
Tok...tok...tok...
"masuk" Senja masih sibuk dengan laptopnya saat seorang perempuan masuk dengan air mineral dia tas nampan yang dia bawa.
"permisi Bu"
"terimakasih"
Perempuan itu menaruh botol minuman itu di meja Senja kemudian keluar dari ruangan.
Ting
Pesan WhatsApp masuk ke ponsel Senja
Senja melirik jam di tangannya, nampak sudah hampir waktu makan siang, Senja menyudahi pekerjaannya kemudian menyandarkan punggungnya pada kursi sambil meregangkan otot-ototnya yang terasa capek dan pegal. Senja mulai berselancar dengan ponselnya dan membuka pesan yang baru saja masuk. Senja melihat pesan dari grup alumni SMA nya yang berniat akan mengadakan reuni di sebuah restoran yang ternyata tempatnya tidak begitu jauh dari kantor Senja.
Terlihat balasan dari semua anggota grup yang sangat antusias dengan reuni yang akan dilaksanakan. Senja juga sebenarnya sangat antusias, tapi mengingat dirinya akan hadir sendiri dan juga mungkin teman-temannya pun akan mengungkit atas hubungannya dengan Radika yang telah kandas, membuat senja menjadi sedikit malas untuk ikut acara reuni itu.
Tapi jika dia tidak datang itu akan membuat semua orang berbicara lebih seenaknya tentang hubungannya dengan Radika. Sudah menjadi rahasia umum kalau Senja dan Radika sudah dekat sejak mereka masuk SMA itu. Bahkan tidak sedikit orang yang mengira bahwa Radika adalah kekasih dari Senja, tapi lama-kelamaan semua orang paham bahwa Radika dan senja hanyalah sahabat.
Datangnya kabar pernikahan Radika dan senja sebenarnya membuat beberapa orang kaget, tapi ada juga yang sudah bisa menebak bahwa mereka berdua akan menikah mengingat sewaktu masa sekolah mereka selalu menempel satu sama lain.
__ADS_1
senja kemudian membulatkan tekadnya untuk datang ke acara reuni SMA nya yang akan dilaksanakan seminggu lagi. senja meminta Mega untuk menemaninya ke salon.
flashback on
senja duduk di kursi dan tengah bingung akan melanjutkan atau menggagalkan rencananya untuk memotong rambut, karena merasa sangat sayang dengan rambutnya yang sudah panjang akhirnya senja gagal untuk memotong rambutnya. jadilah hanya Mega yang mengubah warna rambutnya menjadi hitam pekat.
"lu malu-maluin gua aja lu "
"sorry... kok tega gua rambut gua kan udah panjang gini mau gua potong gitu aja kan sayang "
"tahu gitu ngapain lu tadi ngajakin gua ke salon dasar nggak ada kerjaan lu? "
"he he he kan sekarang elu yang nyalon"
Intinya kemarin ketika mereka berdua pergi ke salon, Senja tiba-tiba mengurungkan niatnya untuk memotong rambutnya dengan alasan sayang.
flashback off
"ada apa Ja?"
"temenin gua ke salon yuk"
__ADS_1
"nggak ada, lu nge-prank gua mulu "
"nggak kali ini gua beneran mau potong rambut, soalnya gua mau ikut acara reuni, gua mau penampilan gue fresh"
"yakin lu? gua nggak mau ya pas nanti kita udah nyampe di salon lu malah berubah pikiran dan gagal potong rambut lagi "
"iya iya gua janji gua bakalan beneran potong rambut kok "
"ya udah oke, entar pulang kantor kita ke salon"
"oke, lu udah makan siang?"
"ini gua di ruangan gua, gua bawa bekal soalnya tadi ada tamu"
"hubungannya bekal sama tamu apaan?"
"adalah, soalnya tamunya itu nyokap gua "
"nyokap lu ke apartemen lu? "
"iya, sama bokap juga "
__ADS_1
"hah?"