Sadari Cintaku

Sadari Cintaku
Part 58


__ADS_3

"kamu mau apa?"


"berlian"


"ok ayo beli berlian sekarang"


Angel sengaja mengenakan turtle neck tanpa lengan, tujuannya untuk menutupi bekas merah di leher dan dadanya. Mereka berangkat dari apartemen Angel menuju mall untuk menuruti keinginan Angel.


Senja berjalan-jalan keluar masuk toko mencari apa yang benar-benar ingin dibeli. Tapi sampai kakinya pegal Senja masih saja tidak membeli apapun.


Senja duduk di kursi yang ada di koridor mall, dengan meminum es Boba sambil memainkan ponselnya.


"hai kak?" Senja menoleh ke samping dimana suara itu berasal


"Miko?"


"hai Ja"


"hai"


"ngapain kamu sendirian disini? minum Boba nggak ngajak-ngajak lagi ha ha"


"cuma iseng muter-muter sini nungguin mama sama Bunda arisan "

__ADS_1


"mau aku temenin?"


"hmmm boleh, kamu ngapain disini?"


"nggak tahu tuh kakiku tiba-tiba ingin berjalan ke sini nggak tahunya jodohku disini"


"yee masih aja kayak gitu"


"ayo jalan"


Senja berjalan bersama Miko menyusuri mall dengan saling bercanda ria. Senja benar-benar terlihat bahagia karena Miko ternyata adalah orang yang menyenangkan.


"siapa dia?" Tangan Senja di tarik paksa seseorang dari belakang, Senja kaget melihat Radika di belakangnya dengan rahang yang kuat dan terlihat tertekan.


"Dika?"


"lu yang siapa?" Radika tiba-tiba menonjok wajah Miko dengan keras


"Radika lu apaan sih, lu kenapa? Miko temen gua" Senja mendorong tubuh kekar Radika agar menjauh dari Miko


"oh ini yang namanya Miko? lu tahu siapa yang lu ajak jalan? dia istri gua" Radika kembali akan menghadiahi bogem mentah ke wajah Miko tapi untung Senja berhasil menjauhkan tubuh Radika dari Miko.


Miko cuma diam saja tak membalas perlakuan Radika, Senja menghampiri Miko dan memapah Miko agar kembali berdiri. Banyak orang melihat kejadian itu karena mereka berkelahi di tengah-tengah keramaian mall.

__ADS_1


"udah Ja" Radika menarik tangan Senja lagi agar menjauh dari Miko. Radika sangat kesal karena Senja memperhatikan Miko.


"kamu balik sama suami kamu Ja aku gapapa" Miko


"sorry ya Ko" Senja di seret oleh Radika hingga menjauh dari Miko dan kerumunan orang-orang, Radika menarik Senja ke arah toilet laki-laki. Radika masuk ke dalam toilet bersama dengan Senja dan mengunci pintunya dari dalam.


Radika mendorong tubuh Senja sampai bersandar di dinding kamar mandi kemudian Radika mencium bibir Senja dengan kesal.


Berawal dari ciuman yang kasar lama-kelamaan Radika mulai menikmatinya, mereka berciuman cukup lama, mata Senja terbelalak karena perlakuan Radika kepadanya.


Radika merasa sesuatu bergerak di bawah sana, hasratnya yang tak pernah dia rasakan kepada Angel saat berciuman, mendadak hadir saat mencium Senja. Senja perlahan memejamkan matanya dan merasakan kehangatan yang Radika ciptakan.


Radika menahan kedua pipi Senja dengan kedua tangannya, tangan Senja meremas baju Radika dengan kuat. Radika melepaskan ciumannya kemudian menyatukan keningnya dengan kening Senja. Radika terpejam.


"jangan pernah lu berani selingkuh dari gua Ja, lu cuma milik gua, nggak ada yang boleh bikin lu bahagia kecuali gua"


Ada sebuah perasaan bahagia menyelinap masuk ke relung hati Senja. Tanpa sadar Senja tersenyum, terdengar sedikit egois tapi jujur Senja sangat suka dengan perkataan Radika.


Radika spontan melepaskan Senja dan menariknya keluar toilet.


"gua ada urusan, lu balik duluan " Radika


Senja menarik tangan Radika sebelum Radika menjauh darinya

__ADS_1


"Angel?" Senja


Radika tidak menjawab pertanyaan Senja namun kebisuan Radika cukup menjawab segalanya. Senja melepaskan tangan Radika dan akhirnya Radika pergi meninggalkan Senja.


__ADS_2