah tangga kita..ayoo kita buat rumah kita ramai"Kanti menatap bingung dengan ucapan suaminya, membuat Fahd tersenyum, lelaki itu berbisik ditelinga istrinya..dan seketika wajah Kanti merona.
-
__ADS_1
Apa kabar dengan Faiz..???
Saat ini lelaki tampan itu sedang melakukan perjalanan bisnis ke China, Lena menemani Fai untuk seminggu di negara yang dijuluki sebagai Tirai bambu itu.
Mereka melakukan hubungan kerjasama dengan kolega yang menerima pasokan CPO dari perusahaan Nathan.
Mereka menginap di hotel mewah di pusat Kota Bejing, Fai dan Lena menikmati perjalanan bisnis itu bagai honey moon, satu kamar dan satu ranjang, seperti pagi ini mereka baru terbangun setelah semalam bergulat saling memuaskan , sepulang makan malam yang dibumbui minuman -minuman wine bersama kolega bisnis, Fai dan Lena melanjutkan dengan acara ranjang.
Lena membuka matanya, dekapan erat Fai membuatnya tersenyum, wanita cantik dengan body aduhai itu selalu menemai kegiatan bisnis Fai ke mana saja, sejak malam itu sepulang dari menemani pertemuan Fai dengan klien, hubungan mereka semakin akrab, Fai bahkan jarang menemani Clara kekasihnya.
Lena mengelus pipi Fai dengan lembut, kecupan singkat di bibir lelaki yang sudah bagai suaminya itu, membuat Fai mengeliat terusik..beberapa detik kemudian mata lelaki tampan itu membuka, Fai menarik kembali tubuh Lena dan mempererat pelukannya.
"Bangun sayang..pagi ini kita ada janji bertemu kolega"bisik Lena lembut.
"Jam berapa?..janji kita pukul 10 pagi..sekarang sudah pukul 7.30"jelas Lena.
"Aku masih ingin tidur..tubuhku masih lelah...kau bangunkan aku 1 jam lagi"Lena mengiyakan dan memberi kecupan di kening Fai..lelaki itu mengukir senyum tipis dan kembali memejamkan matanya.
Lena turun dari ranjang menuju kamar mandi dalam keadaan polos, jejak percintaan di bagian dadanya mendominasi, Lena tersenyum memandang dirinya di cermin.
Tangannya mengelus lembut perutnya,"Semoga kau cepat hadir disini sayang"gumannya lirih.
Bahagia di hati wanita berusia nyaris 22 tahun itu atas sikap Fai beberapa bulan ini, yang membuat mereka semakin akrab, walau Fai belum menyatakan ucapan cinta..namun Lena yakin lelaki itu mencintainya, terbukti dengan Fai yang selalu ingin ia menemaninya setiap ada tugas bisnis ke luar daerah atau keluar negeri, dan Fai selalu memesan satu kamar untuk mereka berdua serya lelaki tampan itu kerap membelikan hadiah tas mewah dan juga perhiasan.
Lena sudah siap dengan penampilannya yang memesona, dilihatnya Fai yang kesulitan mengancingkan bagian lengan bajunya.
Lena membantu Fai, membuat Fai tersenyum miring..ia memandangi tampilan Lena, bibirnya tak lepas dari kening dan bibir wanita cantik di hadapannya.
"Kau mengoda sekali sayang"bisik Fai ditelinga Lena..aku akan membuatmu mendesah setelah selesai bertemu klien kita"Fai mengigit kecil telinga Lena.
Wanita cantik itu hanya tersenyum geli dan terus membantu memasangkan dasi Fai.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian mereka sudah berada di restoran hotel menunggu klien bisnisnya.
Yuuuk kasih like๐๐๐ dan comen yang banyak๐๐๐