Penikahan Rahasia Sepasang Anak SMA

Penikahan Rahasia Sepasang Anak SMA
Mana Yang Dipegang Reno


__ADS_3

Deg


Ayura menelan salivanya dengan susah payah saat mendengar pertanyaan dari Ello di seberang telepon. Pandangan mata Ayura memindai sekelilingnya untuk mencari keberadaan suaminya.


"Gak usah clingak-clinguk nyariin kakak," ucap Ello yang melihat tingkah Ayura dari kejauhan.


"Ehh.... eng-enggak kok," sahut Ayura dengan terbata.


'Mampus lo Ayura. Ketahuan sama kak Ello kan. Mana tadi lupa gak izin lagi,' batin Ayura mengrutuki kebodohannya yang tak meminta izin pada suaminya.


"Ngapin kamu disitu sama Reno?" tanya Ello lagi dengan nada datar namun terdengar sangat menakutkan ditelinga Ayura.


"Gak sama kak Reno aja kok. Sama Laura juga," jawab Ayura melirik kearah Laura dan Reno yang ternyata masih fokus menatap kearahnya.


"Iya. Tapi kak Ello nanya kenapa kalian ada disitu?" tanya Ello. Rasanya dia ingin sekali mendatangi Ayura dan membawanya pulang saat ini juga. Namun sayang, tangan dan tubuhnya sudah dicekal oleh Alex dan Mike, hingga membuat Ello hanya bisa memandang Ayura dari balik tiang yang tak jauh dari tempat istrinya berada.


"Tadi aku janjian nonton sama Laura. Terus ada kak Reno ikut," jawab Ayura apa adanya.


"Ya udah. Sekarang lebih baik kamu susul kakak direstoran X," perintah Ello pada istrinya.


"Sekarang?" tanya Ayura lirih.


"Iya sekarang Ay. Masa tahun depan. Kak Ello gak suka kamu deket-deket sama mereka berdua. Mereka bukan orang baik Ay," ujar Ello dengan nada yang tak bisa dibantah lagi.


"Iya.. iya Ayura kesana sekarang," jawab Ayura sebelum akhirnya mematikan panggilan telepon dari suaminya.


"Siapa? Kok sebut-sebut nama gue dan Laura," tanya Reno penasaran siapa yang menghubungi Ayura.


"Papi gue yang ternyata lagi ada dimall ini juga. Dan sekarang nyuruh gue nyusul kesalah satu restoran disini," jawab Ayura berkilah.

__ADS_1


"Ya udah ayo kita susulin aja bokap lo," ajak Laura yang sudah bangkit dari duduknya. Dia berencana akan mengenalkan Reno pada papi Ayura. Karena rencananya membuat Ayura dan Reno dekat saat menonton film sudah benar-benar gagal.


"Masalahnya ini acara keluarga. Dan gue gak bisa ajak kalian. Jadi lebih baik kalian pulang duluan aja," ujar Ayura. Dan berhasil membuat Laura cukup kecewa karena lagi-lagi rencananya harus gagal.


"Kita anter dulu sampe restorannya. Nanti abis itu gue sama Laura bakal langsung balik," sahut Reno yang belum rela berpisah dengan Ayura.


"Gak. Gak usah kak. Lebih baik kalian pulang aja," tolak Ayura dengan tegas. Hingga akhirnya membuat Reno mengalah.


Dan setelah memastikan Laura dan Reno sudah pergi, Ayura pun bergegas menuju restoran yang dimaksud oleh suaminya.


Ayura bertanya pada pelayan dimana meja yang dipesan atas nama Ello. Dan ternyata pelayan tersebut mengantar Ayura ke salah satu private room disana.


Setelah masuk, Ayura menatap heran ke arah tiga pria dihadapannya. Apalagi penampilan ketiganya terlihat berbeda dari biasanya karena saat ini baik Ello, Alex ataupun Mike sedang memakai pakaian semi formal.


"Kakak kok ada disini?" tanya Ayura.


"Duduk sini dulu," ucap Ello menarik lembut tangan Ayura agar duduk di sofa kosong di sampingnya.


"Ihh... kakak apaan sih orang kak Reno gak ada pegang-pegang tangan Ayura kok." Ayura menarik tangannya dari genggaman Ello.


