
Radika melihat Senja tertidur dengan meringkuk di dalam selimut.
aku bersalah dengan Senja, aku menyia-nyiakan istriku yang tidak pernah mengeluh atas semua kelakuan ku. Maafkan aku Ja maaf, aku janji aku akan memperbaiki semuanya setelah ini (Radika)
Radika melihat cangkir bekas seduhan coklat di atas meja, sudah habis tak bersisa.
Radika mandi kemudian mengikuti Senja untuk segera tidur bersama.
flashback off
Senja sudah selesai mandi dan duduk di depan meja rias, setelah mengeringkan rambut dan memakai skincare, Senja memesan sarapan untuk di bawa ke kamarnya, Senja juga meminta coklat hangat.
Senja sudah segar dan duduk di kursi depan penginapan, Senja membaca buku yang dia temukan di rak penginapan.
aku tidak begitu suka membaca cerita fake seperti ini, tapi aku harus mencari kesibukan agar Radika tidak mengira bahwa aku sangat butuh kegiatan, dengan begitu tidak ada alasan baginya untuk membawaku bersamanya dan Angel (Senja)
"Ja"
"ya?"
Terlihat Radika masih lusuh dengan kaos polos dan celana pendek
"baca apa?"
__ADS_1
Radika mengambil buku di tangan Senja
"kisah cinta? sejak kapan kamu suka baca buku beginian?"
"baru sih "
"yuk keluar yuk kita breakfast di luar"
"kamu aja gapapa aku udah pesen sarapan kok habis ini juga di antar"
"yaelah"
"kamu gapapa kalau mau breakfast di luar sama Angel soalnya aku juga nggak ada pesenin kamu makanan, aku pesan buat aku sendiri"
Radika membuka pintu depan dan mempersilahkan seorang pelayan pria masuk dan menaruh makanan di samping kursi Senja.
Radika duduk di hadapan Senja dan ikut memakan apa yang Senja makan.
"ini sarapan aku Dik, kamu pesen sendiri aja"
"sejak kapan aku butuh dua porsi untuk makan bareng kamu?"
benar juga sih, aku dan Radika selalu sepiring berdua, mau makanan apapun itu kita selalu berbagi (Senja)
__ADS_1
Senja tidak banyak berbicara lagi dan melanjutkan sarapannya bersama Radika, untung bukan satu menu makanan yang Senja pesan jadi jika tidak kenyang dengan satu menu mereka berdua akan menghabiskan menu lain yang sudah di pesan.
......................
Radika keluar ke klub sendirian, dia sengaja tidak mengajak Senja karena Radika akan bertemu Angel dan mengakhiri hubungan antara dirinya dan Angel.
Angel sudah stay di meja sudut ruangan dengan beberapa minuman di depannya.
Radika telah sampai dan menemukan Angel di dalam klub, langsung Radika menghampiri Angel.
"hai sayang..." Angel mengalungkan tangannya di leher Radika
Baru kali ini Radika merasa risih dengan Angel di sampingnya.
"aku mau ngomong penting" Radika
"aku tahu tapi kita santai aja dulu, minum ini ya aku udah pesenin buat kamu"
Angel memberikan segelas alkohol kepada Radika, sebenarnya Radika ingin semua cepat selesai dan pulang ke penginapan menemui istrinya. Tapi Angel berusaha mengulur waktunya.
Radika dengan cepat meminum minuman yang Angel berikan, beberapa gelas lolos dan masuk ke tubuh Radika, dan tidak butuh waktu lama untuk obat yang Angel masukan ke dalam minuman Radika akhirnya bereaksi.
Radika mulai kegerahan dan ingin melakukan hubungan sek***l. Angel yang menyadari hal itu segera mengajak Radika masuk ke kamar yang tersedia di dalam klub. Angel sudah membelai tubuh Radika yang sudah bertelanjang dada. Angel sengaja menyuruh seseorang untuk mengambil gambar dirinya dan Radika dengan pose-pose yang vulgar.
__ADS_1