Sadari Cintaku

Sadari Cintaku
Part 54


__ADS_3

Angel berdiri di depan jendela kamar apartemen mewah milik seorang CEO tua yang menjadi pelanggannya kali ini. Red wine di tangannya beberapa kali dia teguk, minuman yang perbotol seharga 35 jutaan itu adalah favorit Angel.


Ting


Notifikasi SMS masuk ke ponsel Angel, bersamaan dengan itu sebuah pesan WhatsApp juga masuk.


"itu tip buat kamu sayang, kamu telah memuaskan aku semalaman"


Angel tersenyum, SMS notifikasi bahwa seseorang telah mentransfer sejumlah uang ke rekeningnya telah dia baca.


"100 juta? hm lumayan"


"makasih Daddy" Angel merasa harus bersikap lebih baik kepada pria tua ini karena sepertinya pelanggan barunya ini royal.


Ring...ring...ring...


Angel melihat panggilan masuk dari Radika.


"pria br*****k, sikapmu yang sok suci dan tidak mau tidur dengan ku benar-benar membuatku muak, tidak tahu saja kamu bagaimana menggodanya aku di atas ranjang" kekesalan Angel kembali datang tatkala mengingat Radika yang memilih untuk pulang dengan nafsunya yang belum tersalurkan dari pada harus tidur dengannya.


"aku akan membuatmu bertekuk lutut di hadapan ku"


Semakin kesini bukan lagi cinta yang Angel pertahankan, melainkan perasaan penasaran yang membuatnya tertantang untuk mendapatkan Radika seutuhnya.


Berkali-kali Radika menelepon Angel tapi satu pun tidak ada yang mengangkat. Angel masih saja kesal dengan Radika, sudah bertahun-tahun mereka bersama dengan status pacar tapi sekalipun tidak pernah mereka melakukan hal "itu"

__ADS_1


Angel kembali mengenakan pakaiannya dengan benar dan akan segera pulang ke apartemennya untuk beristirahat, ini adalah hari Minggu dan itu artinya dia free dari kegiatan apapun termasuk pekerjaan kantor.


......................


"Dik kita tinggal di apartemen aja gimana?" Senja


"lu nggak kasihan Bunda?"


"ya kasihan tapi dari pada gua selalu was-was tiap nungguin lu pulang ketemuan sama Angel? kemarin aja pas di rumah lu Bang Rendra mergokin gua belum tidur sampai lewat tengah malam gara-gara nungguin lu pulang"


"iya juga sih"


"lagian lu inget waktu kek kalau mau kencan tuh siang apa gimana gitu?"


"kalau siang kan banyak yang lihat"


"kita pindah ke apartemen terus kalau gua mau pacaran gua ajak Angel ke apartemen aja gimana?"


"gua usir lu berdua kalau sampek lu berani ajak dia ke tempat gua"


"yaelah sadis banget lu, gua kan suami lu Ja"


"suami durhaka pacaran di belakang istrinya "


"lu cemburu Ja?"

__ADS_1


"no way"


"awas aja lu kalau jatuh cinta sama gua ha ha ha"


"nggak bakalan, lu udah nggak perjaka gua udah hilang selera sama lu"


"ngadi-ngadi lu bilang gua nggak perjaka, masih ting-ting ini, mau liat?"


"perjaka dari mana sayang? nggak inget lu kemarin pulang dengan keadaan yang seperti apa ha?"


"tapi gua beneran nggak begituan sama Angel"


"mana ada buaya yang ngaku"


"nggak percaya sama suami mu sendiri?"


"percaya sama lu tuh dosa percaya sama tuhan "


"untung sayang gua sama lu, kalau nggak udah gua kandangin lu campur si molly "


(molly \= kucing mama Cindy nanti akan ada part dimana molly akan muncul, stay tune ya )


"lu tuh yang harusnya di kandangin biar nggak selingkuh mulu"


"ciyeee cemburu beneran nih "

__ADS_1


"kalian ini kenapa? mama denger dari dalam kamar ribut terus, mana mama denger ada kata-kata selingkuh juga, siapa yang selingkuh? Radika? Senja?"


__ADS_2