
Ello memilih untuk mengabaikan Alex yang kini sedang tebar pesona pada istrinya. Apalagi alasannya jika bukan karena Alex yang memang sudah biasa seperti itu. Lagi pula Ello juga sangat percaya pada kedua sahabatnya. Dia yakin Alex dan Mike tak akan mengkhianatinya dengan menganggu Ayuranya.
"Ayo duduk sini." Ello menarik sebuah bangku agar Ayura bisa duduk. "Kamu belum makan kan Ay?" tanya Ello dan dibalas anggukan kepala oleh Ayura.
"Yaudah kamu makan dulu ya. Ini tadi aku udah pesenin makanan buat kamu. Aku gak mau kamu sampe kelaperan lagi."
"Cihh.. aku kamu," gumam Alex yang masih tetap bisa di dengar oleh Ello. Namun pria tampan itu memilih tak memperdulikan ucapan Alex dan fokus menyiapkan burger dan kentang goreng untuk istrinya.
"Makan yang banyak ya," pinta Ello dengan sedikit mengelus puncak kepala Ayura.
Disisi lain Alex dan Mike sejak tadi sudah melemparkan tatapan jengah saat melihat Ello yang begitu memperhatikan Ayura.
"Pelan-pelan makannya." Ello mengusap bibir Ayura yang belepotan saus dengan ibu jarinya. Setelah itu tanpa merasa jijik, dia membersihkan tangannya dengan menjilati ibu jarinya.
Dan seketika itu juga Ayura membelalkan kedua matanya saat melihat kelakuan Ello. "Ihh.. kakak itu jorok bekas aku," ujar Ayura lalu meraih tisu dan membersihkan tangan suaminya.
"Gak pa-pa, aku suka kok," sahut Ello tersenyum.
Sedangkan Alex dan Mike sudah mulai mengumpat di dalam hati saat melihat kemesraan sepasang suami istri yang tak berakhlak di depan mereka.
Bahkan Alex dan Mike sama-sama berharap agar jam istirahat segera berakhir. Keduanya sudah sangat kesal pada Ello dan Ayura yang seakan tak memperdulikan keberadan mereka berdua.
'Gila.. gila.. coba kalau gue gak jomblo. Mending gue samperin cewek gue dari pada liatin dua bocil pacaran,' batin Alex kesal. Dan sekarang diotaknya sedang mencoba mengingat-ingat beberapa siswi cantik di sekolahnya yang akan dia jadikan target selanjutnya.
'Shhitt... Sejak kapan urat malu Ello putus? Bisa-bisanya dia gak anggep gue dan Alex disini,' gerutu Mike dalam hati. Hingga akhirnya dia memilih membuka ponsel dan memaikan game kesukaannya.
"Kamu suka maen game MOBA kan?" tanya Ello saat Ayura sudah menyelesaikan makannya.
"Iya suka banget, terutama Mobile Legend," sahut Ayura setelah meminum minuman kaleng yang Ello berikan padanya.
"Lo suka maen ML juga?" tanya Mike ikut menyahut.
"Iya kak," jawab Ayura menatap ke arah Mike.
"Wow kebetulan banget nih. Lo mau ya gabung sama tim kita? Soalnya ada salah satu anggota tim yang baru keluar, jadi kita lagi butuh satu orang lagi buat turnamen minggu depan," sahut Mike antusias.
__ADS_1
"Emang siapa yang keluar?" tanya Ello yang memang tak tahu jika ada salah satu dari lima anggota timnya yang keluar.
"Isthiizty. Dia keluar. Katanya mau fokus jadi penulis novel," sahut Mike yang kini fokus pada Ayura. Dia ingin sekali Ayura menjawab 'iya' atas permintaannya.
Ello menganggukan kepala mengerti. Tim mereka awalnya ada Ello, Alex, Mike, Agam dan Isthiizty. Jika Isthiizty keluar dari tim berarti mereka butuh satu anggota baru.
Ello menatap Ayura. "Gimana Ay? Kamu mau kan gabung sama tim kita?" tanya Ello pada istrinya.
"A-aku....."
"Mau ya. Please," sahut Mike memohon.
"Tapi aku masih noob. Takutnya jadi beban buat tim kalian," tolak Ayura tak enak hati.
"Gak pa-pa. Gak masalah kok. Kita masih ada waktu seminggu buat belajar membangun kekompakan tim. Jadi lo harus mau gabung sama tim kita," ucap Mike sedikit memaksa.
