Sadari Cintaku

Sadari Cintaku
Part 80


__ADS_3

"terus gimana lu bisa yakin kalau Radika balik lagi sama cewek itu?"


"semalem gua intip dia chat sama seseorang, gua lihat namanya Andi office, dan pagi ini setelah gua cek ternyata itu nomor Angel"


"terus yang mau lu lakuin apa setelah lu tahu semua ini?"


"gua nggak akan ngapa-ngapain, biarin aja mereka melakukan apa yang mereka mau. Gua mencintai Radika melebihi gua mencintai diri gua sendiri, asal Radika bahagia terserah dia mau lakuin apa. Seseorang jika memang sudah di takdir kan terlepas mau sekuat apapun genggaman tangan kita nggak akan mengikat dia juga"


"lu bener sih, tapi lu gimana?"


"gua gapapa, gua udah pernah rasain hal ini sebelumnya dan rasanya sudah tidak asing lagi ha ha ha"


"laki-laki memang br*****k mereka semua tidak pernah menyadari seberapa kami para wanita mencintai mereka. Mereka cenderung lebih suka menyakiti dari pada menghargai"


"ya begitulah"


......................


"kamu cukup serakah dengan mengiyakan keduanya Ngel"

__ADS_1


"jika memang bisa keduanya untuk apa memilih salah satu ha ha ha" Tawa Angel menggema di seisi ruangan. Angel meneguk habis wine yang tinggal setengahnya.


"lalu apa rencana mu selanjutnya?"


"aku akan menikmatinya sesaat setelah itu baru aku akan merebut Radika lagi "


"kenapa bukan kakaknya saja? kakaknya kan single "


"aku memang menyukai kak Rendra tapi merebut sesuatu dari seseorang sepertinya lebih menyenangkan"


"terserah kamu saja lah Ngel, aku harus pergi Daddy Bob sudah menunggu ku"


"kamu masih dengan dia?"


Vera adalah teman seprofesi Angel. Vera yang mengajarkan Angel bekerja di dunia gelap ini, Vera seperti malaikat saat Angel kesulitan mempertahankan hidupnya tanpa kedua orangtuanya. Himpitan ekonomi dan juga tuntutan gaya hidup membuat Angel bersedia mengikuti saran Vera.


"nona Angel tuan Rio mencari anda"


"mas Rio? antar dia kemari"

__ADS_1


sepertinya ini memang sangat seru, Ayah dan anak semuanya berada di genggaman ku ha ha ha (Angel)


Seorang laki-laki paruh baya masuk ke ruangan VIP Angel.


"hai mas lama kamu tidak mencari ku? kamu rindu?" Angel mematikan rokoknya kemudian berjalan menuju Rio. Ya benar Romario ayah dari Radika dan Rendra .


Rio sama sekali tidak bergeming, Angel kemudian mengalungkan tangannya di leher Rio


"lama sejak kamu melihatku di rumah mu sebagai kekasih anakmu mas, kamu tidak rindu padaku hm?"


"jauhi anak-anak ku Angel"


"kenapa mas? kalian bertiga bisa bergantian ha ha ha" Angel tertawa puas, benar-benar puas. Angel melepas pelukannya kemudian duduk di meja dan menyilangkan kaki kanannya di atas kaki kirinya.


"kamu tidak rindu ini?" Angel menyentuh bibirnya


"atau ini?" Angel menyentuh dadanya


"atau jangan-jangan kamu sangat rindu dengan ini?" Angel menyentuh daerah kewanitaannya tanpa ragu-ragu

__ADS_1


wanita ini benar-benar terlalu menggoda untukku, aku tidak bisa menahan diri jika dia terus bertingkah di depanku seperti ini (Rio)


Tanpa aba-aba Rio langsung maju menghampiri Angel kemudian Rio mulai menyalurkan hasratnya kepada Angel. Angel menerima dengan senang hati keganasan yang Rio berikan padanya. Bahkan Angel dengan segera mengimbangi permainan Rio yang terkesan kasar dan buru-buru itu.


__ADS_2