Sabila, Cinta Manis Tuan Muda

Sabila, Cinta Manis Tuan Muda
bab100 Bocornya Rahasia


__ADS_3

°°°


Setelah memakan masakan buatan suaminya Sabil berdiri di balkon apartemen. Menatap indahnya kota Zurich di malam hari. Salah satu kota terkenal di Swiss, dengan kualitas hidup yang baik. Ya walaupun termasuk salah satu kota dengan biaya hidup yang malah tapi Zurich cukup terkenal.


Sabil merenungi kejadian tadi sore dimana untuk pertama kalinya ia dibentak dan dituduh. Sebenarnya tidak masalah jika memang ia salah tapi tidak bisakah memberitahu dengan cara yang baik. Hati Sabil begitu lembut dan perasa, ia akan terus memikirkan kejadian yang cukup melukai perasaannya.


Andra mencari sang istri setelah ia menyelesaikan membersihkan peralatan makan. Tadi Sabil yang akan mencucinya tapi Andra mencegahnya.


"Sayang, kau disini rupanya."


Melepaskan mantel yang ia pakai lalu di pakaikan ke sang istri.


Sabil pun tersenyum sambil menoleh, kemudian meraih mantel yang sudah menempel dibelakang tubuhnya.


"Ini sangat indah kak. Bagaimana bisa ada kota seindah ini." Sabil berusaha menyembunyikan kegelisahannya.


"Apa kau tau dulu mom dan dad juga berbulan madu disini. Aku ingin mengajakmu mengunjungi tempat-tempat indah yang ada disini." Memeluk istrinya dari belakang.


,,,


Disisi lain disudut rumah sakit, seorang wanita berseragam perawat sedang membuat rencana. Setelah tadi ia mendengar sesuatu yang cukup menarik saat akan masuk keruangan pasien yang selama ini ia perlakukan dengan khusus.

__ADS_1


Senyum miringnya menyiratkan sesuatu, mengingat rahasia yang menurutnya bisa segera memisahkan pasangan pengantin baru itu.


flashback


Tadi saat ia akan mengganti infus tak sengaja mendengar obrolan sepasang suami-istri yang akan ia masuki ruangan. Suster Jane berhenti didepan pintu dan sedikit menempelkan telinganya.


"Dad, aku ingin berkata jujur pada Sabil." Ujar suara wanita yang tak lain adalah mom Rahmi.


"Apa kau yakin, mereka baru saja menikah. Bagaimana jika belum siap menghadapi masalah besar seperti itu." Dad Ray memberi saran.


"Tapi sampai kapan dad. Aku ingin meminta maaf langsung pada Sabil karena kesalahanku ia jadi kehilangan ibunya dulu." Sesak selalu mom Rahmi rasakan bila mengingat kejadian itu.


"Biarkan Andra yang mengatakannya sayang. Aku yakin putra kita sedang mencari waktu dan suasana yang pas untuk memberitahu semuanya pada Sabila."


Suster Jane menyeringai di balik pintu. Ia tak jadi masuk dan menyerahkan tugasnya pada perawat yang lain, padahal biasanya ia tak pernah absen saat kamar pasien milik mom Rahmi memencet tombol untuk memanggil perawat.


Flashback off


Suster Jane sudah tau apa yang akan ia lakukan nanti. Ia tidak terima karena selama ini dirinya sudah mengabdikan diri untuk merawat nyonya Rahmi. Berharap sang tuan muda menoleh padanya. Tapi nyatanya selama ini tak sekalipun Andra menganggap keberadaannya.


Wanita itu sudah mengikuti nyonya Rahmi keberbagai negara yang mereka kunjungi. Tentu ia memang sudah menjadi perawat khusus untuk Nyonya Rahmi. Awalnya nyonya Rahmi yang mengusulkan karena melihat kinerja suster Jane dan ketekunannya.

__ADS_1


Awalnya suster Jane pun tak pernah berpikir lebih, tapi saat pertama kali ia melihat tuan muda Andra hatinya bergetar. Jatuh cinta pada pandangan pertama. Ia selalu mencari perhatian dari Andra saat lelaki itu mengunjungi mommy nya. Sikap lelaki itu juga begitu ramah padanya.


Setiap hari Jane selalu merawat nyonya Rahmi dengan baik, meninggalkan kesan yang begitu baik. Berharap wanita itu menyanjungnya di depan sang putra. Tapi apalah daya sebaik apapun ia bekerja dan merawat nyonya Rahmi tetap tak ada celah untuknya.


Pernah sekali suster Jane mendengar mereka membicarakan Sabil, perempuan yang saat ini berstatus istri dari tuan mudanya. Suster Jane hanya bisa meremas jari tangannya mendengar sanjungan yang nyonya Rahmi dan Andra lontarkan untuk perempuan itu.


Salahkah ia jika bermimpi untuk mendapatkan hidup yang lebih baik. Selama ini ia rela menjadi simpanan pria hidung belang untuk menopang hidup glamornya. Namun, ia sudah mengakhiri dunianya yang gelap semenjak bertemu dengan Andra.


Apa aku kurang cantik, bahkan perempuan itu hanya terlihat sok polos. Heh... aku yang sudah merawat wanita tua itu selama ini tapi kenapa tuan muda Andra tak pernah melihatku.


Menertawakan hidupnya sendiri.


Besok suster Jane akan melihat seberapa kuat cinta kalian, jika sang istri itu sudah pergi ia rasa akan lebih mudah dirinya untuk masuk kedalam kehidupan Andra.


Tidak tau kah dia jika cinta Andra hanya untuk Sabil, pemilik hati sekaligus separuh jiwanya hanya Sabila. Andra tak akan mungkin mudah goyah hanya karena wanita yang tak tau malu, menginginkan suami orang.


°°°


Xiexie


Big love untuk kalian kesayangan author. Kalau bosan bilang ya jangan ngilang. Jangan kalian ghosting author. Ok.

__ADS_1


Like komen jangan lupa di pencet.


__ADS_2