
Ayura yang sejak tadi penasaran tidak bisa untuk tidak bertanya bagaimana bisa Ello dan para sahabatnya bisa memiliki basecamp di dalam purusahaan game. Bahkan berada di lantai teratas. Dan dari yang Ayura lihat, di lantai tiga puluh ini termasuk tempat yang tidak bisa di kunjungi oleh sembarangan orang. Karena sejak berada di lantai tiga puluh, Ayura tak berpapasan sama sekali dengan para staf perusahaan.
"Jelas bisa lah. Orang perusahaan ini milik suami lo," sahut Mike menjawab pertanyaan Ayura. Karena sepertinya Ello masih ragu untuk menjawab pertanyaan istrinya itu.
"Maksudnya gimana? Ayura gak ngerti," ucap Ayura menatap ke arah Mike meminta penjelasan yang lebih jelas.
"Ello owner perusahaan game ini." Kini jawaban keluar dari mulut Alex yang ikut greget dengan Ayura yang tak paham dengan maksud Mike.
"Ohh.. kak Ello owner-nya." Ayura mengangguk-anggukan kepala mengerti. Namun detik kemudian.....
"What?? Owner?" Pekik Ayura dengan kedua matanya yang sudah membulat sempurna.
Ketiga pria tampan disana langsung mengusap telinga masing-masing saat mendengar suara Ayura yang memekikan telinga.
"Kakak, emang bener yang dibilang kak Alex?" tanya Ayura menatap bingung pada suaminya.
Ello tersenyum saraya mengusap puncak kepala Ayura. "Iya, kak Ello owner disini. Di Axel corp."
Dan lagi-lagi Ayura membelalakan kedua matanya saat mengetahui suaminya pemilik perusahaan game. Bagaimana bisa bocah SMA berusia delapan belas tahun punya perusahaan game?
"Jan kaget kek gitu sekarang. Karena ada hal lain yang lebih mengagetkan," ujar Alex.
Ayura menatap Alex, mencoba mencari tahu apa yang lebih mengejutkan dari pada tahu jika suaminya memiliki perusahaan game.
"Lo tahu channel youtube G.A.D gaming yang punya subscriber terbanyak di Asia?" tanya Alex.
"Tentu saja Ayura tahu kak. Ayura suka banget nonton kontennya. Ayura pengen banget bisa ketemu sama dia. Ayura ngefans," ujar Ayura dengan wajah berbinar. Sedangkan Ello, Alex dan Mike sudah tersenyum lucu menatap Ayura.
"Tapi kayaknya itu mustahil buat Ayura, soalnya G.A.D gaming selalu pakai topeng saat buat konten video. Jadi kalau bisa ketemu langsung pasti itu hanya sebuah keajaiban," ujar Ayura dengan wajah sendu.
"Kamu bisa kok ketemu sama dia. Bahkan bisa peluk-peluk. Cium-cium juga boleh," sahut Ello.
"Benarkah? Dimana Ayura bisa ketemu dia kak? Kakak kenal?" tanya Ayura pada suaminya.
__ADS_1
"Buahahaha......." Alex dan Mike tak bisa lagi menahan untuk tidak tertawa. Bagaimana bisa Ello mencari kesempatan diwaktu yang sangat tepat.
"Kenapa kalian tertawa?" tanya Ayura, dia menatap heran kearah Alex dan Mike.
"Asal kamu tahu Ra, G.A.D gaming itu adalah Ello," sahut Mike yang masih mencoba menghentikan tawanya.
"Maksudnya?" Lagi-lagi Ayura tak mengerti.
"G.A.D gaming itu kepanjnagan dari Grafello Axel Darmawangsa gaming," sahut Alex. Dan benar saja Ayura kembali syok mendengar kenyataan bawa youtuber favorite-nya adalah suaminya sendiri.
"Udah jan mangap gitu. Sini peluk. Katanya pengen banget ketemu G.A.D gaming?" Ello menarik Ayura yang masih bengong ke dalam pelukannya.
Ayura yang masih belum percaya dengan yang baru saja dia dengar hanya bisa pasrah saat Ello merengkuh tubuhnya.
"Mau dicium juga gak?" tanya Ello hingga membuat Ayura menengadahkan wajahnya agar dapat melihat wajah suaminya.
"Kakak beneran G.A.D gaming itu kakak?" tanya Ayura masih belum percaya.
