Sadari Cintaku

Sadari Cintaku
123


__ADS_3

Senja benar-benar pulang dengan Radika malam ini. ini sengaja tidak menjemput Senja agar Radika bisa menjemput senja dan mereka bisa bersama untuk beberapa saat.


Cindy menyiapkan makan malam untuk dirinya dan mungkin juga Radika mau mampir dan makan malam juga bersama mereka.


sekitar pukul 06.30 malam Senja sampai di rumah bersama dengan Radika, Cindy menunggu kedatangan mereka di ruang tamu sambil membaca berita di tabletnya.


"hai Bunda... kenapa Bunda nggak jemput aku? "


"kan udah ada Radika, lagian tadi Bunda pulangnya jauh dari jam pulang kamu, masa Bunda harus bolak-balik kan capek "


senja duduk bermanja dengan bundanya.


"Radika mana?"


"nggak tahu, pulang kali"


"sejak kapan bunda ngajarin kamu nggak menghormati orang lain? paling nggak kamu suruh dia masuk"


"biasanya juga nggak usah disuruh dia udah masuk sendiri "


"kok gitu ngomongnya? ya udah sana suruh Radika masuk"


"nggak mau ah Bunda aja yang suruh dia masuk "


"Senja..."

__ADS_1


"ih iya deh"


Senja bangkit dari duduknya dan berjalan keluar menemui Radika, Radika masih ada di dalam mobil dengan kondisi mobil yang menyala sudah hampir berjalan tapi urung karena senja berhasil memanggil Radhika.


"ada yang ketinggalan? "


"nggak ada, Bunda suruh kamu masuk "


"Bunda apa kamu? "


"kalau mau masuk silakan kalau nggak mau masuk pulang sana"


"ih galaknya iya deh aku masuk"


"kenapa nggak pakai sendal? masuk angin baru terasa loh"


"udah dilepas dari sepatunya mau mandi juga"


"Dik makan sekalian yuk bareng Bunda sama Senja, tadi Bunda masak agak banyakan cukuplah kalau kamu juga makan di sini"


"boleh Bunda, Radika juga sudah rindu masakan Bunda, apalagi masakan Senja"


Radhika melihat ke arah senja, tapi yang dilihat malah masa bodoh dan memungut sepatu dan juga tasnya.


"aku mandi dulu Bunda, kalau Bunda mau makan duluan juga nggak apa-apa"

__ADS_1


"Bunda tunggu sama Radhika juga kamu jangan lama-lama ya mandinya"


"iya"


senja naik ke kamarnya untuk mandi dan mengganti pakaiannya.


......................


"Senja kamu masih lama?" Cindy berteriak memanggil Putri semata wayangnya itu agar segera turun untuk makan malam.


Senja akhirnya turun dengan mengenakan kaos oblong over size berwarna putih dan juga celana pendek jeans yang panjangnya tidak melebihi panjang dari kaos yang Senja kenakan. Senja menggerai rambutnya yang panjang yang masih dalam keadaan setengah basah karena habis keramas, Senja baru sebagian mengeringkan rambutnya dengan hair dryer sebelum Cindy berteriak-teriak memanggilnya untuk turun.


Senja segera menuju ke ruang makan karena Cindy dan Radhika sudah menunggu di sana.


"kamu mandi ngapain aja lama banget, nggak tahu apa ditungguin Bunda sama Radhika "


"mandi aku sudah standar kok Bunda, nggak kelamaan loh"


"lama kayak gitu dibilang standar? Bunda sampai ngantuk nungguin kamu"


"hehehe maaf deh, Bunda masak apa nih?"


"kesukaan kamu semuanya"


Radhika hanya diam dan melihat Senja yang sangat terlihat segar dengan rambutnya yang masih sedikit basah dan juga aroma khas yang keluar dari tubuh Senja, perpaduan antara parfum dan juga body lotion yang Senja gunakan tidak pernah gagal membuat Radika merasa nyaman dan selalu ingin dekat dengan Senja.

__ADS_1


__ADS_2