Penikahan Rahasia Sepasang Anak SMA

Penikahan Rahasia Sepasang Anak SMA
Mencintaimu Tak Butuh Alasan


__ADS_3

"Udah bro ikhlasin aja," ujar Alex lalu mengambil balon2 dari tangan Reno. Dan langsung menerbangkannya keatas langit Darmawangsa. "Lepasin aja perasaan suka lo buat Ayura. Kayak balon-balon lo itu," ucap Alex lagi seraya menunjuk balon nitrogen yang sudah terbang tinggi.


"Baccooott lo......"


Alex tak menjawab ucapan Reno. Dia justru kembali mengambil buket bunga di tangan Reno dan memberikannya ke Ello.


"Buat apa?" tanya Ello saat Alex mengulurkan buket bunga padanya.


"Buat nembak cewek lah, ogeb banget sih lo," ketus Alex kesal.


"Gak sudi gue pake bunga dari Reno," sahut Ello ketus. Hingga membuat Alex kembali memberikan buket bunga itu ke Reno.


Prok... Prok... Prok...


Suara tepukan tangan Mike mengalihkan pandangan semua orang kembali kearah lapangan.


"Perhatian.... Perhatian......" seru Mike.


"Tolong hentikan sebentar aktivitas ghibah kalian. Karena ada pengumuman penting yang akan disampaikan oleh teman kita Grafello. Jadi pastikan untuk membuka telinga kalian lebar-lebar karena tidak akan ada siaran ulang," ucap Mike memberi intruksi ke seluruh siswa siswi yang ada di lapangan.


Setelah memastikan semua murid menatap kearah mereka dan bersiap mendengarkan pengumuman, Mike pun mempersilahkan Ello untuk berbicara.


"Ehem...." Ello berdehem untuk menetralkan suaranya.


"Gue Grafello Alex Darmawangsa sangat-sangat mencintai seorang Ayura Kazumi Aditama," seru Ello dengan lantang.


"Kakaaaakk......" Ayura berkata lirih sambil menatap wajah Ello yang kini sedang tersenyum kearahnya.


"Mulai saat ini dan untuk selamanya, Ayura sudah resmi menjadi milik seorang Grafello. Jadi gue harap jangan ada yang berani deketin atau bahkan gangguin milik gue lagi. Karena jika hal itu sampai terjadi, kalian akan berhadapan langsung sama gue," ucap Ello tersenyum miring seraya melirik ke arah Reno yang ternyata juga sedang menatap tajam kearahnya.


Semua orang yang mendengar ungkapan perasaan Ello kini kembali berbisik-bisik mengomentari hubungan antara Ello dan Ayura.


"Dan satu lagi. Karena hari ini gue lagi seneng, kalian semua boleh makan dikantin sepuasnya. Gue yang traktir," seru Ello lagi. Hingga membuat semua murid bertepuk tangan dan bersorak gembira.


Dan pada akhirnya sebagaian besar dari mereka pun langsung berbondong-bodong meninggalkan lapangan menuju ke kantin sekolah.

__ADS_1


Sedangkan Reno yang perasaannya sudah di tolak mentah-mentah memilih langsung pergi meninggalkan lapangan sembari menarik kasar sepupunya. Bahkan buket bunga di tangannya sudah dia lempar begitu saja ke tempat sampah.


Reno benar-benar kesal karena Laura sempat mengatakan jika Ayura juga menyukainya. Tapi pada kenyataannya Ayura justru malah jadian dengan Ello, rival abadinya.


"Kakak....." Ayura menengadahkan wajahnya menatap Ello.


"Kenapa hem?" tanya Ello seraya merapikan helaian rambut yang menutupi wajah istrinya.


"Yang kak Ello ucapin tadi beneran?" tanya Ayura masih menatap wajah Ello tanpa berkedip sekali pun.


Ello mengerutkan dahinya.


"Ucapan kakak yang mana?" Ello balik bertanya.


Ayura cemberut. "Ihh yang barusan kakak umumin ke anak-anak."


"Iya, tapi kalimat yang mana? Kan kak Ello gak cuma bicara satu kalimat tadi," ujar Ello tersenyum menatap wajah istrinya yang masih ditekuk.


