Penikahan Rahasia Sepasang Anak SMA

Penikahan Rahasia Sepasang Anak SMA
Ayuraku Sayang


__ADS_3

Ello merasa bingung saat menatap wajah Ayura yang terlihat panik dan syok di balik layar ponselnya.


"Alex dan Mike udah tahu kalau kita udah nikah di Jogja. Jadi mulai besok, aku yakin Alex gak bakalan deketin kamu lagi Ay," ujar Ello menjelaskan.


"Kakak kok gak bilang sama aku kalau ngasih tau mereka?" tanya Ayura tak suka dengan keputusan Ello yang hanya sepihak.


"Memang kenapa?" tanya Ello tak mengerti, kenapa Ayura sepanik itu hanya karena mengetahui jika Alex dan Mike sudah tahu jika mereka sudah menikah.


"Kok nanya kenapa? Kakak emang gak mikir, gimana kalau kak Alex atau kak Mike bocorin pernikahan kita ke orang-orang? Yura belum siap kak. Yura masih pengen sekolah. Kalau sampai tersebar berita kita udah nikah, Yura yakin kalau Yura bakalan di keluarin dari sekolah. Sedangkan kak Ello masih bisa santai. Karena kakak anak pemilik sekolah," ucap Ayura dengan suara semakin lirih.


"Kamu tahu dari mana kalau kak Ello anak pemilik sekolah?" tanya Ello yang terlihat kaget.


"Bukankah bukan cuma Yura aja yang tau? tapi semua murid di sekolah juga tahu kali kalau kak Ello anak pemilik sekolah," sahut Ayura ketus.


"Iya juga ya." Ello terkekeh sambil mengaruk kepala bagian belakangnya yang tak gatal saat menyadari jika dia sudah menanyakan hal yang seharusnya tak perlu di pertanyakan.


"Kakak ihhh....kok malah ketawa sih?" tanya Ayura kesal saat melihat Ello justru terkekeh di atas kepanikannya.


"Dengerin kakak ya Ay, kalau kakak anak pemilik sekolah, berarti kamu menantu pemilik sekolah. Jadi sudah bisa di pastikan kalau kamu juga gak bakalan di keluarin dari sekolah," ucap Ello mencoba menenangkan istrinya.


"Iya juga ya," gumam Ayura menganggukan kepala.


"Nahh itu kamu tahu," ucap Ello tersenyum pada istrinya yang kini terlihat sangat mengemaskan saat mengangguk-anggukan kepalanya.

__ADS_1


"Ehh... tapi tunggu dulu. Emang kakak udah yakin kalau orang tua kak Ello bakalan nerima Yura sebagai menatu?" tanya Ayura.


"Kakak juga gak tau Ay," jawab Ello dengan wajah sendu. Jujur saja dia masih bingung dengan masa depan pernikahan mereka. Ello benar-benar belum siap mengatakan yang sebenarnya pada orang tuanya dan terutama pada papa Arya tentang pernikahan paksa mereka di Jogja.


Sembilan puluh lima persen, Ello yakin papa Arya akan murka mendengar hal itu. Apalagi alasannya kalau bukan Ello yang masih SMA, Ello yang selalu di anggap tak punya masa depan. Dan Ello yang pasti di anggap tak bisa menjaga dan menafkahi istrinya sendiri.


Ello menarik nafas panjang dan menghembuskannya perlahan. Dia menatap istrinya dengan tersenyum sangat manis.


"Kamu tenang aja ya Ay. Untuk sementara waktu pernikahan kita memang masih harus di rahasiakan. Aku belum bisa ngasih tau ke orang tuaku tentang kamu yang udah jadi istriku. Kamu masih mau bersabarkan menjadi istri rahasiaku?" tanya Ello dengan penuh harap.


"Kalau pernikahan kita emang masih mau di rahasiakan, kenapa kakak nngasih tau ke kak Alex dan kak Mike?" tanya Ayura sebal.


"Maafin kak Ello Ay, kakak gak izin dulu sama kamu kalau mau ngasih tau kedua sahabat kakak tentang pernikahan kita." Ello meminta maaf, dia merasa bersalah karena memutuskan hal ini seorang diri. "Maaf ya, kakak cuma gak suka Alex terus deketin kamu," sambung Ello lagi.


