Sadari Cintaku

Sadari Cintaku
Part 112


__ADS_3

Senja menyetir sendiri ke tempat dimana akan di adakan reuni SMA nya, potongan rambut sebahu membuat Senja benar-benar terlihat lebih muda lagi, apalagi dengan warna rambut coklat gelap yang menambah elegan penampilan Senja malam ini.


Senja mengenakan dress sepanjang lutut berwarna hijau botol yang kontras dengan kulitnya yang putih bersih. Rambutnya di biarkan terurai di atas bahu, dengan potongan leher rendah menambah indah leher Senja yang terlihat jenjang. Poni di kedua sisi kanan dan kiri dahi Senja terlihat mirip dengan artis Korea jaman sekarang.


Hampir semua orang telah berubah, baik dari segi penampilan, cara bicara, gaya hidup, juga status sosial. Senja bahkan sampai tidak mengenali salah satu temannya sewaktu SMA yang terlihat culun tapi sekarang berubah 180°


Senja bercengkrama dengan teman-teman lamanya.


"oh iya, dengar-dengar lu sekarang jendes ya?"


Senja tersenyum


"iya Wi"


"sumpah Ja gua beneran nggak nyangka kalau lu sama Radika bakalan pisah, secara sejak gua kenal sama kalian berdua belum pernah gua lihat lu jauh-jauh dari Radika"


"itu tandanya jodoh gua sama Radika mungkin memang hanya cukup sampai di situ, lu doain gua yang terbaik aja lah"

__ADS_1


"iya Ja, kita kan temen, iya nggak gais?" Dewi salah satu teman sekelas Senja memang terbilang mempunyai mulut yang ceplas-ceplos, Dewi akan benar-benar bertanya jika itu membuat dia penasaran. Karena baginya lebih baik bertanya kepada narasumber secara langsung, itu lebih terpercaya.


"lu kapan Wi nikah? jangan sibuk traveling mulu, tumbuh uban baru tahu rasa lu" salah satu teman Senja yang lain nyeletuk menggoda Dewi


"nggak tahu nih, cariin kek. om-om juga gapapa asal kaya ha ha ha"


Senja jadi teringat Angel ketika Dewi mengatakan hal itu.


dimana Angel sekarang? apa Angel dan Radika kembali bersama? lalu mama? bagaimana kelanjutan hubungan mama dan papa? (Senja)


Pikiran Senja sudah penuh dengan tanda tanya perihal kabar dari mantan mertua dan mantan suaminya itu.


Senja dan Radika saling menatap tanpa sengaja sebelum sesaat kemudian Senja lebih dulu mengakhiri pandangan mata itu.


"eh Dewi lu deketin tuh mantan lakinya Senja, dudes dia tapi ganteng loh" celoteh salah satu teman Senja yang belakangan di ketahui bernama Rebecca


"boleh juga tuh, gimana Ja gapapa kan?" Dewi

__ADS_1


"nggak jelas lu pada ah, gua ambil minum bentar"


"yeee bilang aja ngeles lu ha ha"


Senja tidak lagi memperdulikan teman-temannya yang masih saja meracau perihal Radika. Senja mengambil minuman di atas meja tapi tanpa sengaja minuman itu tumpah karena Senja terpleset kain penutup meja yang menjuntai di lantai.


Seseorang menahan tubuh Senja agar tidak sampai jatuh, tapi hal ini membuat orang itu tersiram minuman Senja dan membuat basah setelan jas yang tengah dia pakai.


"astaga sorry-sorry" Senja mengambil tissue dan mengelap ke dada bidang laki-laki di depannya


"gapapa Senja" Senja mendongak melihat wajah yang berada lebih tinggi dari wajahnya itu, Senja mengerutkan keningnya merasa tidak mengenal sosok laki-laki di depannya


"kamu siapa?"


"kamu nggak ngenalin aku?"


"kamu temen sekolah aku? beda ruang kali ya?"

__ADS_1


"enggak, kita sekelas"


__ADS_2