Sadari Cintaku

Sadari Cintaku
Part 71


__ADS_3

Angel kesal karena Rendra beberapa kali berkata buruk tentangnya. Tapi Angel tetap menggoda Rendra


"gimana? kak Rendra mau jadi tamu ku?" Angel mengelus tangan Rendra dengan lembut dan pelan.


Rendra menyingkirkan tangan Angel


"katakan berapa yang kamu mau?"


"tidak banyak, semalam saja bersamaku, aku ingin merasakan kehangatan darimu kak"


"tidak"


"tidak berarti aku pun tidak akan berhenti mengganggu Senja juga Radika"


sial! aku terjebak dengan wanita licik ini (Rendra)


"ayolah kak, berikan aku semalam saja" Angel benar-benar membuat Rendra semakin terpojok. Angel bahkan berpindah tempat di samping Rendra, Angel menggelayut manja di lengan Rendra.


"lepaskan aku"


"tidak sebelum kamu bilang iya padaku"


"baiklah"


"aaah aku menunggumu kak Rendra, kamu tahu kan kemana harus menemui aku?"

__ADS_1


Angel pergi meninggalkan Rendra yang telah masuk sempurna ke dalam jebakan nya.


flashback off


Radika dan Senja kembali bekerja di bidang masing-masing, Angel tetap saja kerja di perusahaan Ayah Senja, tapi tidak mengganggu Radika sama sekali.


Senja juga sudah kembali ke aktivitasnya, menghadiri persidangan dan tetap menjadi hakim yang taat dan jujur. Mereka berdua benar-benar tinggal di apartemen, dan itu membuat mereka semakin intens.


Senja sengaja tidak mengenakan kontrasepsi apapun, karena baginya itu menyakiti badannya. Di awal menikah Senja sempat berjaga-jaga untuk menggunakan kontrasepsi, tapi beberapa kali badannya seperti seseorang yang sedang hamil muda. Terkadang muntah, mual, pusing sampai gatal-gatal juga. Jadi dia memutuskan untuk tidak menggunakan alat kontrasepsi apapun.


Toh jika mereka punya anak juga tidak masalah.


......................


Angel memainkan ponselnya di apartemennya, sendirian.


Bel berbunyi menandakan seseorang berada di depan pintu kamar Angel. Angel beranjak membuka pintu, tapi sebelumnya Angel mengintip di lubang pintu terlebih dahulu. Terlihat seorang laki-laki gagah berdiri di depan pintu.


"kak Rendra" Angel sangat senang melihat Rendra di depan pintu apartemennya.


"kamu sungguh tidak membuang waktu Kak Rendra? "


Rendra masuk tanpa menjawab perkataan Angel, Rendra duduk di sofa, menyilangkan kaki kanannya di atas kaki kiri


"mau minum apa kamu kak Rendra? "

__ADS_1


"tidak perlu, aku ingin ini cepat selesai"


"kenapa kamu buru-buru kak Rendra? kita akan bercinta bukan akan melakukan hal lain"


Angel duduk di samping Rendra dan menempelkan tubuhnya ke lengan Rendra. Angel sengaja melakukan itu agar Indra merasa terangsang. Angel memainkan dasi Rendra dan juga membelai wajah Rendra.


" tapi aku punya syarat " Rendra


"syarat apa lagi? "


"kamu harus menutup matamu selama kita melakukan hubungan itu "


"menutup mataku? Maksudmu aku harus menutupnya dengan sesuatu? "


"ya"


"oke tidak masalah asalkan kamu mau memuaskan aku malam ini "


Angel menggiring Rendra keranjangnya dan perlahan mulai melancarkan aksinya.


Angel mencium pipi Rendra, kemudian ke bagian leher Rendra, dan kembali lagi ke wajah menargetkan bibir tebal Rendra.


Rendra menyeimbangkan permainan Angel dengan membalas ciumannya. Angel berdiri di depan Rendra, dengan gerakan cepat Angel melucuti semua pakaiannya di depan Rendra tanpa rasa malu.


Rendra menahan dirinya agar tidak tergoda dengan tubuh molek Angel. Tapi Rendra adalah laki-laki normal, yang tentunya akan tergoda jika melihat seorang wanita dengan tubuhnya yang indah tanpa penutup apapun melingkar-lenggok di depannya.

__ADS_1


Rendra merasa sesuatu bergerak di di dalam celananya, tapi Rendra berusaha untuk tetap tenang Angel mendekat kemudian mendorong tubuh Rendra jatuh di atas ranjang.


__ADS_2