Sadari Cintaku

Sadari Cintaku
Part 57


__ADS_3

Radika bersiul sepanjang perjalanan ke apartemen Angel. Perasaannya bahagia entah sebab apa tidak pasti.


Di tempat lain....


Angel masih memacu tubuhnya di atas tubuh laki-laki pelanggannya itu, suara ******* berkali-kali terdengar di ruangan yang luas.


Hingga akhirnya Angel berhasil memuaskan pelanggannya lagi, setelah semalaman mereka lakukan hal yang sama.


Angel meninggalkan tubuh pelanggannya di atas kasur dengan sisa-sisa kenikmatan yang di berikan Angel.


Angel mandi dan segera bersiap untuk pulang.


"sudah saya transfer ya sayang"


Angel mengecek m-banking di ponselnya dan melihat ratusan juta masuk ke rekeningnya.


"thank you"


Angel melenggang pulang mengendarai mobilnya, sesampainya di apartemen Angel melihat Radika di lobby.


"kamu dari mana?" Radika


"aku menginap di rumah Tiara" dalih Angel


"oh"


"kamu udah lama?"


"sejaman"


"kenapa nggak telfon?"


"maunya surprise sin kamu tapi kamu nggak ada "

__ADS_1


"ayo naik"


Radika mengikuti Angel dari belakang menuju lantai atas dimana apartemen Angel berada.


"kamu masih marah?" Radika memeluk Angel dari belakang, Radika melihat dada Angel dari belakang tempatnya berdiri, terlihat ada beberapa bekas merah di sana.


Angel segera melepas pelukan Radika, di samping Angel takut ketahuan bahwa tubuhnya banyak bekas bercintanya dengan pelanggannya, Angel juga masih kesal atas sikap Radika yang menolak dirinya.


"aku mau mandi, kamu tunggu di luar"


"kenapa di luar?"


"lalu apa? mau ikut mandi bersamaku? bukannya kamu tidak nafsu dengan tubuhku?"


"jangan ngomong gitu, aku nggak bermaksud seperti itu tapi aku juga bingung"


"alasan, kita sudah lama pacaran dan selalu saja berakhir seperti ini setiap kali aku memintamu menjadi milikku seutuhnya, apa aku kurang seksi dari pada istrimu itu?"


"kenapa jadi bawa-bawa Senja?"


"Senja bukan gadis seperti yang kamu bicarakan" Radika mulai kesal


"apa? sekarang kamu lebih membela istrimu itu hah?" Angel benar-benar kesal, Angel meninggalkan Radika dan segera masuk ke kamar mandi.


......................


"Bunda...." Senja memeluk ibunya yang baru saja datang dan bergabung dengan squad arisan mama-mama sosialita.


"anak Bunda gimana sakit perutnya udah sembuh?"


"udah Bunda, mama, papa, Radika mereka semua jagain Senja dengan baik"


"syukurlah"

__ADS_1


"mbak Cindy kesini sama siapa?"


"sendiri Mel, oh iya gimana kabar kamu dan Rio?"


"baik mbak, ayo duduk"


Mereka bertiga duduk bersebelahan satu sama lain.


"jeng lihat deh jeng Melinda sama jeng Cindy sekarang besanan seneng banget ya lihatnya"


"iya jeng seneng deh kalau bisa dari temen jadi besan kayak mereka berdua"


"mana anak-anak mereka cantik dan ganteng lagi pasangan serasi deh cucok meong deh"


haddeh kebiasaan emak-emak kalau lagi ngumpul pasti ada aja yang mereka bahas, ini kapan ya selesainya? udah bosen gua ha ha (Senja)


"mah Senja boleh jalan-jalan dulu nggak?"


"bosen ya?"


"iya nih Bun"


"ya udah sana jalan-jalan kamu shopping biar nggak bosen, ini kartu unlimited mama kamu pake"


"nggak usah mah Senja ada uang kok "


"gapapa sayang"


"nggak usah mah beneran deh"


"ya sudah "


Senja pergi dari restoran tempat mama dan Bundanya arisan bersama squadnya.

__ADS_1


"Mel kamu jangan manjain Senja kayak tadi nanti dia ngelunjak"


"mbak bukan aku manjain Senja, tapi aku ini juga mamanya mbak aku juga pengen memperlakukan Senja selayaknya aku memperlakukan anakku sendiri"


__ADS_2