Sadari Cintaku

Sadari Cintaku
Part 63


__ADS_3

Senja lebih dulu terbangun dari pada Radika, Senja memandang wajah Radika dengan seksama. Rahang kokoh yang selalu saja Senja sukai, bibir Radika yang seperti milik seokJin BTS yang sangat-sangat menarik perhatian Senja setiap kali bibir itu tersenyum. Meskipun tidak se putih Suga tapi Radika cukup bersih tubuhnya.


Memandang Radika yang masih terlelap di sampingnya di pagi hari yang cerah dan sejuk, di dalam kamar villa yang bagus dan nyaman, juga dengan ketenangan yang di ciptakan oleh suara deburan ombak adalah momen langkah sekaligus membahagiakan bagi Senja.


Beberapa kali Senja tersenyum sendiri karena terlalu asyik dengan kegiatannya. Senja mengusap pelan pipi Radika.


suami impianku, kekasih hatiku, manusia paling aku inginkan di dunia, meskipun aku tidak bisa merengkuhnya tapi sejajar dengannya saja sudah cukup membahagiakan bagiku. Aku mencintaimu Radika, selalu mencintaimu dari dulu hingga kapanpun (Senja)


"gua emang ganteng Ja" Radika berkata masih dengan matanya yang terpejam


Sontak Senja menarik tangannya dari wajah Radika.


"kenapa? bagus loh memandangi suami sendiri dengan tatapan kagum kayak gitu, itu pahala"


"GR" Senja berencana bangun tapi Radika menahannya


"bentar lagi yah, kita tidur lagi, nanti siang kita jalan-jalan ok?"

__ADS_1


Senja tidak menjawab namun menurut dengan kata-kata Radika.


Mereka memang selalu tidur bersama tapi benar-benar hanya tidur bersama. Sekilas memang terlihat tidak ada yang aneh dengan pernikahan mereka, mereka selalu berdua, tidur di kamar yang sama dan pergi bersama.


Tapi semuanya berbeda ketika Radika keluar rumah dan bertemu dengan Angel. Senja seperti kehilangan sosok suaminya ketika Radika sedang bersama Angel.


......................


Suasana agak mendung di area pantai, tapi itu menguntungkan bagi mereka yang sengaja ke pantai di tengah hari, seperti yang Senja dan Radika lakukan saat ini. Senja berlarian di tepi pantai dengan pakaian yang minim, sedangkan Radika berbaring di kursi pantai lengkap dengan kaca mata hitamnya.


Senja mengenakan bikini berwarna biru tua yang kontras dengan kulit Senja yang putih bersih sukses menyita perhatian Radika. Di balik kaca mata hitam Radika terus menerus mengawasi tubuh indah Senja yang baru dia sadari. Postur dadanya yang penuh membuat Senja semakin terlihat ****.


gila! gimana bisa Senja jadi se **** itu? ternyata istri gua **** banget (Radika)


Rasa kagum di hati Radika terhadap istrinya tak dapat dia bendung lagi, Radika menghampiri Senja yang berada di dalam air. Radika memeluk pinggang Senja dengan satu tangannya.


"kamu ****" bisik Radika di telinga Senja, pipi Senja merona mendengar pujian yang Radika lontarkan padanya.

__ADS_1


Mereka berenang bersama dan bermain air sampai tak terasa waktu sudah hampir sore.


Mereka duduk berdua di tepi pantai, menghadap ke arah laut dan saling bercerita.


"sayang banget nggak bisa lihat matahari terbenam" Senja


"udah ada kamu"


"maksudnya?"


"udah ada Senja, yang lebih indah dari matahari terbenam " Radika menoleh ke arah Senja


Senja yang duduk selonjoran di atas pasir tanpa alas juga melihat ke arah Radika.


Radika mendekatkan wajahnya ke arah wajah Senja dan ciuman itu akhirnya terjadi.


Senja memejamkan matanya, begitu juga Radika.

__ADS_1


__ADS_2