Sadari Cintaku

Sadari Cintaku
Part 106


__ADS_3

Mobil Miko memasuki parkir apartemen di tempat Mega.


Miko dan Senja turun sambil membawa masing-masing dua paper bag, ada yang berisi makanan ada juga yang berisi mainan untuk Kenzo.


Hari ini Senja sengaja mengajak Miko untuk main ke apartemen Mega. Senja memang sengaja ingin mendekatkan Miko dengan Mega, kelakuan Miko tempo hari yang mengatasnamakan dirinya untuk menjemput Mega adalah salah satu tanda bahwa Miko sebenarnya tertarik dengan Mega.


"uncle Miko" Kenzo melompat ke pelukan Miko sesaat setelah pintu apartemen Mega terbuka.


"wow jagoan uncle" Miko sudah masuk dengan menggendong Kenzo dan meninggalkan paper bag pada Senja


"Meg bantuin nih" Senja kesulitan membawa paper bag yang jika semuanya di bawa sekaligus akan terlalu berat. Mega dan Senja membawa masuk barang-barang itu dan menaruhnya di atas meja.


"hai mbak Dini" sapa Senja


"hai mbak Senja"


Senja memang sudah mengenal Dini sejak awal. Mereka semua duduk di kursi ruang tamu.


"gimana kita mau masak apa nih?" Mega


"apa aja lah, ini gua udah bawa bahan makanan, Meg kita bikin makanan ala-ala Korean street food gitu yuk, gua tadi ada beli baso ikan gitu"


"boleh"


"lihat tuh si Miko sayang banget kayaknya sama Kenzo, apa nggak mau gitu buka hati buat Miko?" Senja berbicara setengah berbisik kepada Mega

__ADS_1


"jangan mulai ya lu"


"ha ha ha ciye...ciye... yang mau punya pacar baru"


"Ja jangan gitu entar Miko denger kan nggak enak gua"


"kalau nggak enak kasih kucing aja Meg ha ha ha"


"oh iya uncle bawa mainan buat Kenzo loh"


"mainan apa uncle?"


"bentar ya uncle ambil dulu terus kita main sama-sama"


"iya uncle"


"Ja paper bag yang isinya mainan buat Kenzo mana?"


"tuh yang biru"


tunjuk Senja


Miko mengambil dan mengeluarkan sebuah buku edukasi yang canggih, buku itu di lengkapi dengan beberapa fitur untuk anak-anak agar tertarik untuk mencoba nya.


"apa itu uncle?"

__ADS_1


"gini yah, uncle akan ajak Kenzo buat main game dengan buku ini"


Mega diam-diam tersenyum melihat putranya yang selama ini memang sangat merindukan kasih sayang seorang ayah, Kenzo terlihat sangat menikmati waktu bersama Miko.


......................


Miko tertidur di kamar Mega setelah menemani Kenzo membaca cerita tentang si kancil, mereka berdua benar-benar menikmati waktu bersama.


Ada sesuatu yang menyelinap masuk ke dalam hati Mega, perasaan hangat, bahagia dan juga terharu. Mega kagum dengan Miko yang sangat telaten bermain dengan Kenzo, bahkan sampai menidurkan Kenzo pun Miko bisa lakukan.


"hayooo lagi ngliatin apa lu?" Senja mengagetkan Mega yang sedang melamun seraya memandangi dua orang di dalam kamarnya.


"berisik lu ah"


Mega menyeret Senja menjauh dari kamarnya agar kebisingan mereka berdua tidak sampai membangunkan Kenzo maupun Miko.


Mereka berdua duduk di kursi ruang tamu.


"thanks ya Ja lu udah ngajakin Miko kesini, Kenzo benar-benar bahagia "


"Kenzo apa elu?"


"Ja udahlah jangan mulai lagi, lagian nggak mungkin juga Miko mau sama gua, gua single mom, nggak menikah tapi punya anak, nggak di akui keluarga, nggak ada poin plus sama sekali"


"but you are the best mother Meg"

__ADS_1


Senja memeluk Mega dengan perasaan yang hangat layaknya seorang saudara.


__ADS_2