Sadari Cintaku

Sadari Cintaku
Part 46


__ADS_3

"pokoknya aku mau ketemu sekarang"


"ya nggak bisa sekarang juga Ngel, aku masih di rumah Bunda"


"aku samperin kamu kesana "


"jangan nekat kamu "


Tut...Tut....Tut...


Angel selalu saja keras kepala (Radika)


Radika keluar dari kamar mandi, dia menarik Senja yang tengah membantu art nya memasak.


"apa sih Dik"


"gua keluar bentar ya"


"kemana?"


"si Angel tuh ribet minta ketemu, kalau gua nggak nyamperin dia bakalan kesini"


"ribet amat, ya udah sana "


"kalian ngapain? kenapa bisik-bisik disitu hayo?"


Cindy memergoki anak juga menantunya di pintu belakang, mereka berdua tengah membicarakan sesuatu dengan suara yang pelan

__ADS_1


"gapapa Bunda, ini Radika mau ambil laptopnya katanya ketinggalan"


"oh gitu Radika?"


"iya Bunda, ya udah sayang aku pulang bentar ambil laptop ya " Radika mengecup kening Senja dengan singkat, kemudian menyalami tangan mertuanya


"Radika jalan dulu Bunda"


"iya jangan lama-lama ya kita makan malam di rumah malam ini ok?"


"pasti Bunda"


Radika segera keluar dengan sedikit berlari agar lebih cepat menemui Angel yang ternyata sudah menunggunya di dekat rumah Senja.


Betapa terkejutnya Radika melihat mobil Angel yang parkir tidak jauh dari rumah Senja.


Radika menghampiri mobil Angel kemudian memberikan isyarat kepada Angel agar mengikuti mobilnya, terlihat dari kaca spion mobil Angel sudah berbelok dan mengikuti laju kendaraan miliknya.


Radika menggiring Angel ke sebuah cafe agar mereka bisa mengobrol dengan tenang.


Private room?


Tentu saja, Radika tidak ingin seorang pun tahu hubungan antara dirinya dan Angel demi citranya sebagai seorang CEO.


Mereka sudah berada dalam ruangannya. Angel langsung memeluk Radika dengan kencang.


Radika tersenyum, dirinya maklum akan sikap Angel yang manja karena bagaimanapun Radika sudah salah karena tidak menikah dengan Angel melainkan dengan Senja.

__ADS_1


Angel melepaskan pelukannya dengan tiba-tiba karena dia merasa Radika tidak membalas pelukannya.


"kamu kenapa diem? kamu nggak suka lagi sama aku? kamu pasti udah ngapa-ngapain sama Senja kan? "


"nggak sayang, aku sama Senja kan udah pernah bilang di antara kita tidak ada yang seperti itu, aku dan Senja sama-sama ngerti kok kalau aku udah punya kamu"


"awas aja kalau kamu bohong. Hmmmm sayang Minggu depan kita jalan yuk"


"jalan ? jalan kemana?"


"kita ke Bali yuk, aku pengen menghabiskan waktu sama kamu, akhir-akhir ini kamu lebih banyak bersama Senja dan melupakan aku"


"Minggu depan? wah kebetulan banget, sebenarnya Minggu depan mama mau aku dan Senja honeymoon tapi kami belum ngobrol mau kemana gimana kalau dengan alasan honeymoon kita pergi ke Bali"


"berarti Senja ikut dong?"


"iya dong, kalau sampai mama tahu aku ke Bali sendirian mana boleh apalagi kalau tahu kesana nya sama kamu"


"iya juga sih, ok deh demi bisa berduaan sama kamu aku rela Senja ikut, tapi dengan syarat kamu sama dia nggak boleh tidur sekamar "


"bisa diatur nanti itu"


"awas aja kalau kamu Sampek sekamar sama dia aku akan pergi"


"ya jangan gitu dong sayang... status aku honeymoon sama Senja tapi kenyataannya aku honeymoon nya sama kamu"


Angel tersenyum kemudian memeluk Radika lagi.

__ADS_1


selama kamu berada di sisiku makan posisi ku di kantor akan aman, sebenarnya aku sama sekali tidak butuh pekerjaan itu tapi demi menutupi status ku yang sebenarnya aku harus melakukan itu (Angel)


__ADS_2