Sadari Cintaku

Sadari Cintaku
Part 94


__ADS_3

Senja membuka matanya, dilihatnya jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, segera Senja bangun kemudian membersihkan dirinya di kamar mandi. Setelah rapi Senja baru keluar kamar, Senja kaget melihat Melinda di ruang tamu.


"mama? sejak kapan mama disini?" Senja mencium punggung tangan mama mertuanya


"baru kok sayang? sarapan yuk mama sengaja pengen sarapan bareng kalian"


"Radika mana mah?"


"tadi dia keluar katanya mau beli apa gitu di bawah"


Senja menaruh lagi tas nya kemudian menemani mamanya sarapan.


......................


Tentu saja hanya alasan Radika agar bisa keluar sebelum Senja menyadari dirinya tidak ada di apartemen. Radika sampai frustasi karena Angel sama sekali tidak dapat di hubungi. Beberapa hari ini Angel benar-benar hilang tanpa jejak.


Pagi ini sebelum Senja bangun, Radika sengaja meninggalkan apartemen untuk mengecek Angel di apartemennya. Jika mungkin Angel menghindarinya setidaknya akan butuh waktu siang hari untuk meninggalkan apartemennya, dan mungkin saja Radika akan menemukan Angel di pagi hari sebelum Angel benar-benar kabur.


Radika segera naik ke apartemen Angel setelah melihat mobil Angel ada di basemen. Radika tahu persis password untuk membuka pintu apartemen Angel.


"Angel"

__ADS_1


"Angel"


Hening, tidak ada jawaban sama sekali. Radika menyusuri setiap ruangan yang ada di apartemen Angel, tapi nihil tidak ada yang Radika temukan di sana.


Barang-barang Angel masih tertata rapi tidak berubah di tempatnya masing-masing.


Radika mengajak-ngacak rambutnya frustasi mendapati Angel tidak ada di apartemennya sepagi ini.


Radika memutuskan untuk meninggalkan apartemen Angel dan kembali ke apartemennya agar Senja tidak curiga.


Setelah sampai di apartemennya, Radika segera masuk dan bergabung dengan kedua wanita yang sedang bersenda gurau di meja makan.


"itu sikat gigi kita udah jelek, kan udah 3 bulan juga jadi aku harus beli tapi ternyata toko swalayan masih tutup jadi aku balik aja"


"oh ya udah sekarang kamu sarapan, Mama udah siapin makanan buat kita"


"iya sayang "


Setelah selesai melakukan breakfast bersama mereka bertiga turun ke basement, Radika dan Senja akan pergi bekerja sedangkan Melinda akan kembali pulang ke rumahnya.


"Mama beneran cuma pengen breakfast sama aku dan Radika? "

__ADS_1


"bener sayang, kangen aja tiba-tiba rumah sepi nggak ada Radika nggak ada Rendra kalau kalian nggak sibuk pada main ke rumah ya"


"pasti dong mah, ya udah kalau gitu Senja berangkat kerja dulu ya ma, Mama hati-hati jaga kesehatan salam buat papa"


"iya sayang kamu juga hati-hati ya nyetirnya jangan ngebut-ngebut"


"aku anterin mama dulu ya sayang kamu hati-hati nyetirnya, ntar kalau aku udah di kantor aku telepon kamu" Radika mencium kedua pipi dan kening Senja, sebelum berangkat bekerja Radika akan mengantarkan Melinda pulang terlebih dahulu.


"iya bye mah"


"bye sayang "


Senja lebih dulu berangkat ke kantornya menggunakan mobilnya sendiri, kemudian disusul Radika bersama Melinda keluar dari basement menuju ke rumah Melinda.


"kamu tadi pagi keluar ke mana? "


"kan aku udah bilang ma aku cari sikat gigi "


"sepertinya bukan kebiasaan kamu banget ingat hal-hal kecil seperti sikat gigi, Mama ini ibu kamu, Mama tahu persis kamu menyembunyikan sesuatu dari istrimu"


"itu kan dulu mah, sekarang Radika sudah berumah tangga, Radika juga harus memperhatikan hal kecil seperti sikat gigi kan"

__ADS_1


__ADS_2