"Jangan bohong Ay. Kasih tahu kak mana yang udah di pegang Reno. Sini kakak bersihin, biar gak ada lagi kuman sekecil apapun yang menempel ditubuh kamu." Ello menarik tangan Ayura dan kembali memebersihkannya.


"Ckk.. kakak gak percaya sama Ayura?" tanya Ayura yang kini sudah mencebikan bibirnya.


"Kakak percaya sama kamu. Tapi kakak gak percaya sama Reno," jawab Ello masih fokus mengusap tangan Ayura.


"Ihh... kakak udah deh. Jan gini, malu diliatin kak Alex sama kak Mike," ujar Ayura. Karena memang sejak tadi Alex dan Mike menatap jengah dengan kelakuan Ello yang terlihat sangat berlebihan.


"Biarin mereka liatin. Biar mata mereka berfungsi sebagaimana mestinya," sahut Ello sekenanya.

__ADS_1


Ello menatap kearah Ayura. "Kenapa pergi gak izin dulu sama kakak? Kamu istri kak Ello Ay. Harusnya kalau kamu keluar rumah harus izin sama kakak dulu. Kalau tadi kak Ello gak liat kamu, pasti kamu gak akan ceritakan kalau jalan sama Reno?"


"Ayura gak jalan sama kak Reno kak. Udah Ayura bilang kalau Ayura janjian sama Laura. Ayura gak tau kalau Laura bakalan ajak kak Reno," sahut Ayura tak terima jika dia dibilang jalan dengan Reno.


"Kakak gak suka kamu deket-deket sama mereka berdua. Mereka itu licik Ay. Dan lain kali jangan pernah pergi kemanapun tanpa izin dari kakak," ucap Ello tegas.


"Ckk...Lagian siapa suruh pesan Ayura dari semalem gak di bales. Mana tadi di sekolah juga gak ketemu. Kakak udah bosen sama Ayura?" tanya Ayura kesal hingga dia kembali mencebikan bibirnya.


"Maaf Ay. Kakak gak sempet kabarin kamu," ujar Ello meminta maaf.


Hari ini Axel crop. merilis game baru. Dan sejak tadi sore Ello, Agam, Alex dan Mike sudah berada direstoran ini untuk meet up dengan beberapa youtuber gaming yang sudah ditunjuk untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan game Ello.


Dan saat baru saja akan pulang, Ello sangat kaget saat melihat istrinya ternyata ada dimall yang sama bersama dengan rivalnya. Bahkan Ello dapat melihat jika Reno terus menatap kagum kearah istrinya.


"Sesibuk itukah kak Ello sampai gak ada waktu walau cuma sekedar ngirim pesan ke Ayura?" tanya Ayura pada Ello.


"Iya kak Ello benar-benar sibuk. Jadi gak sempet balas pesan kamu."


Ayura tersenyum sinis. "Wajar sih karena Ayura memang bukan prioritas kakak. Jadi kakak gak bakalan mau buang-buang waktu kakak hanya sekedar untuk ngasih kabar kalau kakak lagi sibuk."


"Ay.. bukan gitu." Ello menarik tangan Ayura dan menggenggamnya dengan erat. "Kamu prioritas kakak. Kakak kerja juga buat kamu. Maaf kalau kakak sibuk dan seakan mengabaikan kamu. Jujur kakak gak ada niatan begitu."


"Mana buktinya kalau Ayura prioritas kakak?"


"Kamu mau bukti apa?"


"Terserah kakak."


Ello menatap kearah Alex dan Mike seakan meminta bantuan. Namun kedua sahabatnya itu justru tersenyum mengejek. Hingga membuat Ello hanya bisa menghela nafas kasar.

__ADS_1


"Kamu mau bukti?" tanya Ello dan dibalas anggukan kepala oleh Ayura.


"Mulai malam ini kamu tinggal sama kakak diapartemen. Kak Ello gak mau ada penolakan lagi. Dan kakak akan buktiin ke kamu kalau saat ini kamu memang benar-benar prioritas kakak," ucap Ello dengan tegas hingga membuat ketiga orang disana membelalakan kedua matanya tak percaya dengan ucapan Ello.


__ADS_2