'Dihh... bini gue kok gak sadar gini sih. Masa iya dia gak tau kalau gue cemburu. Iya gue cemburu Ay. Gue sangat cemburu lo deket Alex,' teriak Ello dalam hati.


"Kakak cuma takut Alex jatuh cinta sama kamu. Kakak takut dia patah hati saat tahu ternyata kita sudah menikah," ucap Ello yang tak sepenuhnya berbohong. Karena nyatanya tadi saat melihat wajah patah hati Alex, Ello bingung antara lucu dan kasihan. Dan untungnya Alex belum memiliki perasaan mendalam pada Ayura. Hingga sang playboy ulung itu bisa menerima pernikahnnya dengan Ayura.


Ayura mencebikan bibirnya. Dia kira suaminya akan mengatakan kalau dia cemburu saat Yura berdekatan dengan Alex. Tapi pada kenyataannya, Ello justru hanya mengkahawatirkan sahabatnya.


"Udah jan cemberut lagi. Kakak janji Alex dan Mike gak bakalan bocorin tentang pernikahan kita. Mereka bisa di percaya kok. Karena kak Ello udah kenal mereka sejak kecil," ucap Ello mencoba meyakinkan istrinya agar tak terlalu mengkhawatirkan kebocoran pernikahan mereka. Bahkan tanpa Ello tahu jika ternyata Ayura mencebiakan bibirnya karena suaminya yang tak cemburu saat Ayura dekat dengan Alex.


"Kakak yakin?" tanya Ayura yang belum sepenuhnya yakin dengan Alex dan Mike yang bisa menjaga rahasia pernikahan mereka.

__ADS_1


"Iya Ayuraku sayang. Kakak yakin. Sangat yakin," jawab Ello mantap.


Blusshh....


Wajah Ayura seketika memerah saat mendengar Ello memanggil dirinya dengan sebutan Ayuraku sayang. Perasaan kesal karena Ello tak cemburu pada Alex pun hilang begitu saja, dan kini tergantikan oleh perasaan bahagia sekaligus malu mendengar panggilan yang terdengar sangat mengemaskan itu.


"Udah ya, sekarang jangan mikirin Alex dan Mike lagi," pinta Ello. Dan tanpa Ayura sadari, ternyata Ello juga merasakan persaan seperti yang Ayura rasakan sejak tadi. Bahkan saat ini jantungnya berdebar sangat cepat saat melihat wajah Ayura yang sudah memerah seperti kepiting rebus. Bagi Ello, itu terlihat sangat mengemaskan.


Kalau boleh jujur, Elllo tak pernah merasakan hal semacam ini sebelumnya. Bahkan saat masih berpacaran dengan mantannya.


Bersama dengan Ayura membuat hari Ello benar-benar berwarna. Ayura seakan menjadi pelangi setelah hujan dan cahaya di tengah kegelapan hatinya. Menatap wajah Ayura seakan memberi ketenangan di hati Ello. Dan detik ini juga, Ello bersumpah tak akan pernah lagi menyesali pernikahan mereka. Ello justru merasa harus bersyukur bisa dipertemukan dengan Ayura walupun dengan cara yang salah. Bahkan Ello sangat-sangat bersyukur bisa menikahi gadis cantik yang mengemaskan dan terlihat sangat manja itu.


"Iya kak. Ayura percaya sama kakak kalau kak Alex dan kak Mike gak akan bocorin tentang pernikahan kita," sahut Ayura yang mencoba percaya pada kedua sahabat suaminya.


"Nah gitu dong. Kamu percaya sama kakak ya. Kalau semua akan baik-baik aja," ujar Ello.


"Iya kak. Ayura percaya kok sama suami Yura."


Blusshh...


Kini giliran wajah Ello yang memerah seperti tomat. 'Suami?' batin Ello. Antara geli dan senang. Entahlah Ello tak mengerti dengan dirinya sendiri. Bagaimana bisa kata suami benar-benar berefek besar pada debaran jantungnya? Ello tak menyangka jika kata suami bisa membuat perasaannya campur aduk seperti sekarang.


"Kenapa wajah kakak memerah? Kakak sakit?" tanya Ayura.

__ADS_1


__ADS_2