
"tapi mommy sama uncle Miko mandinya berdua, kata uncle Miko uncle Miko takut mandi sendiri"
"astaga mereka berdua benar-benar kelewatan, bisa-bisanya Kenzo lihat semua itu" Senja
"ha ha ha Kenzo beneran lihat mommy sama uncle Miko mandi berdua?" Radika
"enggak tapi Kenzo lihat mommy di dalam kamar mandi pas uncle keluar dari sana"
"mungkin mommy Kenzo lagi buang air terus uncle Miko mandi " Senja
Kenzo mengangkat kedua bahunya
"Ja "
"hm"
"lucu kali ya kalau kita punya anak, pasti dia akan kritis seperti Kenzo, apalagi jika meniru mamanya yang pekerjaannya menanyakan hal hal kepada orang-orang "
"kalau mirip kamu malah rese"
"hmmm jadi ceritanya mau nih punya anak sama aku?" Radika terus saja menggoda Senja
"uncle sama aunty mau punya dedek bayi?"
"eng...."
"iya dong Kenzo, Kenzo pasti senang kan punya adik dari uncle dan aunty?"
"adik?" Kenzo kembali berfikir, anak itu memang tipe pemikir dan tidak terburu-buru
__ADS_1
"nanti Kenzo bakalan jadi Abang, Kenzo mau adik laki-laki apa perempuan?"
"Kenzo mau dua-duanya "
"siiiap uncle dan aunty akan kasih kamu adik laki-laki dan perempuan "
"Kenzo listen aunty oke, sekarang Kenzo udah ganteng, rapi, dan wangi Kenzo jangan main di air lagi pokoknya "
"iya aunty "
Kenzo lebih dulu berlari keluar dari kamar Senja, itu menjadi kesempatan bagi Radika untuk lebih dekat dengan Senja.
"gimana?" Radika meraih satu tangan Senja
"gimana apanya?" Senja tidak menolak, bagaimanapun Radika adalah cintanya sejak lama
Senja menatap ke arah mata Radika. Sesaat mereka saling bertemu pandang, kemudian Senja mengalihkan pandangannya, Senja menggeleng sambil tersenyum sinis.
" aku turun duluan" Senja menarik tangannya dan berlalu begitu saja dari hadapan Radika.
"yey yey Kenzo mau punya dedek bayi dua" teriakan Kenzo menyita perhatian semua orang
"dedek bayi?" Mega adalah yang paling bertanya-tanya
"kamu hamil Mega?" Cindy menatap tepat ke arah Mega
"enggak kok Tante, Kenzo sini sayang?"
"no mommy, Kenzo menunggu uncle Radika dan aunty Senja aja"
__ADS_1
apa yang Senja dan Radika bicarakan kepada anak ini astaga (Mega)
"Kenzo sini sama grandma, grandma mau tanya sedikit" Cindy melambai ke arah Kenzo agar anak itu mau duduk bersamanya, benar saja karena sedari tadi Kenzo selalu bermain dengan Cindy jadinya Kenzo nurut dan duduk di antara Cindy dan Melinda.
"hmmm katanya Kenzo mau punya dedek bayi ya?"
"iya"
"dedek bayinya perempuan apa laki-laki?"
"kata uncle Radika Kenzo boleh minta dua-duanya"
"jadi yang bilang kalau Kenzo mau punya dedek bayi itu uncle Radika?" Cindy mencoba memperjelas lagi
"iya sama aunty "
"aunty Senja?"
"iya"
Cindy dan Melinda saling menatap, perasaan mereka sama, mereka ingin hal yang juga diinginkan oleh Kenzo.
"ketahuan biang keroknya pasti Radika" Mega
Derap langkah kaki di tangga membuat semua orang menatap si empunya suara.
"kenapa? ada apa ini? kok ngeliat nya kek gitu banget?" Senja yang kebingungan karena semua orang menatap ke arahnya seperti meminta penjelasan
"aunty aunty jadi kan Kenzo punya dedek bayi? jadi kan uncle?" tidak tanggung-tanggung Kenzo di depan semua orang meminta penjelasan kepada Radika dan Senja sekaligus.
__ADS_1