
"Anjirr... sakit cok," gerutu Alex saat Mike memukul kepalanya dengan cukup keras. "Emang kebiasaan pada nyakitin pala gue. Gue tahu diantara kita bertiga, otak gue emang paling encer. Tapi gak gini juga cara jatuhin lawan," ujar Alex yang kini masih mengusap kepalanya yang mulai berdenyut akibat pukulan kedua sahabatnya.
Sedangkan Ello dan Mike justru memutar bola matanya malas. Bagaimana bisa Alex berkata jika otaknya paling encer, kalau hampir semua nilainya saja mentok di angka empat dan lima.
"Gue serius nanya. Ini video siapa yang edit? Bisa mulus bener kek gini," ujar Alex yang kembali memutar video ijab kabul Ello dan Ayura.
Sejujurnya sembilan puluh sembilan persen Alex tahu jika video yang sekarang dia lihat itu bukan editan. Namun di hatinya yang terdalam, masih menyisakan satu persen harapan jika video yang sedang dia lihat hanya rekayasa.
Karena Alex sendiri masih cukup penasaran bagaimana rasanya berpacaran dengan Ayura. Seorang gadis cantik yang sangat susah dia dekati. Bahkan pesona seorang Kim Alexander seakan tak terlihat di mata Ayura.
"Ehh.. onta itu video asli bukan editan," sahut Mike yang kini kembali ikut menonton video di laptop Ello. Mike sendiri masih tak menyangka, bagaimana bisa Ello menikah dengan Ayura. Itu semua tak masuk di akal logikanya.
"Ngab.. tolong bilang ini hanya editan," pinta Alex pada Ello dengan wajah memelas. Entah kenapa dia masih tak rela jika Ayura sudah menikah dengan Ello. Bagaimana bisa dia harus di pukul mundur sebelum berjuang sama sekali.
"Sorry Lex. Tapi perjuangan lo emang harus berhenti sampe disini," ucap Ello tersenyum menang. Apalagi dia masih ingat betul bagaimana Alex dan Mike mentertawakannya. Dan saat ini giliran dialah yang harus mentertawakan Alex, karena mau tak mau harus menerima kekalahan.
Walaupun ini tentang menang dan kalah. Tapi bagi Ello, Ayura bukan sebuah piala yang baru dia perebutkan banyak pria. Hanya saja melihat wajah Alex yang ditekuk seperti itu benar-benar menjadi hiburan tersendiri bagi seorang Grafello.
__ADS_1
"Apes banget nasib gue. Padahal udah niat banget mau di seriusin. Tapi ternyata perjuangan gue udah gak bisa di terusin," keluh Alex dengan wajah sendunya.
"Ya iya lah gak bisa di terusin. Emang lo pikir bisa rebut Ayura dari Ello? Saingan lo terlalu berat bray. Apalagi status mereka udah jelas. Kalau pun Ayura belum jadi milik siapapun, gue yakin pada akhirnya pesona lo bakalan langsung terhempas jauh karena bersaing sama Ello," ejek Mike sambil terkekeh. Karena ternyata bukan hanya Ello saja yang terhibur saat melihat wajah patah hati Alex tapi Mike pun merasakan hal yang sama.
"Sahabat lagi berduka bukannya ngehibur malah ngetawain. Kamvrett emang lo pada," sembur Alex dengan ketus. Dia menyandarkan tubuhnya di sofa. Menatap ke langit-langit ruangan Ello. Masih bulum terima Ayura dan Ello sudah menikah. Tapi mau bagaimana lagi. Mereka memang sudah menikah.
"Udah ngab. Iklasin. Mungkin ini teguran dari yang Maha Kuasa buat lo," celetuk Mike dan langsung mendapat tatapan tajam dari Alex yang seakan ingin menguliti Mike saat itu juga.
