Sadari Cintaku

Sadari Cintaku
Part 74


__ADS_3

"Mega gimana Kenzo?"


"gimana apanya?"


"kabarnya gimana? sekolahnya gimana? perkembangan dia gimana?"


"detail banget Bu tanya nya?"


"kan udah lama sejak gua nikah gua belum ketemu sama Kenzo sekalipun"


"dia baik-baik aja keadaannya, sekolahnya juga bagus, cuma sekarang ini gua lagi sering bohong sama dia"


"bohong kenapa?"


"Kenzo selalu tanya soal bapaknya"


Senja menata duduknya yang tadi bersandar kini lebih tegak, Mega mengusap wajahnya yang tampak lelah.


"lu nggak jawab yang sebenarnya?"


"apa gua musti jawab kalau bapaknya nggak mau sama dia?"


"ya nggak gitu juga"


"mangkanya gua bohong mulu sama dia, gua pengen di cepet gede dan gua bisa cerita segalanya tentang bapaknya ke dia"


"semua ada waktunya Meg "


"lu nggak di jemput laki lu?"


"iya habis ini juga nyampe dia"

__ADS_1


"semoga lu selalu bahagia sama keluarga kecil lu ya Ja"


"aamiin thank you ya bestiee " Senja memeluk wanita di sampingnya, Mega lebih tua dari Senja tapi Mega selalu nyaman curhat dengan Senja


"sayang" Radika datang menghampiri Senja dengan Mega


"tuh laki lu nyampe, udah sana balik"


"hai Meg"


"hai Radika"


"ya udah gua balik dulu ya salam buat Kenzo, kapan-kapan gua main ke apartemen lu ya"


"iya dateng aja Kenzo juga pasti seneng"


"bye Meg" mereka berpisah setelah cipika-cipiki


"ok Dik, hati-hati kalian"


"ok"


......................


Rendra keluar dari apartemen Angel dua jam setelah dia masuk.


"jika kamu menginginkan aku kamu tahu kan harus kemana?" Angel menelusuri dada Rendra dengan jari telunjuknya


"tentu"


"dah sayang" Angel mencium pipi Rendra sekali lagi sebelum Rendra pergi.

__ADS_1


Rendra masuk ke dalam lift bersama seorang pria yang sudah berada di sana lebih dulu


"sudah semua?"


"sudah pak"


"atur penerbangan ku kembali ke Bali hari ini juga"


"baik pak"


Rendra segera kembali setelah menyelesaikan urusannya dengan Angel.


Di tempat lain....


Angel masih saja tersenyum di tempat duduknya, dia membayangkan kembali apa yang beberapa jam lalu terjadi antara dirinya dan Rendra.


Rendra adalah laki-laki impiannya semasa sekolah menengah, Angel sangat mengidolakan Rendra. Tubuh atletis, kulit yang bersih, kemahiran bermain basket, Rendra bagaikan bintang di langit yang sangat sulit untuk di raih. Sedangkan Angel hanyalah satu dari sekian banyak para siswi yang mengidolakan Rendra kala itu.


kak Rendra begitu perkasa, dia muda, tampan dan memiliki stamina yang sempurna, andai saja semua tamu ku seperti kak Rendra, di bayar hanya dengan kepuasan ku saja aku sudah mau melayani sampai pagi. Aaaahh aku benar-benar jatuh cinta dengan rudalnya kak Rendra (Angel)


ring...ring....ring...


Angel melihat nama seorang pelanggannya di layar ponsel.


"hai om... sekarang? gimana kalau malam ini aja? ok? ok om sayang byeee ketemu nanti malam"


"aku tidak ingin segera mencuci tubuhku, aroma tubuh kak Rendra masih melekat di mana-mana, benar-benar membuatku bahagia "


Angel sepertinya sudah melupakan Radika untuk saat ini, karena Rendra sudah berada di sisinya dan bahkan mau menghabiskan waktu bercinta dengan Angel.


"aku akan bersiap setelah aku beristirahat beberapa saat, stamina kak Rendra benar-benar kuat, lain kali aku harus bisa mengimbanginya ha ha ha"

__ADS_1


Angel menarik selimutnya kemudian terlelap tak lama kemudian.


__ADS_2