
Senja lebih dulu sampai di apartemennya, Senja segera masuk kemudian mandi.
Selesai mandi Senja melihat Radika sedang berbaring di sofa dengan memainkan ponselnya. Iseng-iseng Senja mendekat mengintip ponsel Radika, Senja sekelebat melihat nama kontak Andi office sebelum sesaat kemudian Radika menyadari Senja di belakangnya.
"sayang... kamu ngapain?"
"oh enggak ini anting aku jatuh, bantu Carikan ya aku mau ganti baju dulu"
"siap sayang"
Senja masuk ke kamarnya mengganti pakaian santai kemudian duduk bersama Radika di sofa.
"mandi sana Dik"
"bentar lagi yah"
"aku mau masak"
"ok"
Senja bangkit dari duduknya dan Radika masih tidak bergeming dari tempatnya bermain ponsel.
Senja tidak menghiraukan Radika lagi karena sedang fokus memasak. Sekitar setengah jam berlalu tiba-tiba sebuah tangan melingkar di pinggang Senja.
Aroma sabun menyeruak ke hidung Senja
"jangan ganggu deh"
"biarin" Radika seperti biasa selalu menelusuri leher Senja yang senantiasa wangi
__ADS_1
"Dik aah aku lagi masak ini"
"kamu masak apa sayang?" Radika menaruh dagunya di pundak Senja
"aku bikin sambel sama ayam goreng, hari ini aku mau makan berat"
"capek banget ya?"
"iya hari ini menguras tenaga banget"
"emangnya kenapa?"
"ya ada kasus suami-istri selingkuh gitu nggak tahu lah belum jelas"
"belum jelas gimana?"
"belum jelas sebenarnya suaminya selingkuh beneran apa enggak "
"terus?"
"apa aja yang penting masakan kamu"
"ya udah sana tolong kamu ambil nasi di rice cooker ya kamu taruh di piring biar nggak terlalu panas nanti pas makan"
"siap sayang"
Radika melakukan perintah Senja, Radika mengambil dua piring dan menaruh nasi di setiap piring.
......................
__ADS_1
Senja sudah terjaga lebih dulu dari pada Radika. Senja segera mandi dan bersiap ke kantor, mata Senja menangkap ponsel Radika yang tergeletak di samping tempat tidur. Karena penasaran Senja mengambil ponsel Radika kemudian mengambil ponselnya juga.
Senja yang memang masih menyimpan nomor Angel iseng mengetik nomor itu ke ponsel Radika, dan kejutannya adalah nama yang muncul di layar ponsel Radika adalah Andi office.
fix wanita itu Angel (Senja)
Segera senja menaruh lagi ponsel Radika di tempat semula. Senja melakukan kegiatan paginya dengan cepat dan segera berangkat ke kantor setelah memastikan Radika bangun. Hari ini Senja membawa mobil sendiri ke kantor karena tidak ingin bareng dengan Radika.
Senja segera masuk ruangannya dan melakukan pekerjaan di kantor seperti biasa. Tanpa terasa jam makan siang tiba dan itu membuat Senja harus bertemu Mega dengan santai. Sebenarnya hari ini Senja tidak ingin membahas apa-apa tentang Radika. Senja berfikir rasa penasarannya telah terjawab dengan tindakan nya pagi ini.
"lu diem mulu, kenapa lagi?" Mega
"gua udah tahu siapa wanita itu Meg"
"siapa? lu tau dari mana?"
"namanya Angel, dia pacar Radika sebelum dia menikah sama gua"
"terus?"
"sebenarnya ada satu part dalam hidup gua yang belum gua kasih tahu ke lu"
"maksud lu?"
"sebenarnya di awal gua sama Radika nikah itu hanya sebuah kesepakatan"
"gua nggak ngerti"
Senja menceritakan semua dari awal hingga saat ini.
__ADS_1
"ribet banget ternyata hidup lu Ja" Mega melongo mendengarkan cerita Senja yang menurutnya itu aneh
"lebih dari pada kata ribet Meg"