Sadari Cintaku

Sadari Cintaku
Part 41


__ADS_3

Radika duduk di hadapan Senja memegang satu piring di tangannya dan tangan lainnya menyuapkan sesendok demi sesendok makanan ke dalam mulutnya dan Senja.


Senja duduk dan Radika menyuapi nya.


Cindy melihat kejadian itu dan merasa gemas dengan anak juga menantunya. Cindy mengambil gambar Senja dan Radika tanpa sepengetahuan mereka.


Cindy mengunggah foto anak dan menantunya di story WhatsApp.



"setiap wanita akan menjadi ratu di tangan laki-laki yang tepat, happy wedding princess Bunda "


Tulis Cindy pada foto yang dia unggah.


Di tempat lain....


Grup chat kantor di ponsel Angel sedang ramai membicarakan story WhatsApp bos mereka.


Seseorang mengambil foto Senja dan Radika di story sang bos dengan cara di screenshot lalu memasukkan ke grup chat kantor dan tentunya menuai banyak doa-doa baik untuk pernikahan sang anak bos.

__ADS_1


Angel yang sudah kesal karena Radika tidak mau menemuinya malah semakin menjadi saat melihat foto kekasihnya dengan wanita lain sedang mesra di tempat lain.


Angel hampir membuang hp nya karena kesal membaca komentar semua orang kantor yang mendoakan pernikahan Senja dan Radika langgeng, segera punya momongan dan lain-lain.


"aaaarggg sial kenapa aku mengijinkan Radika menikah dengan Senja kemarin"


Angel sangat kesal di apartemennya, segera Angel mengambil kunci mobil dan menuju ke acara pernikahan Senja dan Radika yang kebetulan Angel juga di undang.


Senja sudah di make up tapi belum seratus persen selesai, terdengar suara ketukan kamar Senja sedikit keras dan memaksa, salah satu MUA membuka pintu dan mendapati Angel di depan pintu.


"saya mau ketemu sama Radika" Angel berkata dengan melipat kedua tangannya di depan dada


Senja sudah menduga jika itu adalah Angel sebab Senja sempat mendengar suara Angel.


"kalian keluar dulu ya dan suruh dia masuk"


Senja menyuruh tiga orang MUA itu untuk keluar terlebih dahulu dan menyuruh Angel untuk masuk.


"silahkan bicara" Senja dengan tegas mempersilahkan Angel untuk menemui suaminya

__ADS_1


Senja duduk di depan cermin yang penuh dengan lampu di segala sisinya. Radika menarik Angel keluar ke balkon kamar karena jika mereka keluar kamar makan akan banyak yang melihat.


Senja menatap suaminya bersama dengan kekasihnya cekcok tanpa mengetahui apa yang mereka bicarakan karena Radika menutup pintu yang terbuat dari kaca itu.


Tanpa terasa Senja menitikkan air mata.


se rela nya aku melakukan pernikahan kontrak ini tapi masih saja terasa sakit saat mengingat kamu benar-benar bukan milikku. Aku munafik jika bilang aku tidak bahagia menikah denganmu, karena kamu adalah orang yang aku inginkan selama ini, tapi saat melihat kalian bersama entah sedang mesra atau juga bertengkar di dalam hati ini terasa menyayat. Pertengkaran itu, kebahagiaan itu seharusnya bersamaku kamu mengalaminya karena aku adalah istri mu (Senja)


Senja menyeka air matanya dengan tissue karena takut mengenai make up nya.


Terlihat Radika mengantar Angel keluar dari kamar dan segera kembali duduk bersama Senja.


"dia ngamuk-ngamuk" Radika


"aku juga lihat"


"kamu udah selesai make up-nya? kenapa MUA nya pada di luar?" Melinda tiba-tiba datang dengan tergopoh-gopoh dan memaksa masuk kamar Senja.


"oh iya maaf mah tadi something sedikit, bisa mama panggil lagi mah biar mereka masuk" Radika

__ADS_1


__ADS_2