"Wait.. wait.. Gue kan cuma pengen lo insyaf aja ngab. Jan maenin cewek-cewek lagi lah. Emang lo gak takut do'a-do'a mantan lo yang tersakiti di ijabah sama Allah?" tanya Mike. "Gue cuma ngeri aja mereka ngutuk lo jadi kodok," sambung Mike lagi.
"Noh dengerin kata abang lo. Insyaf lo Lex insyaf. Emang lo beneran gak takut jadi kodok?" sahut Ello yang sejak tadi terus menatap ponsel di tangannya dan berharap Ayura memberinya kabar.
"Tapi bukan dengan cara lo pacarain semua cewek juga kali ngab?" Mike menggelengkan kepala mendengar alasan Alex yang bisa di bilang terlalu pasaran untuk seorang playboy.
"Nyari orang yang benar-benar kita cintai tak semudah membalikkan telapak tangan ngab. Lo harus nyari wanita yang sesuai dengan kriteria dan cocok satu sama lain untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Dan salah satu cara untuk menemukannya dengan gue menjadi playboy. Ya walaupun ini emang salah, tapi memacari lebih dari satu cewek bisa jadi opsi terbaik buat cari tahu siapa sebenarnya cinta sejati gue," ucap Alex menjelaskan panjang lebar.
"Gaya lo ngomong melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Inget lo masih bau kencur," cibir Mike yang mulai kesal dengan Alex yang terlalu banyak alasan untuk di ajak insyaf.
__ADS_1
"Dih.. jan salah. Lo gak liat Ello? Yang kata lo masih bau kecur gak taunya udah kawin aja sama Ayura," ketus Alex yang merasa sebal karena Mike selalu saja mengomelinya tentang karma mempermainkan anak gadis orang.
Ello melempar pulpen yang ada di depannya dan langsung tepat sasaran mengenai kening Alex. "Aduhh... kamvreett. Perasaan kalian berdua KDRT terus sama gue," gerutu Alex yang memang selalu saja menjadi sasaran kekesalan Ello dan Mike.
"Gue kasih tau ke lo ya. Gue belum kawin sama Ayura," sanggah Ello. "Dan gue baru nikah doang sama dia, NIKAH." Ello menekan kata nikah agar kedua Alex pahan situsi antara dirinya dan Ayura.
"Rugi dong di nikahin tapi gak di kawinin," celetuk Alex dengan santainya.
"Emang dasar lo otak mesum," ketus Ello. "Gue juga harus mikirin kedepannya gimana kali ngab," ujar Ello yang kini menyandarkan tubuhnya di sofa.
"Keluarga gue dan keluarga Ayura gak ada yang tahu kita udah nikah," sambung Ello yang kini pandangan matanya lurus ke depan. Mencoba menerawang hal apa yang mungkin terjadi jika pernikahan rahasiannya dengan Ayura terbongkar.
"Kok bisa gak ada yang tahu?" tanya Alex dan Mike bersamaan. Karena jujur mereka penasaran kenapa Ello dan Ayura bisa menikah. Apalagi di lihat dari video yang mereka tonton, pernikahan Ayura dan Ello seakan terkesan dadakan.
"Karena gue nikah sama dia gara-gara di gerebek di losmen waktu di Jogja dan saat itu kita tidur satu kamar," jawab Ello. Lalu melanjutkan cerita bagaimana dia bisa satu losmen dengan Ayura hingga terpaksa di nikahkan di balai desa karena gak ada satu pun wali dari keduanya yang bisa menjemput mereka.
"Wait.. wait.. jadi orang yang lo cari-cari di kamar losmen waktu itu Ayura?" tanya Alex memastikan dan langsung di jawab anggukan kepala oleh Ello.
__ADS_1
"Jadi waktu itu Ayura udah sah jadi bini lo?" tanya Alex lagi.
"Iya Lex iya. Dan gue harap kalian berdua bisa jaga rahasia ini sampai gue dan Ayura siap buat bilang yang sebenarnya ke orang tua kita masing-masing," pinta Ello yang kini menatap Alex dan Mike secara bergantian.