
Pagi ini langit ibu kota terlihat cerah, secerah senyum yang terukir di wajah Ayura.
"Sayang, kok tumben kamu udah cantik banget," tanya Ello yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melingkar di pinggangnya.
"Iya dong. Kan hari ini Ayura mau ikut kakak," jawab Ayura sembari menyisir rambut hitamnya.
"Ikut kakak? Maksudnya?" Ello mengerutkan dahinya tak mengerti.
"Ayura mau ikut kakak ke kampus," jawab Ayura. Dia menatap ke arah suaminya dengan senyum yang terlihat sangat manis.
"Ikut kakak ke kampus?" tanya Ello memastikan dan langsung di balas anggukan kepala oleh Ayura.
"Emang mau ngapain?" tanya Ello lagi.
"Ya mau ikut aja kak. Kan Ayura belum dapet guru yang bakal ngajar Ayura di rumah. Jadi hari ini Ayura mutusin buat ikut kakak ke kampus dari pada Ayura di rumah sendirian," jawab Ayura.
"Tapi Yang......"
"Tapi apa? Kakak gak suka Ayura ikut ke kampus?" Ayura menatap tajam sang suami. "Kakak takut ketahuan pegang-pegang tangan cewek kayak kemarin?"
"Bukan gitu Yang. Tapi......"
"Tapi apa?"
"Tapi nanti kamu bosen nunggu kakak. Kamu di rumah aja ya," bujuk Ello. Bukan takut ketahuan berpegangan tangan dengan wanita lain, tapi Ello takut istrinya yang cantik menjadi pusat perhatian mahasiswa di kampusnya. Dan Ello tak rela jika hal itu terjadi.
Kemarin saat menggunakan seragam sekolah saja Ayura sudah menjadi pusat perhatian banyak buaya. Apalagi sekarang Ayura hanya memakai dres selutut yang di padukan dengan sepatu sneakers baru. Dan jangan lupakan wajahnya yang di rias tipis dan natural. Huh..pasti akan banyak mata yang terhipnotis oleh kecantikan istrinya itu. Dan Ello benar-benar tak rela.
"Ayura gak bakalan bosen nungguin kakak walaupun berjam-jam lamanya," ucap Ayura sembari berjalan kearah sang suami dan mengecup sekilas pipi Ello. "Buruan ganti baju, Ayura tunggu di ruang makan," ucapnya lagi dan langsung meninggalkan sang suami yang masih diam mematung di tempatnya.
~
"Pagi papi," sapa Ayura dan langsung mendudukan tubuhnya di kursi yang biasa ia tempati.
"Pagi sayang. Mana suami kamu?" tanya papi Genta sembari membaca beberapa email yang masuk di smartphone miliknya.
"Kak Ello lagi siap-siap. Bentar lagi juga turun," jawab Ayura. "Wah nasi goreng seafood ya Bi?" tanya Ayura pada Bi Sari yang sedang menata sarapan pagi untuk keluarga Aditama.
__ADS_1
"Iya Non. Requestan Den Hiro," jawab Bi Sari.
"Kayak ada yang ngomongin gue?" tanya Hiro yang baru saja bergabung di ruang makan bersama Ello.
"PD banget," ketus Ayura.
"Bukannya PD. Tapi kakak denger nama kakak disebut," sahut Hiro.
"Sama aja."
"Hiro kamu yang handle iklan perusahaan orang tua Alex kan?" tanya papi Genta menyela perdebatan antara kedua anaknya.
"Iya pi. Kenapa?"
"Kamu udah tau kan Alex yang bakal jadi model cowoknya?" tanya Papi Genta dan di balas anggukan kepala oleh Hiro.
"Buat model ceweknya Mr. Kim minta yang seumuran dengan putranya. Kalau bisa yang masih belum terkenal," ujar Papi Genta lagi.
"Iya pi. Alex udah ngomong di telepon kemarin. Rencananya kemarin mau ketemu sama dia di kantor tapi Hiro ada acara mendadak. Nanti Hiro atur ulang jadwalnya," balas Hiro.
"Emang kak Alex mau jadi model iklan apa sih kak?" tanya Ayura penasaran.
"Pantes kak Alex selalu terlihat keren and fashionable."
"Yang kok kamu muji Alex sih. Kakak lebih segala-galanya dari playboy amatiran itu," sahut Ello kesal.
"Iya kakak emang lebih segala-galanya. Tapi Ayura gak bisa bohong kalau kak Alex juga tampan dan punya pesonanya tersendiri," ujar Ayura sembari tersenyum ke arah sang suami. 'Rasain. Emang kakak doang yang bisa bikin Ayura cemburu.'
"Udah gak usah debat. Mending sekarang kalian sarapan," perintah papi Genta. "Guru kamu mulai ngajar kapan Ra?" tanya papi Genta. Karena Papa Arya yang mengurus semua masalah pendidikan Ayura hingga papi Genta belum tahu update terbaru.
"Hari senin mulainya pi."
"Berarti kamu gak ngapain-ngapain beberapa hari ini?" tanya papi Genta lagi.
"Hari ini Ayura mau ikut kak Ello kuliah pi."
"Ikut Ello kuliah?"
__ADS_1
"Iya pi. Ayura bosen kalau dirumah terus," jawab Ayura.
"Bosen di rumah terus tapi minta home schooling," gumam Hiro yang masih terdengar jelas di telinga Ayura.
"Kak Hiro sirik aja," sahut Ayura sebal.
"Gue sirik? S**orry gak level sirik sama lo. Yang ada gue geli liat lo yang posesif banget sama Ello. Kan kasiahan adik ipar gue yang baik hati dan tampan rupawan ini," balas Hiro tak kalah menyebalkan.
"Ayura gak posesif," bantahnya.
"Gak posesif tapi kemarin Ello di bikin kayak kutu buku. Dan sekarang lo ngikut Ello ke kampus. Apa namanya kalau bukan posesif?" sindir Hiro.
"Bukan posesif kakak Ayura cuma bosen di rumah," bantah Ayura lagi.
"Serah lo deh," sahut Hiro yang malas berdebat dengan sang adik.
~
Setelah sarapan pagi, little pasutri langsung berpamitan untuk pergi ke kampus dengan wajah Ello yang terus di tekuk. Dia benar-benar tak rela Ayura ikut ke kampus. Ello takut saat dirinya ada kelas, Ayura yang menunggunya diluar di ganggu mahasiswa lain.
"Sayang, kakak gak usah ke kampus ya. Kita pulang aja," ujar Ello untuk kesekian kalinya.
"Kenapa? Kakak takut ketahuan punya pacar disini?" tanya Ayura ketus dengan menatap tajam ke arah sang suami.
"Gak gitu Yang. Tapi......"
"Udah lah kak. Kita turun. Itu udah ada kak Alex
dan kak Mike," ujar Ayura saat mobil sudah berhenti di parkiran kampus. Dan tanpa menunggu sang suami, Ayura keluar terlebih dahulu.
"Kak Alex, Kak Mike."
...EXTRA PART END...
NB : Maaf ya kalau extra partnya gak sesuai dengan keinginan kalian. Karena extra part hanya untuk yang belum rela berpisah dengan little pasutri ini.
Dan nanti Ayura Ello bakal muncul di novel terbaru, berjudul "SHE'S MINE" dengan Kim Alexander sebagai tokoh utama.
__ADS_1
...Terakhir, terimakasih sebanyak-banyaknya untuk para pembaca setia PERNIKAHAN RAHASIA SEPASANG ANAK SMA. Seneng bisa saling sapa dengan kalian. Tanpa kalian, Isthiizty bukan siapa-siapa....