Sadari Cintaku

Sadari Cintaku
Part 53


__ADS_3

Akhirnya Senja duduk diam karena ponselnya tidak berhasil dia rebut dari Radika.


Radika masuk ke area parkir sebuah cafe, mereka akan makan siang karena jam sudah menunjukkan pukul dua siang.


"kita makan seafood ya" Radika


"apa aja" Senja langsung saja turun tanpa aba-aba kepada Radika


asli anak ini cueknya nggak ketulungan, untuk sayang kalau enggak udah gua jitak (Radika)


Senja sudah duduk dan membaca buku menu ketika Radika baru saja masuk. Radika duduk di hadapan Senja tapi Senja terlihat sudah mengembalikan buku menu ke pelayan.


"lu udah pesen buat gua?"


"udah"


"lu pesenin gua apa?"


"tenang entar lu bisa pilih yang mana, semuanya mengandung banyak vitamin untuk meningkatkan stamina "


"stamina? lu nyindir gua?"


"nyindir apanya?"


"udahlah lupain"


"mana hp gua"


"nih" Radika memberikan ponsel miliknya kepada Senja


"kenapa hp lu sih? hp gua sendiri "


"gua mau cek hp lu"


Radika membuka aplikasi WhatsApp dan benar saja Senja sedang chatting dengan seseorang bernama "Miko"


"siapa Miko?"


"temen"

__ADS_1


"teman dari mana? kenapa gua nggak kenal?"


"terus harus gitu lu kenal semua temen gua?"


"ya siapa Miko?"


"dibilangin temen "


"lu selingkuh?"


Senja tertawa sinis


"hello.... selingkuh? nggak salah? terus kalau Miko selingkuhan gua Angel apa ya?"


"ah udah-udah nggak usah di bahas, jangan chatting sama Miko lagi"


"suka-suka gua lah" Senja merebut ponselnya, mereka berdua akhirnya diam


"ok gua nggak akan membatasi lu mau temenan sama siapa aja asal lu jangan selingkuh"


"terus lu doang yang boleh selingkuh?"


"iya"


Pelayan datang dengan makanan yang banyak sampai memenuhi meja.


"lu pesen segini banyak buat siapa?"


"buat lu lah lu kan butuh banyak STAMINA" Senja menekankan kata "stamina" dengan mata yang melotot.


Mereka bukan selayaknya suami dan istri tapi lebih ke tikus dan kucing, tiada hari tanpa bertengkar.


Senja memakan lobster pedas manis, Radika membantu membukakan kulit lobster untuk Senja, tidak ada yang spesial dari perlakuan Radika karena dari dulu mereka berdua memang seperti itu.


Ada kerang, udang, kepiting, lobster, dan beberapa makanan tambahan seperti pangsit goreng, tahu goreng kres dan banyak lagi.


"enak Ja?"


"enak"

__ADS_1


"mau kepiting nya?"


"bukain ya"


"iya"


Mereka berdua makan dengan lahap saling menyuapi satu sama lain seperti tadi tidak ada yang terjadi di antara mereka berdua padahal baru saja mereka berdebat soal banyak hal.


Beberapa saat kemudian...


Senja menyandarkan punggungnya di kursi merasakan kenyang yang sangat.


"kenyang banget" Senja


"he he mau lagi nih?" Radika menyuapkan satu lagi udang ke mulut Senja, lucunya meskipun Senja berkata kenyang tapi mulutnya masih saja terbuka untuk menyambut udang dari tangan Radika.


"ha ha enak kan? lagi ya?"


"enggak-enggak udah beneran kenyang"


"ya udah "


Radika juga menyudahi makan nya, sebenarnya Radika tidak begitu banyak makan tapi lebih meladeni Senja makan.


"mau kemana lagi?" Radika


"balik yuk kenyang gua habis ini mau tidur"


"di balik sosok seorang hakim yang bijaksana terdapat seekor babi yang hobinya makan dan tidur"


"sialan lu ngatain gua babi "


"bweeek babi babi tukang tidur"


"Dik awas ya lu "


Mereka saling mengejar sampai di samping mobil mereka.


"ampun-ampun" Senja memukuli lengan Radika dengan penuh tenaga, tapi apalah daya tenaga seorang perempuan di bandingkan dengan lengan kekar seorang laki-laki.

__ADS_1


__ADS_2