"Lo setujukan Lex kalau Ayura gabung ditim kita?" tanya Mike pada Alex yang sejak tadi memilih diam. Dia terlalu fokus menscroll instagram untuk mencari gadis yang bisa dia ajak kenalan. Dia sudah sangat bosan menjadi jomblo. Apalagi target terakhirnya justru adalah istri sahabatnya sendiri. Hingga mau tak mau Alex harus mundur.
"Gue mah siapa aja. Yang penting minggu depan tim kita udah lengkap lima orang," sahut Alex yang kini menatap ketiga orang yang ternyata juga sedang menatap kearahnya.
"Kakak...." Ayura menatap Ello meminta pendapat.
"Gak pa-pa kamu gabung tim kita aja. Nanti kakak ajarin biar kamu lebih jago lagi," ujar Ello tersenyum lalu menyelipkan rambut Ayura ketelinga, sebelum akhirnya kembali mengelus dengan lembut puncak kepala istrinya.
"Yaudah Ayura mau," jawab Ayura lirih.
"Yes.. akhirnya tim kita udah lengkap lagi," sahut Mike senang. "Nanti pulang sekolah kita coba mabar push rank ya," ajak Mike dan di balas anggukan kepala oleh Ello, Ayura dan Alex.
~
Bel pulang sekolah sudah berbunyi. Keempat anak SMA yang berniat mabar push rank sudah berkumpul di parkiran sekolah.
"Kita mabar di basecamp aja," usul Mike.
"Kamu gimana Ay? Mau kan ke basecamp kita?" tanya Ello menatap istrinya.
__ADS_1
"Boleh. Tapi pulangnya jan malem-malem ya kak. Takut di omeli papi lagi," ujar Ayura meringis saat ingat sudah dua kali telinganya di jewer papi Genta gara-gara pulang terlamabat.
"Iya nanti kakak anter lebih cepet. Gak sampe malem kayak biasanya," sahut Ello yang mengerti kekhawatiran Ayura.
"Emang kalian suka pulang nyampe malem?" tanya Alex kaget. Tak menyangka jika selama ini Ello dan Ayura sudah sering menghabiskan waktu bersama.
"Hmm.. kenapa? Masalah buat lo?" tanya Ello melirik Alex dengan tatapan tajam.
Alex nyengir. Merasa ngeri melihat tatapan Ello. "Gak. Gak masalah kok buat gue. Lagian kalian berdua udah halal, jadi mau ngapain aja udah gak masalah," ujar Alex.
"Dah lah. Ayok berangkat sekarang," ajak Mike yang sudah naik diatas motor sport warna hitam miliknya. Dan diikuti Alex yang juga naik dimotor sport hijau miliknya.
Ello membuka tasnya. Mengeluarkan jaket denim trucker dan memberikannya pada Ayura. "Pakai ini buat nutupin bawah rok kamu," ujar Ello.
Tanpa banyak protes, Ayura pun menerima jaket dari Ello. Dan setelah memakai helm pink miliknya, Ayura naik di atas motor Ello lalu mengunakan jaket dari suaminya untuk menutupi pahanya yang terekpose.
"Pegangan nanti kamu jatuh," pinta Ello. Hingga Ayura langsung memegang ujung seragam sekolah Ello namun justru hal itu membuat suaminya berdecak kesal.
Dia menarik tangan Ayura agar melingkar di perutnya. "Kalau pegangan kek gini jan kayak tadi. Kak Ello gak suka," ujar Ello lalu melajukan motornya menyusul Alex dan Mike yang sudah keluar dari parkiran terlebih dulu.
Sedangkan Ayura yang duduk di jok belakang kini tersenyum sumringah. Sebenarnya sejak tadi dia ingin langsung memeluk suaminya. Namun gengsinya cukup besar untuk melakukan hal itu.
Hingga saat Ello meminta Ayura melingkarkan tangannya di perutnya, membuat Ayura bersorak gembira di dalam hati.
Dan tentu saja dengan senang hati Ayura memeluk suaminya dengan sangat erat. Bahkan dia memejamkan kedua matanya agar bisa menghirup aroma maskulin dari tubuh Ello yang selalu saja membuat Ayura merasa sangat nyaman.
.
.
.
Visual Ello dan Ayura ada di instagram ya guys.
Yang pengen liat gimana Ayura cium-cium boneka beruang dari kak Ello bisa langsung cuss liatin videonya di IG othor.
__ADS_1
IG : Isthiizty