"Iya itu kakak. Makasih ya udah jadi salah satu subscriber kak Ello," ujar Ello tersenyum menatap wajah Ayura yang terlihat sangat cantik saat dilihat dari jarak yang sangat dekat seperti sekarang. Bahkan saat ini Ello bisa merasakan hembusan nafas hangat istrinya.
"Kenapa hem? Masih belum percaya?" tanya Ello merapikan helaian rambut yang menutupi wajah istrinya.
Ayura mengangguk. Benar dia masih tak percaya.
"Yaudah besok kapan-kapan kamu mau ikut kak Ello bikin video?" tanya Ello mencoba meyakinkan istrinya.
"Jadi beneran kakak yang punya akun G.A.D gaming?" Ayura balik bertanya.
"Iya sayang," sahut Ello tersenyum. Sejak tadi jatungnya sudah berdetak sangat cepat sejak memeluk tubuh istrinya. Dia benar-benar nyaman dengan posisi itu.
Apalagi bisa melihat wajah Ayura dari dekat membuat Ello terbayang-bayang dengan mimpinya semalam.
Namun tak mungkinkan dia mencium Ayura saat ini, walaupun mereka sudah halal. Apalagi alasannya jika bukan karena ada Alex dan Mike disini. Jadi Ello tak boleh memberikan tontonan untuk kedua bocah SMA yang bisa membuat mereka kepengen.
__ADS_1
Lihat saja sekarang. Alex dan Mike bahkan sudah terlihat sangat ingin seperti dirinya. Bisa memeluk gadis cantik dan mengemaskan seperti Ayura.
Ayura yang menyadari detak jantungnya semakin cepat, kini mencoba melepaskan tubuhnya dari pelukan Ello. Apalagi dia baru menyadari jika masih ada Alex dan Mike disana.
"Kakak lepasin ihh..." Ayura mencoba menjauh dari tubuh Ello.
"Gak mau. Masih pengen peluk," ujar Ello semakin mengeratkan pelukannya.
"Ihh.... itu ada kak Alex dan kak Mike," ujar Ayura masih mencoba melepaskan diri.
"Lalu apa masalahnya?" tanya Ello.
"Ayura malu kak. Ihh... lepasin deh," pinta Ayura.
"Gak perlu malu. Kamu harus terbiasa kek gini. Aku kan suamimu Ay," ujar Ello dengan santai.
Hingga akhirnya Ayura memilih menyembunyikan wajahnya yang sudah memerah di dada Ello. Dia berharap dengan hal itu bisa mengurangi sedikit rasa malunya. Sedangkan Ello justru tersenyum senang. Akhirnya dia bisa merasakan memeluk gadis yang sudah mengobrak-abrik persaannya sejak mereka di Jogja.
Akhirnya Ello melepaskan pelukannya saat makanan yang di pesan oleh Agam datang. Dan saat ini Tata sekretaris Agam dan seorang office girl sedang menata makan sore mereka.
Terlalu banyak menu yang di pesan. Bahakan mereka terlihat seperti ingin berpesta.
"Kakak Ayura haus, pengen minum dulu," pinta Ayura pada suaminya.
Dan tanpa meminta dua kali, Ello sudah menyodorkan satu botol air mineral dingin untuk istrinya.
Mereka semua sudah duduk di posisi masing-masing bahkan Tata ikut bergabung dengan mereka. Karena selain menjadi sekretaris, Tata ternyata adalah calon istri Agam.
"Kamu mau makan sendiri apa mau kakak suapin?" tanya Ello pada Ayura.
"Suapin," jawab Ayura dengan tersenyum malu.
Tentu saja Ayura lebih memilih di suapi. Karena dia memang gadis yang selalu di manja oleh kedua pria kesayangannya. Yaitu papi Genta dan Kak Hiro. Bahkan di usiannya yang sudah menginjak tujuh belas tahun, kak Hiro masih sering menyuapinya. Ya walaupun sudah tak sesering dulu karena kesibukan kakaknya yang sudah semakin banyak.
__ADS_1
Mereka pun makan dalam diam. Ayura dan Ello menggunakan satu piring dan satu sendok untuk makan bersama. Tak merasa jijik. Justru keduanya merasa senang.
"Kakak.. Jan dimakan. Itu ada udangnya." Ayura mencegah Ello saat hendak memasukan udang ke dalam mulutnya.