
"nanti aku jemput kamu"
"nggak usah, aku minta jemput Bunda"
"jangan ngerepotin Bunda kasihan"
"Bunda nggak merasa repot"
"ayolah jangan menghalangi aku mengejarmu, aku tidak memaksakan diriku padamu tapi aku mohon jangan mendorongku pergi"
"terserah "
Di tempat lain...
__ADS_1
Cindy mendengar dengan seksama apa saja yang Melinda utarakan kepadanya.
"aku hanya ingin Senja kembali menjadi menantuku Mbak Cindy "
"aku tahu Mel, tapi apa yang bisa aku lakukan rumah tangga ini mereka yang menjalani, jika aku memaksa Senja untuk kembali dengan Radika lalu mereka lagi-lagi menemui masalah yang serius seperti saat ini aku tidak akan tega melihat Senja kembali merasakan sakit hati lagi seperti dulu"
"aku yang akan menjamin itu tidak akan pernah terjadi lagi mbak Cindy, Radika sudah benar-benar berubah. dia sama sekali tidak menghiraukan wanita lain selain Senja, pernah bibiku berniat menjodohkan Radika dengan seorang gadis yang dipilihkan dia secara khusus untuk Radika tapi radikal langsung menolak tanpa mau melihat wajah gadis itu, dia berkata bahwa dia belum bercerai dari Senja"
"belum bercerai? bagaimana maksudnya? "
Cindy menggeleng-gelengkan kepalanya merasa heran dengan apa yang anak menantunya lakukan. jika seperti ini maka statusnya senja dan Radika memang benar-benar belum berpisah.
"lalu apa yang harus kita lakukan untuk mempersatukan kedua anak kita itu? kamu tahu sendiri kan Senja itu sangat keras kepala, bagaimana caranya agar dia bisa menerima Radika kembali ke dalam hidupnya"
__ADS_1
"jangan terburu-buru mbak Cindy, sebenarnya aku juga belum tahu apa yang harus aku lakukan untuk menyatukan kedua anak kita"
"lalu kenapa tadi kamu bilang bisa mempersatukan mereka berdua dengan mudah? "
"aku hanya yakin kepada diriku sendiri dan juga kepada cinta Senja untuk Radika yang masih terjaga sampai saat ini "
"Aku juga merasa demikian, Senja memang terlihat beberapa kali makan bersama seorang pria tapi itu sama sekali tidak ada maksud lain, Senja pure berteman dengan siapa saja apalagi anak itu sangat suka makan, jika merayunya untuk makan siang atau makan malam bersama tidak mungkin Senja melewatkan hal itu. tapi aku juga sering melihat Senja sendirian di kamarnya melamun keluar jendela, memandangi hal-hal yang tidak tahu pasti sebenarnya apa yang dia lihat"
"apa mbak Cindy mau melihat Senja terus saja merasa kesepian dan bersedih seperti itu? tidak kan? aku pun sama mbak, aku juga ingin Radika bahagia dan kebahagiaan Radika ada di tangan Senja "
"entahlah Mel, kamu jangan terlalu memikirkan hal ini, kamu fokus dulu dengan kesehatan mu. nanti setelah kamu sembuh dengan total kita akan melakukan hal-hal yang akan membuat Radika dan senja bersama kembali"
"baiklah mbak aku akan sembuh dengan cepat, aku tidak sabar menyusun rencana untuk kedua anak-anak kita mbak"
__ADS_1
Melinda dan Cindy saling bercanda, kedatangan Cindy membuat perasaan Melinda semakin membaik. itu benar-benar akan memacu semangat Melinda untuk sembuh.
Cindy memohon pamit untuk pulang karena hari semakin gelap, Cindy tidak menjemput Senja secara sengaja, karena dia ingin senja bisa berdua lagi dengan Radika.