"Yang itu tadi......" Wajah Ayura memerah dia hendak melepaskan rengkuhan tangan Ello dari tubuhnya, namun suaminya itu justru semakin mengeratkan rengkuhannya.


Ello kembali menatap Ayura. "Kenapa gak di jawab?"


"Hah....."


"Kamu gak cinta ya sama kakak?" tanya Ello mencebikan bibirnya hingga membuat wajahnya terlihat sangat mengemaskan.


"Gak kak. Gak gitu. Ayura cuma heran kenapa kak Ello bisa bilang cinta sama Ayura. Apa yang kak Ello sukai dari gadis manja seperti Ayura?"


Ello terdiam seakan berfikir.


"I like your smile (Aku suka senyummu)." Ello menatap bibir Ayura yang kini sedang tersenyum.


"You're so beautiful. But that's not why I love you (Kamu sangat cantik. Tapi bukan karena itu aku mencintaimu)," ucap Ello masih menatap wajah istrinya.


"So......"

__ADS_1


"Jika kamu bertanya alasan kenapa aku bisa mencintai kamu, jawabannya aku tidak tau. Karena yang aku tahu, mencintaimu tak butuh sebuah alasan," ucap Ello.


Ayura tersenyum. Benar-benar puas dengan jawaban suaminya. "Aku juga mencintaimu my little husband. I love you more. And thank you for loving me."


"Makasih sayang karena kamu udah mau membalas cinta kakak." Ello langsung memeluk tubuh istrinya lalu mengangkat tubuh mungil Ayura dan memutar-mutar tubuh mereka.


"Kakak pusing......." rengek Ayura. Namun Ello justru hanya terkekeh.


"Ehem.... " suara Alex berdehem membuat Ello menghentikan aktivitasnya. Menatap kearah dua sahabatnya yang masih setia menunggu dia dan Ayura di jarak lima meter.


"Kalian bisa lanjutin nanti lagi. Lebih baik sekarang kita ke kantin. Gue udah laper banget," ucap Mike langsung membalikan tubuhnya dan berjalan ke arah kantin diikuti oleh Alex di sampingnya.


Ayura yang masih pusing akibat ulah suaminya pun berpegangan erat ditubuh Ello.


"Kita ke kantin yuks," ajak Ello seraya menggandeng tangan Ayura dan ikut menyusul Alex dan Mike yang sudah berjalan cukup jauh di depan mereka.


Suara kantin riuh dengan obrolan yang sedang trending nomer satu disekolah Darmawangsa yaitu kisah Ello, Ayura dan Reno. Namun seketika itu juga menjadi hening saat Ello, Ayura, Alex dan Mike datang. Hingga membuat Alex mengerutkan dahinya heran.


"Kalian santai aja. Lanjutin ghibahnya. Anggap kita gak ada," seru Alex dan benar saja suara riuh itu kembali saling bersahutan. Apalagi saat ini sang topik pembicaraan sedang berada di kantin.


"Mau makan apa?" tanya Ello pada istrinya setelah tadi sempat menarik kursi untuk Ayura duduki.


"Apa aja deh kak. Samain sama kakak," ucap Ayura tersenyum. Ello menganggukan kepala dan langsung pergi untuk memesan makanan mereka.


Dan seperti biasa. Ayura yang manjanya sedang kumat, meminta disuapi oleh suaminya. Hingga membuat semua siswi Darmawangsa yang berada di kantin merasa iri padanya.


Apalagi ini pertama kalinya Ello terlihat sangat memperhatikan pasangannya. Karena saat masih berpacaran dengan Tania mantannya dulu, Ello terlihat sangat cuek. Bahkan mereka berdua bisa dibilang jarang duduk berdua.


Sangat berbeda jauh dengan Ello yang sekarang terlihat sangat memanjakan Ayura. Benar-benar pasangan yang membuat mereka iri.


"Kalian bisa gak sih suap-suapannya di apartemen atau dimana gitu. Yang penting jangan di hadapan gue," ketus Alex yang mulai jengah melihat tingkah keduanya.


"Syirik aja lo. Dasar jomblo," sahut Ello sinis. Hingga membuat Alex mendengus kesal.


'Liat aja. Bentar lagi pasti gue bakalan punya cewek baru,' batin Alex masih menatap sebal kearah pasangan didepannya.

__ADS_1


__ADS_2